15 Keutamaan Istri Berbakti Kepada Suami

√ Islamic Base Pass quality & checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Di dalam Al-Quran dan Ak-Hadist telah dijelaskan bahwasanya seorang suami memiliki hak yang besar kepada istrinya. Allah SWT telah berfirman yang maksudanya:

Kaum laki-laki merupakan pemimpin bagi seorang wanita (istrinya), Allah telah melebihkan sebagain merekadari kedudukan wanita dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan hartanya, maka wanita yang sholihah adalah mereka yang taak kepada Allah SWT dan memelihara dirinya ketika snag suami tidak ada pada Allah SWT yang kehendaki.”

Wanita-wanita yang telah durhaka kepadamu, maka nasehatilah mereka dan didiklah. Dan pisahkan diri dari tempat tidur mereka (tidak disetubuhi) dan pukulah mereka. Maka ketika mereka menaatimu, maka janganlah kamu bersikap curang. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (QS. An-Nisa’: 34).

Adapun keutamaan istri berbakti kepada suami yaitu sebagaimana penjelasan yang ada di bawah ini:

  1. Jaminan Masuk Surga

Sudah seharusnya kita sebagai seorang istri mematuhi apa yang telah diperintahkan oleh suami kita. Hal ini memberikan banyak keutamaan bagi kita seorang istri yang mau menuruti dan taat kepada suami. Salah satunya adalah jaminan akan masuk surganya Allah SWT. Selain itu berbakti kepada suami juga menjadi ciri-ciri wanita penghuni surga.

Dari Ummu Salamah Radiyallahu’anha bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda: “Wanita mana saja yang telah meninggal dunia dan lantas suaminya ridha padanya, maka ia akan masuk ke dalam surganya Allah SWT.” (HR. Thirmidzi dan Ibnu Majah).

  1. Dimasukan Surga Lewat Pintu yang Telah Dikehendakinya

Rasulullah SAW pernah bersabda: “Apabila seorang wanita (istri) telah mendirikan sholat 5 waktu dan berpuasa di bulan Ramadhan yang mana diantaranya telah memelihara kehormatannya dan menaati suaminya. Maka telah diucapkan kepadanya: Masuklah surga engkau dari pintu mana saja yang engkau kehendaki.” (HR. Ahmad dan Thabrani). Mereka adalah wanita yang dirindukan surga .

Maksud dari hadist di atas adalah menaati seorang suami merupakan kewajiban bagi seorang istri. Dimana apabila ia telah menunaikan segala apa yang diperintahkan oleh Allah SWT termasuk menjalankan sholat 5 waktu dan berpuasa di bulan Ramadhan serta ia telah menjaga kehormatannya dan selalu menaati apa yang diperintahkan kepada suaminya.

Maka ia berhak masuk ke dalam surganya Allah SWT lewat pintu mana saja yang ia kehendaki.

  1. Ridho Allah Adalah Ridho Suami

Saat wali nikah (orang tua) sudah menyerahkan anaknya kepada suaminya, maka ridho seorang wanita bukan hanya kepada orang tuanya lagi, melainkan ridho yang paling utama adalah berada di bawah suaminya. Yaitu di bawah ridho Allah SWT dan Rasulnya. Hal ini juga termasuk dalam kewajiban istri terhadap suami dalam islam.

  1. Taat Kepada Suami Sama Dengan Berjihad Ke Jalan Allah

Pernah datang seorang wanita dihadapan Rasulullah SAW dan ia berkata:

Wahai Rasulullah, saya mewakili kaum wanita (beristri) untuk menghadap tuan dengan tujuan untuk menanyakan sesuatu hal. Jika berperang itu merupakan kewajiban bagi seorang laki-laki, dan jika mereka terluka, maka mereka tetap hidup di sisi Allah SWT, mereka akan mendapatkan pahala besar jika mereka terbunuh, dan mereka tetap hidup di sisi Allah SWT. Lagi diberikan kecukupan rejeki atas buah-buahan surga. Dan kami kaum wanita (istri) selalu melakukan kewajiban terkadap mereka (suami) yaitu dengan melayani mereka dan membantu segala keperluan mereka. Apakah kami berhak mendapatkan pahala layaknya orang yang sedang berperang di jaaln Allah?.”

Dan Rasulullah SAW pun menjawab: “Sampaikanlah kepada wanita-wanita yang kamu jumpai bahwa taat kepada suami dengan rasa penuh kesadaran, maka pahala yang engkau dapat seimbang dengan pahala perang membela agama Allah SWT. Tetapi sedikit sekali diantara kalian yang menjalaninya.”

  1. Diampuni Segala Dosanya

Saat seorang istri berbakti kepada suami dengan penuh rasa ikhlas, maka diampunilah segala dosa-dosanya selama hodup di dunia. Hal ini juga telah diceritakan oleh Rasulullah SAW, bahwasanya Beliau pernah bersabda:

Sungguh-sungguh meminta ampun bagi seorang istri yang berbakti kepada suaminya yaitu malaikat di langit, burung di udara, ikan-ikat di lautan selama ia masih dalam kerelaan suaminya. Dan barangsiapa seorang istri yang tidak berbakti kepada suaminya, maka ia akan dilaknat oleh Allah SWT, malaikat dan sema manusia.”

  1. Tidak Diterima Pahala Sholatnya Bagi Istri yang Tidak Berbakti Kepada Suaminya

Keutamaan istri berbakti kepada suami selain dijanjikan oleh Allah SWT pahala layaknya orang yang sedang berjihad. Namun, apabila mereka telah melanggarnya maka tidak akan diterima pahala sholatnya sampai ia kembali taat kepada suaminya. Hal ini sebagaimana yang pernah di sabdakan oleh Rasulullah SAW:

Ada 3 orang yang tidak akan diterima pahala sholatnya oleh Allah SWT dan tidak pula diangkat kebaikan mereka ke langit ialah hamba perempuan (istri) yang lari dari tuannya hingga ia kembali, seorang istri yang dimurkai suaminya hingga dia memaafkannya, dan orang yang mabuk hingga ia tersadar kembali.” Termasuk dalam hukum istri menolak ajakan suami bersetubuh dalam islam.

  1. Menghindari Adanya Perceraian dengan Sebab-Sebab yang Tidak Pasti

Apabila di dalam rumah tangga, seorang istri tidak mau menghormati dan menghargai suaminya alias mereka selalu membangkang dari apa yang telah diwajibkannya. Maka haram baginya untuk menciup bau surga.

Hal ini sesuai dengan apa yang pernah dikatakan oleh Rasulullah SAW: “ Barangsiapa (wanita) yang meminta cerai dari suaminya tanpa adanya sebab yang snagat diperlukan, maka haramlah bagi mereka untuk mencium bau surga.

Hal ini dapat diartikan, jika seorang istri selalu taat dan berbakti kepada suaminya. Maka kehidupan rumah tangga pun senantiasa terhindar dari adanya perceraian yang disebabkan oleh perkara-perkara yang tidak jelas.

  1. Akan Dileburkan Segala Pahalnya Apabila Suami Murka Kepadanya

Menghianati kebaktian kepada suami bukan hanya haram baginya untuk mencip bau surga. Melainkan Allah SWT akan meleburkan segala pahala atas ibadah-ibadahnya hingga suami memaafkannya. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang menyebutkan:

Apabila seorang istri telah berkata kepada suaminya: “Tidak perna aku melihat kebaikanmu sama sekali dan suami murka kepadanya, maka dileburlah segala bentuk pahala yang didapatkannya dari ibadah-ibadah yang dijalankannya.”

  1. Ridho Istri Ada Di Bawah Suami

Saat seorang wanita belum menikah, maka ridho ada ditangan kedua orang tuanya yaitu Ibunya. Namun saat kedudukan mereka sudah menjadi istri dari suami-suaminya. Maka ridho berganti dan ada di bawah suaminya.

Hal ini seperti yang ada dalam riwayat Al-Bazzae dari Aisyah Radiyallahu’anha yang mana Beliau berkata: “Aku pernah bertanya kepada Rasulullah SAW: “siapa orang yang paling berhak atas wanita?

Beliau menjawab: “Suaminya”. Dan aku kembali bertanya: “ Siapa orang yang paling berhak atas seorang laki-laki?” Beliau pun menjawab: “Ibunya”.

  1. Pahala yang Besar Bagi Seorang Istri yang Bersabar Kepada Suaminya

Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa ersabar atas perangai istrinya, maka Allah SWT akan memberikan pahala baginya seperti pahala yang diberikan kepada Nabi Ayyun A.S. Barangsiapa bersabar terhadap perangai suaminya, maka Allah SWT akan memberikannya pahala seperti orang yang gugur dalam membela agama Allah. Dan barangsiapa yang menganiaya suami dan membebaninya dengan pekerjaan yang seharusnya tidak dikerjakannya, maka malaikat akan menyiksa baginya.”

  1. Diringankan Sakaratul Mautnya dan Disiapkan Taman Surga yang Indah Baginya

Saat itu Rasulullah SAW pernah berkata kepada Siti Fatimah: “ Wahai Fatimah, apabila seorang wanita (istri) meminyakan rambut suaminya, mencukup kimisnya, dan memotongkan kukunya, maka Allah SWT akan memberikannya minum berupa air surga yang sangat segar dan Allah SWT pun meringankan sakaratul mautrnya dan dilapangkan jalan kuburnya yang mana telah disiapkan sebagaimana taman surga yang begitu indah baginya.” Hal ini seperti keutamaan khadijah istri Rasulullah SAW.

  1. Istri yang Tidak Berbakti Maka Akan Masuk Neraka Baginya

Rasulullah SAW bersabda: “Ada 4 wanita ayang akan berada di neraka yaitu wanita yang kotor mulutnya kepada suaminya, wanita yang apabila suaminya berada di rumah maka ia tidak menjaga kehormatannya dan apabila suaminya berada di rumah maka ia akan memakinya, wanita yang memaksa suaminya untuk memberikan apa yang tidak ia mampu, wanita yang tidak menjaga auratnya dari laki-laki yang bukan muhrimnya, dan wanita yang tidak mau berbakti kepada Allah SWT, rasulnya dan suaminya.” Dan baca juga mengenai siksa neraka bagi wanita.

Keutamaan Lainnya

  • Mendapatkan Keberkahan dari Allah SWT
  • Dicintai Para Malaikat
  • Dimulikan Hidupnya Baik di Dunia Maupun di Akhirat

Keutamaan istri berbakti kepada suami sudah menjadi kewajiban bagi seorang wanita yang sudah dinikahi oleh para suami-suaminya. Hal ini menandakan jika kebaktian kepada suami merupakan suatu yang sangat penting dan bahkan membawa keberkahan baik itu untuk dirinya, suaminya, dan keluarganya.

Semoga para istri senantiasa berbakti kepada suaminya baik ketika sang suami berada didekatnya maupun saat berada jauh darinya. Hal ini seperti yang sudah disampaikan mengenai cara Rasulullah menyayangi istri.

fbWhatsappTwitterLinkedIn