Hukum Beriman Kepada Malaikat Dalam Islam

Secara garis besar, mengimani malaikat adalah bagaimana cara kita mempercayai keberadaan malaikat itu sendiri. Malaikat juga salah satu ciptaan Allah SWT. Malaikat diciptakan dari cahaya dan memiliki tugas untuk melaksanakan perintah Allah SWT, yaitu mengurus alam semesta ini.

ads

Tugas – tugas malaikat anatara lain adalah mencatat amal perbuatan manusia, mencbut nyawa, dan juga menunrunkan hujan. Baca juga tentang Keutamaan Iman Dalam Islam

Lalu kita sebagai manusia, suka meragu apakah ada hukum beriman kepada malaikat dalam Islam. Untuk menjawab keraguan tersebut, simak selengkapnya dibawah ini.

Hukum beriman kepada malaikat

Pada dasarnya, beriman kepada malaikat adalah Fardhu ‘Ain, yang mana wajib. Mengimani malaikat juga termasuk salah satu rukun iman dalam islam.

Dalil Al-Quran

  1. Q. S. Al-Baqarah, ayat 285

ءَامَنَ ٱلرَّسُولُ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيۡهِ مِن رَّبِّهِۦ وَٱلۡمُؤۡمِنُونَۚ كُلٌّ ءَامَنَ بِٱللَّهِ وَمَلَٰٓئِكَتِهِۦ وَكُتُبِهِۦ وَرُسُلِهِۦ لَا نُفَرِّقُ بَيۡنَ أَحَدٖ مِّن رُّسُلِهِۦۚ وَقَالُواْ سَمِعۡنَا وَأَطَعۡنَاۖ غُفۡرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيۡكَ ٱلۡمَصِيرُ

Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): “Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya”, dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan kami taat”. (Mereka berdoa): “Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali”

  1. Q. S. An-Nisa, ayat 136

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ ءَامِنُواْ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَٱلۡكِتَٰبِ ٱلَّذِي نَزَّلَ عَلَىٰ رَسُولِهِۦ وَٱلۡكِتَٰبِ ٱلَّذِيٓ أَنزَلَ مِن قَبۡلُۚ وَمَن يَكۡفُرۡ بِٱللَّهِ وَمَلَٰٓئِكَتِهِۦ وَكُتُبِهِۦ وَرُسُلِهِۦ وَٱلۡيَوۡمِ ٱلۡأٓخِرِ فَقَدۡ ضَلَّ ضَلَٰلَۢا بَعِيدًا

Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya

Hadits

  1. Hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَوْمً بَارِزًا لِلنَّاسِ إِذْ اَتَاهُ رَجُلٌ يَمْشِيْ فَقَالَ : يَا رَسُوْلَ اللهِ مَالْاِيْمَانُ ؟ قَالَ : الْاِيْمَانُ أَنْ تُؤْمِنُ بِاللهِ وَمَلٰئِكَتهِ وَرُسُلِهِ وَلِقَائِهِ وَتُؤْمِنَ بِالْبَعْثِ الْاٰخِرِ

Artinya: “Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra. Bahwa pada suatu hari Rasulllah saw muncul di tengah banyak orang, lalu beliau didatangi oleh seorang laki-laki. Orang itu bertanya, “Wahai Rasulullah saw, apakah iman itu?” Beliau menjawab, “Iman adalah kamu harus percaya kepada Allah swt, malaikat-malaikatNya, kitab-kitabNya, pertemuan denganNya, rasul-rasulNya, dan hari kebangkitan di akhirat nanti.”


Perbedaan Malaikat dengan Makhluk Gaib Lainnya

Malaikat merupakan makhluk gaib sama seperti jin dan setan. Namun terdapat perbedaan antara malaikat dengan makhluk gaib lainnya. Perbedaan tersebut berdasarkan sifat.

Jin, yang terbuat dari api memiliki kehidupan yang hampir sama dengan manusia, ada yang beriman kepada Allah SWT, ada pula yang kafir dan mengingkari keberadaan Allah SWT. Namun jin tidak dapat dilihat oleh manusia.

Iblis pun termasuk golongan jin, yang sama sekali tidak mematuhi perintah Allah SWT dan selalu mengingkari perintah – perintah Allah SWT. Baca juga tentang  Cara Meningkatkan Iman dan Taqwa

Sementara Malaikat, hanya melakukan apa yang diperintahkan oleh Allah SWT. Selalu taat dan berdzikir menyebutkan asma Allah SWT.

Nama-Nama Malaikat dan Tugasnya

Sejatinya, jumlah malaikat itu banyak sekali, yang mengetahui seberapa banyak jumlah malaikat hanya Allah SWT sendiri. Namun pernah Allah menurunkan 1000 malaikat untuk membantu umat muslim saat terjadi perang dengan bani isaril, yang terjadi pada zaman Rasulullah SAW.

Namun itupun tidak bisa kita jadikan acuan berapa jumlah malaikat yang diciptakan oleh Allah SWT. Baca juga tentang Hubungan Akhlak dengan Iman dalam Islam

Kemudian, terdapat Firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surat Al-Muddassir Ayat 31 yang artinya:

“Tiada yang mengetahui bilangan malaikat selain Allah sendiri(Q.S. Al-Muddassir:31).

Dan diantara malaikat-malaikat tersebut, ada 1o malaikat yang wajib umat muslim ketahui. Antara lain:

  1. Jibril: Tugas malaikat jibril adalah menyampaikan wahyu Allah SWT. kepada rasul dan para nabi. Disebut dengan Ruhulkudus, Ruhulamin, Malakul Wahyu.
  2. Mikail: Tugasnya memberikan rezeki kepada umatnya.
  3. Israfil: Tugasnya memberi nyawa dan menghimpunnya di hari kiamat dan memberi tanda kedatangannya hari kiamat dengan meniup sangkakala.

  4. Izrail: Tugasnya mencabut nyawa manusia.
  5. Rakib: Tugasnya menjaga manusia, dan mencatat semua perbuatan yang baik dan mendampingi di sebelah kanan.
  6. Atid: Tugasnya menjaga manusia, dan mencatat semua perbuatan yang buruk serta mendampingi di sebelah kiri.
  7. Munkar: Bertugas menanyakan dan memeriksa manusia di dalam kubur.
  8. Nakir: Mempunyai tugas yang sama dengan Munkar
  9. Ridwan: Tugasnya menjaga surga, tempat orang mukmin yang mendapat anugerah hasil kebaikan – kebaikan yang ia lakukan dari Allah SWT.
  10. Malik: Tugasnya menjaga neraka, tempat manusia mendapat siksa Allah SWT akibat kelalaiannya di dunia

Fungsi Beriman Kepada Malaikat

  • Mencontoh sifat malaikat yang selalu tunduk kepada Allah SWT
  • Menjadi pedoman agar terhindar dari kepercayaan-kepercayaan takhayul dan khurafat
  • Agar hidup kita selalu berada dalam lindungan Allah SWT
  • Untuk menguji  dan memperahankan keimanan kita dalam menghadapi godaan setan.

Demikian penjelasan terkait bagaimana hukum beriman kepada malaikat dalam Islam. Semoga setelah ini kita lebih memperkuat iman kita kepada Allah SWT. Aamiiin.

, , , ,




Post Date: Friday 30th, March 2018 / 07:47 Oleh :
Kategori : Hukum Islam