7 Keutamaan Membuat Orang Lain Bahagia Dalam Islam

Bahagia, apa sebenarnya yang terlintas di benak anda saat mendengar kata bahagia? Yah, tentunya setiap orang memiliki pandangan berbeda tentang apa dan bagaimana itu bahagia. Pada dasarnya, bahagia adalah kumpulan dari perasaan senang, tenang, nyaman dan indah yang lahir dari hati dan pikiran.

ads

Sebagai makhluk perasa, bahagia bisa menjadi hal yang sangat berpengaruh dalah menentukan kondisi dan keadaan seorang manusia. Tak heran bila semua orang ingin bahagia seolah-olah kebahagiaan merupakan tujuan dari hidup mereka.

Dalam islam pun bahagia/kebahagiaan menjadi elemen terpenting yang patut untuk diraih dan dipertahankan oleh setiap insan, tak hanya di dunia semata melainkan juga di kehidupan selanjutnya (akhirat). Sebenarnya ada banyak tuntunan yang bisa dilakukan agar kebahagiaan senantiasa berpihak pada kita, salah satunya adalah berpikir positif. Namun, tentu saja hal itu berlaku untuk diri sendiri saja.

Sementara dalam islam, salah satu cara meningkatkan iman dan takwa adalah kita juga dianjurkan untuk senantiasa berbagi kebahagiaan pada orang lain. Mengapa? karena terdapat 7 keutamaan membuat orang lain bahagia dalam islam. Apa sajakah itu? Simak ulasannya sebagai berikut:

1. Disukai oleh Allah SWT.

Adakah yang lebih pantas dan patut diinginkan/didambakan oleh setiap manusia selain mendapatkan kecintaan dan keridhoan dari sang maha pencipta, Allah swt.? Tentunya dalam mendapatkan kecintaan dan keridhoan Allah swt serta mewujudkan fungsi Iman kepada Allah swt, kita sebagai umat muslim dan muslimah harus melaksanakan perintah dan menjauhi larangan-Nya. Tak hanya itu, kita juga sepatutnya melakukan hal-hal yang terpuji baik menurut pandangan Allah swt. maupun pandangan hamba-hamba-Nya yang lain. Salah satunya yang bisa dilakukan adalah dengan membahagiakan orang lain.

Seperti dituturkan dalam Hadis riwayat Ibnu Abbas RA yang menyatakan bahwa Baginda Nabi Muhammad SAW bersabda:

عَنْ اِبْنِ عَبَّاسٍ رَضِىَ اللهُ تَعَالَى عَنْهُمَا  قَالَ : إِنَّ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ إِنَّ اَحَبَّ الْاَعْمَالِ اِلَى اللهِ بَعْدَ الْفَرَائِضِ إِدْخَالُ السُّرُوْرِ عَلَى الْمُسْلِمِ.

Artinya: “sesungguhnya amal yang paling disukai Allah SWT setelah melaksanakan berbagai hal yang wajib adalah menggembirakan muslim yang lain.”

2. Diampuni Dosanya

Sama halnya dengan keutamaan dzikir pagi dalam islam, keutamaan membuat orang lain bahagia dalam islam yang lain adalah mendapatkan pengampunan dosa dari Allah swt. Hal ini terdapat dalam kitab Al ‘Athiyyatul Haniyyah yang berbunyi:

رُوِيَ، مَنْ اَدْخَلَ عَلَى مُؤْمِنٍ سُرُوْرًا، خَلَقَ اللهُ مِنْ ذَلِكَ السُرُوْرِ سَبْعِيْنَ اَلْفَ مَلَكٍ، يَسْتَغْفِرُوْنَ لَهُ اِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ

Artinya: “Barang siapa yang membahagiakan orang mukmin lain, Allah Ta’ala menciptakan 70.000 malaikat yang ditugaskan memintakan ampunan baginya sampai hari kiamat sebab ia telah membahagiakan orang lain.”


3. Berumur Panjang

Orang yang senantiasa membuat orang di sekitarnya bahagia tentunya memiliki tali silaturahmi yang erat pada sesamanya. Menjaga tali silaturahmi termasuk hal terpuji yang sangat dimuliakan oleh Allah swt. Bahkan dalam hadis dijelaskan bahwa orang yang senantiasa menyambung tali silaturahmi akan dikaruniai baginya umur yang panjang. Hadis tersebut diriwayatkan oleh Al-Imaam Al-Bukhaariy rahimahullah yang berkata :

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي يَعْقُوبَ الْكِرْمَانِيُّ، حَدَّثَنَا حَسَّانُ، حَدَّثَنَا يُونُسُ، قَالَ مُحَمَّدٌ هُوَ الزُّهْرِيُّ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: ” مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ، أَوْ يُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ، فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ ”

Artinya : “Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abi Ya’quub Al-Kirmaaniy[1] : Telah menceritakan kepada kami Hassaan[2] : Telah menceritakan kepada kami Yuunus[3] : Telah berkata Muhammad – ia adalah Az-Zuhriy[4] – , dari Anas bin Maalik radliyallaahu ‘anhu, ia berkata : Aku mendengar Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallambersabda : “Barangsiapa yang suka diluaskan rizkinya dan ditangguhkan kematiannya, hendaklah ia menyambung silaturahim” [Shahiih Al-Bukhaariy no. 2067].

Selain itu anda juga harus memahami hukum memutuskan tali silahturahmi menurut islam serta hukum menyakiti hati orang lain dalam islam.

4. Diberi Kemudahan Hidup

Keutamaan orang membuat orang lain bahagia dan mengangkat kesulitan orang lain akan diberi kemudahan hidup dan senantiasa mendapat pertolongan dari Allah swt. Hal itu disebutkan dalam hadits Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:


وَاللَّهُ فِى عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِى عَوْنِ أَخِيهِ

Artinya : “Allah senantiasa menolong hamba selama ia menolong saudaranya.” (HR. Muslim no. 2699).”

5. Mendapatkan Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

Jika anda membuat orang lain bahagia tentu saja hal itu akan memberikan efek positif pada diri anda sendiri, salah satunya adalah ketenangan hati. Hati yang tenang akan melahirkan perilaku-perilaku terpuji yang tentunya bisa menganugerahkan anda kebahagiaan tak hanya di dunia saja tapi juga di akhirat.

6. Mendapat Pahala

Orang yang membuat orang lain bahagia tentunya akan mendapat pahala dari Allah swt. karena telah melakukan perbuatan terpuji kepada sesama. Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa membuat orang lain bahagia merupakan akhlak terpuji yang dicintai oleh Allah swt.

7. Diringankan Beban Pikirannya

Memberikan kebahagiaan kepada orang lain bisa meringankan beban yang ada di pikiran anda. Hal itu dikarenakan oleh energi positif yang lahir dari hati saat menyenangkan orang lan akan ikut mempengaruhi pikiran anda sehingga beban yang ada di dalam pikiran anda akan menjadi lebih ringan dari sebelumnya.

Itulah 7 keutamaan membuat orang lain bahagia dalam islam yang perlu anda ketahui. Semoga bermanfaat.

 

 

 

, , , ,




Post Date: Friday 06th, July 2018 / 03:38 Oleh :
Kategori : Amalan Shaleh