16 Cara Shalat Di Pesawat Dalam Islam

Sholat lima waktu merupakan sebuah bentuk ibadah wajib yang harus dilakukan oleh umat muslim yang sudah baligh. Sholat wajib yang harus dilakukan meliputi sholat subuh, dzuhur,  ashar, magrib dan isya. Wajib bagi setiap muslim untuk mengerjakan shalat pada waktunya. Sedangkan mengerjakan shalat di awal waktu menunjukkan afdholiyah atau keutamaan. Allah Ta’ala berfirman,

ads

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَّوْقُوتًا

Sesungguhnya shalat memiliki waktu yang telah ditetapkan bagi orang beriman.” (QS. An Nisaa’: 103)

Dan ada hadits pula yang menyatakan bahwa shalat di awal waktu itulah yang paling afdhol,

عَنْ أُمِّ فَرْوَةَ قَالَتْ سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَىُّ الأَعْمَالِ أَفْضَلُ قَالَ « الصَّلاَةُ فِى أَوَّلِ وَقْتِهَا »

Dari Ummu Farwah, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya, amalan apakah yang paling afdhol. Beliau pun menjawab, “Shalat di awal waktunya.” (HR. Abu Daud no. 426. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Namun, seiring dengan kesibukan manusia, salah satunya adalah ketika dalam perjalanan jauh melalui pesawat, tentu terdapat keringanan dalam kewajiban memgerjakan sholat.  Terlepas dari hal itu, kewajiban melaksanakan sholat tetap berlaku dimanapun anda berada sebagaimana cara sholat untuk orang sakit dalam islam . Berdasarkan firman Allah Ta’ala:

قَدْ نَرَى تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِي السَّمَاءِ فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضَاهَا فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَحَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّوا وُجُوهَكُمْ شَطْرَهُ

Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidilharam. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya” (QS. Al Baqarah: 144)

Contohnya adalah mereka yang hendak melaksanakan ibadah haji atau umrah sebagaimana keutamaan shalat fajar . Calon jemaah haji atau umrah akan berada di pesawat selama kurang lebih sembilan jam dari tanah air ke Bandara Internasional Jeddah atau Bandara Madinah.

Jemaah haji-umrah tergolong musafir, yaitu orang yang sedang melakukan perjalanan karena Allah sehingga Allah SWT memberikan keringan dalam menjalankan shalat wajib selama di perjalanan. Shalat selama dalam perjalanan dapat dilaksanakan dengan cara jamak dan qashar sebagaimana cara shalat jamak . Shalat jamak, yaitu mengumpulkan dua shalat wajib dalam satu waktu yang sama sebagaimana dosa meninggalkan sholat subuh  . Shalat wajib yang bisa dijamak yaitu shalat dzuhur dengan ashar dan shalat maghrib dengan Isyak. Shalat jamak ini ada dua cara yaitu:

  • Jamak Taqdim, maksudnya mengerjakan shalat dluhur dan ashar di waktu shalat dzuhur dan Shalat Maghrib dan Isyak dikerjakan pada waktu Magrib.
  • Jamak Ta’khir, maksudnya menjamak dluhur dan ashar dikerjakan pada waktu Ashar, dan mengerjakan magrib dengan isyak di waktu Isyak.

Adapun qashar artinya meringkas shalat empat rakaat menjadi dua rakaat sedangkan shalat magrib tetap tiga rakaat. Shalat Subuh tidak dapat dijamak ataupun diqashar.


Cara Shalat Di Pesawat Dalam Islam

Tata cara sholat di pesawat harus diperhatikan, demi sah nya sholat dan juga melunturkan kewajiban sebagi umat muslim sebagai cara agar tidak malas sholat . Sebagaimana sholat wajib pada umumnya sholat di pesawat dan sholat dalam kendaraan  juga di haruskan dalam kondisi suci, artinya kita harus mensucikan diri dengan berwudhu/tayamum.

Dalam kondisi darurat dan tidak ada air yang mencukupi maka dianjurkan untuk melaksanakan tayamum. Sebenarnya di pesawat masih ada air tetapi ketersediaan air sangat terbatas sehingga dibolehkan bertayamun dengan microdebu di kursi pesawat dengan cara sebagai berikut :

  • Membaca niat bertayamum.
  • Menempelkan kedua telapak tangan ke sandaran kursi depan atau dinding pesawat.
  • Sapukan kedua telapak tangan tadi ke wajah secara merata dari ujung rambut (dahi) hingga ke dagu.
  • Menempelkan kembali kedua telapak tangan ke dinding atau bangku depan pesawat yang belum tersentuh.
  • Menyapu tangan kanan hingga ke siku menggunakan tangan kiri dan
  • Sebaliknya menyapu tangan kiri menggunakan tangan kanan juga hingga ke siku.

shalat di pesawat dikerjakan dengan posisi duduk di kursi pesawat karena memang kita tidak bisa berdiri, ruku’ dan sujud dengan sempurna, sebagaimana Rasulullah pernah shalat sunnah di atas unta sebagaimana dalam hadist .

إن رسولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم كان يوترُ على البعيرِ

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam biasanya shalat witir di atas unta” (HR. Al Bukhari 999, Muslim 700).

Jika ada tempat yang memungkinkan kia melaksanakan gerakan shalat, lebih dianjurkan shalat biasa dan menghadap kiblat berdasarkan GPS pesawat, atau mengarahkan kiblat semampunya. Dalam sebuah hadist bahkan rasulullah menggunakan panduan unta sebagai arah kiblat.

أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي سُبْحَتَهُ حَيْثُمَا تَوَجَّهَتْ بِهِ نَاقَتُهُ

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam biasanya shalat sunnah kemana pun untanya menghadap” (HR. Muslim 33).

Doa-doa dalam shalat sambil duduk sama dengan doa-doa ketika shalat sambil berdiri sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.


Selengkapnya, berikut tata cara shalat dalam pesawat :

  1. Dengan posisi duduk di kursi pesawat. Niat sambil Takbiratul ihram
  2. Tangan bersidekap seperti layaknya sholat sambil berdiri, membaca doa iftitah, Surat Al Fatihah dan surat pendek yang dikehendaki.
  3. Ruku’ dilakukan sedikit membungkukkan badan dari posisi duduk sambil berdoa ketika ruku’.
  4. I’tidal dilakukan dengan posisi punggung lurus seperti dalam posisi duduk sambil berdoa.
  5. Sujud dilakukan dengan membungkukkan badan lebih rendah saat ketika ruku’ sebelumnya sambil berdoa.
  6. Duduk antara dua sujud, dilakukan dengan posisi duduk sempurna di kursi pesawat sambil berdoa.
  7. Sujud kembali dengan membungkukkan badan seperti pada sujud awal sambil berdoa.
  8. Duduk kembali dengan sempurna, tangan bersidekap untuk melaksanakan rakaat yang kedua, membaca Surat Al Fatihah dan Surat pendek yang dikehendaki.
  9. Ruku’ dilakukan sedikit membungkukkan badan dari posisi duduk sambil berdoa ketika ruku’.
  10. I’tidal dilakukan dengan posisi punggung lurus seperti dalam posisi duduk sambil berdoa.
  11. Sujud dilakukan dengan membungkukkan badan lebih rendah saat ketika ruku’ sebelumnya sambil berdoa.
  12. Duduk antara dua sujud, dilakukan dengan posisi duduk sempurna di kursi pesawat sambil berdoa.
  13. Sujud kembali dengan membungkukkan badan seperti pada sujud awal sambil berdoa.
  14. Duduk Tasahut Akhir. Duduk dengan sempurna letakkan kedua tangan di atas lutut, lakukan dengan membaca doa tasahut akhir.
  15. Mengucapkan salam sambil menolehkan kepala ke kanan dan ke kiri.
  16. Berdoa sebagaimana doa setelah shalat fardhu dan berdzikir setelah selesai sholat.

Itulah tadi, 16 cara sholat di pesawat menurut islam. Semoga artikel ini dapat memberikan pengetahuan dan juga referensi bagi anda sebagaimana keutamaan shalat istikharah , cara wudhu dan tayamum yang benar, keutamaan shalat sunnah rawatib . Sehingga dimanapun berada anda tetap dapat menjalankan kewajiban melaksanakan sholat wajib. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

, , , , , , , ,




Post Date: Tuesday 07th, August 2018 / 01:53 Oleh :
Kategori : Info Islami
Short Movies

Manusia memang jarang bersyukur, padahal nikmat dan rencana Tuhan yang sangat indah sudah diberikan pada dirinya. Saksikan film pendek berikut ini.