3 Cara Mengajak Non Muslim Masuk Islam

Jika mau mengajak non muslim masuk ke agama islam jangan mengajak dengan cara sembarangan. Misalnya dengan cara merayu, memberi uang atau bahkan memberi sesuatu barang yang ia senangi. Sampai-sampai ia terpengaruh akan omongan anda tersebut. Ajaklah ia masuk ke agama islam dengan bertanya terlebih dahulu kepada si pengikut tersebut apakah ia benar-benar ingin masuk ke agama islam dengan sepenuh hati. Jika ia masuk ke agama islam dengan yakin dan sepenuh hati maka ia akan bisa menjalankan caranya satu persatu dengan baik dan benar meskipun sebelumnya belum ia ketahui.

Sebelum mengajak non muslim masuk Islam, ada baiknya kita memberi tahu mengenai keuntungan menjadi mualaf. seperti salah satunya adalah dihapuskan dosanya dari awal. Sehingga dapat menambah kepercayaannya mengenai agama islam. Berikut ini cara mengajak non muslim masuk islam:

1. Mengucap Dua Kalimat Syahadat

Jika kita mengajak seorang non muslim masuk islam coba terlebih dahulu bertanya apakah ia benar-benar ingin mengikuti agama itu dengan hati percaya dan yakin ingin berpindah keyakinan. Ketika dia sudah yakin dan mau maka bimbinglah ia mengucap dua kalimat syahadat. Dimana syahadat merupakan salah satu rukun islam yang pertama

Cara pertama yang dianjurkan dalam agama islam untuk menghargai dan meyakini bahwa kita percaya terhadap agama tersebut. Yang mempunyai arti bahwasanya anda mempercayai bahwa tiada tuhan selain ALLAH dan bersaksi bahwa nabi muhammad adalah utusan ALLAH. Dan ikrar dua kalimat syahadat harus diucapkan di depan kaum muslim minimal dua orang muslim yang baik.Tujuan diadakan saksi tersebut agar mualaf tersebut diakui oleh masyarakat lain bahwasanya dia sudah berpindah agama atau keyakinan.

Berikut ini dua kalimat syahadat dalam bahasa arab

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

“Aku bersaksi tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa nabi Muhammad adalah utusan Allah”.

2. Menjalankan Solat 5 Waktu

Jika seseorang yang sudah masuk islam maka ia akan diwajibkan untuk melaksanakan solat lima waktu setiap harinya. Ajaklah ia menunaikan solat dimana setiap solat itu mempunyai waktu-waktu tertentu yang terdiri dari solat subuh 2 rakaat, dzuhur 4 rakaat, asar 4 rakaat, magrib 3 rakaat, isya 4 rakaat. Maka dari itu dia harus bisa mencari guru atau orang yang bisa membimbing dia melaksanakan ibadah tersebut dengan baik dan benar. Ibadah tersebut dilakukan tidak harus di masjid tapi dirumah juga bisa asalkan kita melaksanakannya dengan niat dan hati yang ikhlas. Karena salat adalah sebaik-baik amalan kedua setelah dua kalimat syahadat.

3. Berpuasa Pada Bulan Ramadhan

Bagi orang yang sudah masuk islam akan dianjurkan untuk berpuasa pada saat bulan suci ramadhan selama sebulan penuh, menahan lapar makan dan haus minum. Puasa ini dilakukan oleh orang-orang yang sudah berakal dan balig, puasa tidak boleh dikerjakan oleh orang-orang yang tidak berakal sehat seperti, orang gila, anak-anak yang belum dewasa atau disebut juga belum berakal,puasa juga tidak bisa dikerjakan oleh orang yang sedang hamil, ibu menyusui dan orang yang baru melahirkan.

Ada banyak keutamaan puasa bulan ramadhan yang dapat memperbanyak pahala umat muslim.Nah puasa juga bukan dikerjakan pada bulan puasa ramadhan bisa saja dikerjakan pada hari biasa seperti macam-macam puasa sunnah senin kamis dimana pahala yang kita peroleh akan lebih besar dan dijalankan dengan hati yang ikhlas dan sabar. Ketika kita berpuasa kita harus bisa menahan segala apapun, seperti godaan makanan,air minuman es dan hal-hal yang membatalkan puasa lainnya dalam sekejap.

Niat puasa dalam bahasa arab

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghodin an’ adaai fardhi syahri romadhoona haadzihis sanati lillahi ta’ala.”

Artinya: ” Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan ramadan tahun ini karena Allah Ta’ala.

Demikian artikel cara mengajak non muslim masuk islam artikel ini tidak bertujuan untuk menyinggung siapa saja, karena setiap orang mempunyai sifat dan prinsip masing-masing yang berbeda dan mempunyai keyakinan masing-masing.