Sponsors Link

Organisasi-Organisasi Pendidikan Islam di Indonesia dan Peranannya

Sponsors Link

Pendidikan adalah hal mendasar dalam kehidupan yang harus dirasakan oleh semua orang. Pendidikan bukan hanya persoalan seseorang menjadi orang yang memiliki gelar atau title tertentu. Jauh daripada itu, pendidikan adalah sektor penting yang berorientasi kepada pembangunan SDM menjadi SDM yang ahli dan memiliki skill untuk menyelesaikan masalah di masyarakat.

ads

Islam sendiri menaruh perhatian tinggi kepada pendidikan khususnya dalam bidang agama sebagai fondasi pembangunan SDM. Untuk itu, banyak sekali organisasi-organisasi pendidikan islam yang muncul di Indonesia untuk memberikan kontribusi bagi pembangunan SDM.

Pengertian Organisasi Pendidikan Islam

Organisasi pendidikan islam adalah organisasi atau sekumpulan orang dalam suatu sistem yang memilikii orientasi untuk mengembangkan pendidikan dalam kerangka keislaman. Organisasi pendidikan islam tentu sangat berbeda dengan organisasi pada umumnya. Organisasi pendidikan islam memiliki orientasi pengembangan SDM dengan keislaman, ketauhidan, akhlak, rukun iman, rukun islam, Iman dalam Islam, Hubungan Akhlak Dengan Iman Islam dan Ihsan, dan Hubungan Akhlak dengan Iman.

Dalam sejarah islam, pendidikan adalah hal utama terutama dalam masalah kaderisasi kepemimpinan dan penerus para ulama. Tanpa adanya pendidikan islam yang baik, tentu saja tidak akan terjadi penambahan umamt islam, tidak ada penerus risalah para nabi, dan tidak akan muncul ulama-ulama baru di tengah-tengah ummat.

Organisasi pendidikan islam bukan hanya membuat orang menjadi islam, tetapi membuat mereka menjadi kader-kader penerus islam dimanapun mereka berada.

Contoh-Contoh Organisasi Pendidikan Islam

Di Indonesia, organisasi pendidikan islam tumbuh subur dan sangat memberikan pengaruhnya terhadap kemajuan islam juga kemajuan bangsa. Berikut adalah contoh-contoh organisasi pendidikan islam di Indonesia yang memiliki kiprah dan sejarah panjang dalam perjalanannya.

  1. Muhammadiyah

Muhammadiyah sudah ada sejak pra perang dunia ke-2. Muhammadiyah lahir di Yogyakarta (19 November 191) yang didirikan oleh KH Ahmad Dahlam. Organisasi ini lahir juga karena atas saran dan rujukan para murid KH Ahmad Dahlan dan anggota Budi Utomo agar terdapat lembaga pendidikan yang bisa dikembangkan.

Muhammadiyah bergerak atas nama islam, dakwah, serta memberikan pembaharuan di tengah-tengah masyarakat. Muhammadiyah menempatkan diri dan menitik beratkan kepada masalah pendidikan sebagai salah satu aspek yang hendak dibangun. Untuk itu banyak sekali Universitas, Sekolah (mulai tingkat dasar hingga tinggi) yang muncul karena perkmbangan dari Muhammadiyah itu sendiri.

Sponsors Link

Sejak beridrinya, Muhammaduyah memposisikan diri sebagai gerakan islam yang ingin melakukan purifikasi serta fokus dalam pendidikan dan dakwah, baik secara formal ataupun informal. Hal-hal yang menjadi tujuan atau output dari Muhammadiyah adalah :

  • Kualitas Keislaman
  • Kualitas Keindonesiaan
  • Kualitas Keilmuan
  • Kualitas Kebahasaan
  • Kualitas Ketrampilan

5 hal tersebut adalah output dari pendidikan dan dakwah yang ingin dicapai oleh Muhammadiyah. Hingga saat ini, Muhammadiyah sudah memberikan kontribusinya untuk bangsa dan ummat begitu besar dalam hal pendidikan dan keislaman di Indonesia.

  1. Nahdatul Ulama

Nahdatul Ulama (NU) adalah salah satu organisasi pendidikan islam yang juga besar di Indonesia. Kiprah NU sudah sejak 91 tahun yang silam. NU sendiri didirikan oleh para ulama-ulama yang fokus pada masalah fiqih islam agar dapat memberikan manfaat dan kemaslahatan untuk agama islam, khususnya di Indonesia.

Hal ini dilakukan NU dengan berbagai ikhtiar salah satunya adalah mengadakan pertemuan dengan para ulama untuk membahas fiqih-fiqih imam mahdzab yang ada. NU juga melakukan penyiaran islam berdasarkan Mahdzab yang telah ditetapkan tersebut untuk dijalankan. Tidak hanya itu, tetapi untuk mendukungnya NU juga mendirikan berbagai badan dalam sektor pertanian dan perusahaan yang juga berbasis islam.

Sebelum NU berkiprah kepada masalah politik, NU memfokuskan diri pada masalah pendidikan dan pengajaran islam. NU mendirikan berbagai madrasah di berbagai cabangnya. Sejak zaman penjajahan pula, NU sudah mendirikan berbagai pesantren dan madrasah, pengajian, dan hal lain yang mengangkat ummat islam dari keterpurukan.

  1. Persatuan Islam

Persatuan Islam (PERSIS) adalah organisasi sislam yang juga besar di Indonesia dan berasal di kota Bandung. Persatuan Islam memiliki 230 pesantren yang tersebar di berbagai daerah untuk memajukan pendidikan islam. Persis didirikan untuk tujuan menyebarkan islam sesuai dengan yang dibawa oleh Rasulullah SAW. Persis menghindari pemahaman islam yang sudah tercampur oleh adat atau tradisi setempat yang sudah tidak murni bagi mereka.

Salah satu ulama yang terkenal adalah Ahmad Hasan, memperkenalkan islam yang dibawa Persis dengan murni dari Al-Quran dan Hadist. Tidak ada pencampuran, tidak ada taqlid, bersikap kritis, dan mau untuk menggali islam lebih mendalam.

Peranan Organisasi Pendidikan Islam

Dari berbagai organisasi tersebut, sangat banyak sekali pernanannya terhadap kemajuan bangsa Indonesia. Organisasi pendidikan islam dan para ulama memberikan pernanan penting terhadap kemajuan pendidikan dan juga karakter ummat di dalamnya.

  1. Sebagai Kaderisasi SDM Berkarakter

Dengan adanya organisasi pendidikan islam maka proses kaderisasi ini akan terus berjalan dan berlangsung. Organisasi pendidikan islam tidak akan pernah mati untuk itu, proses mesin ini akan selalu melahirkan SDM yang berkarakter karena berbasis akhlak dan keislaman yang luhur.

Sponsors Link

Organisasi pendidikan islam menjadi mesin yang terus memproduksi SDM yang berbasis keislaman. Dengan adanya hal ini akan menambah terus menerus manusia yang beradab dan memiliki keluhuran akhlak. Hal ini tentu saja akan berefek agar mencapai sukses di Dunia Menurut Islam, Sukses Menurut Islam, Sukses Dunia Akhirat Menurut Islam, dengan Cara Sukses Menurut Islam.

  1. Melahirkan Pemimpin Bangsa

Banyak sekali pemimpin bangsa yang lahir dari hasil kaderisasi organisasi pendidikan islam. Pemimpin-pemimpin bangsa ini tentu hasil dari kaderisasi SDM yang dilakukan sebelumnya. Dalam pendidikan islam, banyak ditekankan aspek kepemimpinan dan manajerial yang berbasis kepada aspek teladan Rasulullah SAW sebagai pemimpin yang teladan.

  1. Semangat Pembangunan dan Kemajuan Bangsa

Di dalam islam, misi utama manusia adalah untuk menjalankan khalifah fil ard. Jika pendidikan ini berhasil tentu saja akan membawa peranan bagi kemajuan bangsa Indonesia. Semangat islam mengarah kepada kemajuan dan peradaban yang tinggi di masyarakat. Hal ini dikarenakan islam memiliki semangat pembangunan. Dalam islam ajaran ini sesuai dengan Tujuan Penciptaan Manusia, Proses Penciptaan Manusia , Hakikat Penciptaan Manusia , Konsep Manusia dalam Islam, dan Hakikat Manusia Menurut Islam sesuai dengan fungsi agama .

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , , ,




Post Date: Friday 03rd, February 2017 / 03:45 Oleh :