Hukum Mengajak Orang Masuk Islam

Hukum Mengajak Orang Masuk Islam meripakan salah satu hal yang banyak sekali menjadi pertanyaan dikalangan masyarakat umum. Terlebih lagi mengingat bahwa islam sendiri merupakan agama dengan penganut terbanyak di dunia. Tentunya hal ini merupakan nilai positif dimana dominasi umat muslim di dunia tak oerlu diragukan lagi. Hal ini juga menjadi daya tarik bagi umat agama lain untuk mempelajari islam secara lebih dalam.

ads

Menjadi seorang muslim merupakan sebuah berkah yang amat luar biasa, sebagimana Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ، لاَ يَسْمَعُ بِي أَحَدٌ مِنْ هَذِهِ الْأُمَّةِ يَهُودِيٌّ، وَلاَ نَصْرَانِيٌّ، ثُمَّ يَمُوتُ وَلَمْ يُؤْمِنْ بِالَّذِي أُرْسِلْتُ بِهِ، إِلاَّ كَانَ مِنْ أَصْحَابِ النَّارِ

Demi Dzat, yang jiwa Muhammad di tangan-Nya, tidak ada seorang pun dari umat ini, Yahudi atau Nasrani, yang mendengar tentang diriku lantas mati dalam keadaan tidak beriman dengan risalah yang aku bawa, kecuali pasti ia termasuk penduduk neraka.

Hadist diatas menjelaskan bahwa, tidak akan masuk surga seseorang kecuali ia betiman. Dan bagi mereka yang beragama lain semisal yang disebut dalam hadist ini adalah umat Yahudi dan Nasrani jika meningga dalam kondisi tidak beriman padahal mereka mengetahui mengenai ajaran islam maka dipastikan mereka adalah kelompok penghuni neraka.

Allah Subhanahu wata’ala berfirman,

الَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ يَعْرِفُونَهُ كَمَا يَعْرِفُونَ أَبْنَاءَهُمْ ۖ وَإِنَّ فَرِيقًا مِّنْهُمْ لَيَكْتُمُونَ الْحَقَّ وَهُمْ يَعْلَمُونَ

Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri Al-Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Sesungguhnya sebagian di antara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui.

Dalam firman Allah diatas juga ditegaskan bahwa pada dasarnya umat Yahudi dan Nasrani telah mengenal Nabi Muhammad melalui kita kitab mereka. Namun, diantaranya ada yang mnengabaikan kebenaran tersebut. Tentu saja hal ini merupakan sebuah petunjuk terlebih lagi dengan dasar ini artinya kita sebagai umat muslim dapat lebih mudah mengajak umat agama lain untuk memeluk agama islam yang kita cintai ini yang tentunya berkebalikan dari hukum menghina lafadz allah .

Nah, tentunya menjadi sebuah pahala yang berlimpah jika kemudian kita mampu mengajak seseorang untuk masuk dan memeluk agana islam sebagimana  Manfaat Ucapan Alhamdulillah dan  cara mensyukuri nikmat allah.. Lalu sebenarnya bagaimanakan hukumnya. Berikut akan diuraikan mengenai hukum mengajak orang masuk islam.

Hadits Abu Musa radhiyallahu ‘anhu riwayat al-Bukhari dan Muslim,

ثَلَاثَةٌ يُؤْتَوْنَ أَجْرَهُمْ مَرَّتَيْنِ؛ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ فَآمَنَ بِهِ الْكِتَابِ آمَنَ بِنَبِيِّهِ وَأَدْرَكَ النَّبِيَّ فَآمَنَ بِهِ وَاتَّبَعَهُ وَصَدَّقَهُ فَلَهُ أَجْرَانِ، وَعَبْدٌ مَمْلُوكٌ أَدَّى حَقَّ اللهِ تَعَالَى وَحَقَّ سَيِّدِهِ فَلَهُ أَجْرَانِ، وَرَجُلٌ كَانَتْ لَهُ أَمَةٌ فَغَذَّاهَا فَأَحْسَنَ غِذَاءَهَا ثُمَّ أَدَّبَهَا فَأَحْسَنَ أَدَبَهَا ثُمَّ أَعْتَقَهَا وَتَزَوَّجَهَا فَلَهُ أَجْرَانِ

Ada tiga jenis hamba yang akan diberi dua pahala: (1) Seorang pemeluk ahli kitab, ia beriman kepada nabinya lalu menemui Nabi Muhammad dan beriman kepada beliau, mengikuti dan membenarkannya, maka ia beroleh dua pahala; (2) Seorang hamba sahayayang menunaikan hak Allah Subhanahu wata’ala dan majikannya, ia pun beroleh dua pahala; (3) Seorang hamba yang memiliki budak perempuan, ia memberikan makanan dengan baik dan mendidiknya dengan adab yang baik setelah itu ia nikahi, orangseperti ini pun mendapat dua pahala.


Islam merupakan agama yang benar dan berisi tentang nilai nilai kebenaran. Tentu saja mengajak seseorang untuk masuk islam merupakan sebuah perbuatan yang sangat dianjurkan seperti  Menghadapi Musibah Dalam Islam… Bahkan hukumnya wajib dimana kita dpat mengajak sebanyak banyaknya orang untuk dapat memeluk islam. Maka dari itu, dakwah atau menyebarkan agama islam dalam rangka mengajak orang lain masuk islam merupakan perbuatan yang amat mulia.

Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam di dalam riwayat al-Bukhari dan Muslim dari sahabat Sahl bin Sa’d radhiyallahu ‘anhu,

فَوَاللهِ لَأَنْ يَهْدِيَ اللهُ بِكَ رَجُلًا وَاحِدًا خَيْرٌ لَكَ مِنْ أَنْ يَكُونَ لَكَ حُمْرُ النَّعَمِ

Demi Allah, Allah Subhanahu wata’ala memberikan hidayah kepada seseorang melalui sebab dirimu, lebih baik untukmu dibandingkan unta merah. Wallahul muwaffiq.

Dalam hadist diatas dijealaskan bhwa barang siapa yang memberi hidayah kepada orang lain, dalam hal ini salah satunya adalah melalui jalan mengajak mauk islam maka tentu nilainya lebih baik sari unta merah. Sebagaimana anda tahu bahwa unta meraj merupakan jenis hewan yang amat tinggi nilainya hal ini menandakan bahwa hukum mengajak orang lain masuk islam merupakan pahala yang nilainya amat tinggi sebgaimana Cara Meningkatkan Iman dan Taqwa .

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu , bahwa Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى كَانَ لَهُ مِنَ اْلأَجْرِ مِثْلُ أُجُوْرِ مَنْ تَبِعَهُ لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ أُجُوْرِهِمْ شَيْئًا، وَمَنْ دَعَا إِلَى ضَلَالَةٍ ، كَانَ عَلَيْهِ مِنَ الْإِثْمِ مِثْلُ آثَامِ مَنْ تَبِعَهُ لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ آثَامِهِمْ شَيْئًا

Barangsiapa mengajak (manusia) kepada petunjuk, maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun. Dan barangsiapa mengajak (manusia) kepada kesesatan maka ia mendapatkan dosa seperti dosa-dosa orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi dosa mereka sedikit pun.”


Mengajak orang lain masuk islam merupakan salah satu cara untuk dapat menyeru kepada jalan kebaikan sebgaimana juga yang dilakukan agar mendapatkan  Cara Menenangkan Hati Dalam Islam. Sebagimana  Allâh Azza wa Jalla berfirman:

وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

“Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung”

Maka sudah tentu sebagai umat muslim kita dianjurkan untuk sebanyak banyaknya mengajak orang lain agar dapat masuk islam. Namun, tentunya kita tidak boleh memaksakan orang lain untuk dapat masuk islam. Sebab  hal ini tentu bertentangan dengan kebebasan untuk memeluk agama. Namun, tentunya untuk dapat terus menyeru kapada Agama Allah dan berdakwah dengan cara yang santun sama sekali tidak ada larangannya sebagimana pada  Cara Bahagia Menurut Islam .

Allâh Azza wa Jalla berfirman:

وَالْعَصْرِ ﴿١﴾ إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ ﴿٢﴾ إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

Demi masa! Sungguh, semua manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih (kebajikan) serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk menetapi kesabaran. [Al-‘Ashr/103:1-3].

Itulah tadi, Hukum Mengajak Orang Masuk Islam. Semoga dapat bermanfaat.

, , ,




Post Date: Monday 12th, November 2018 / 02:15 Oleh :
Kategori : Hukum Islam