4 Contoh Syariat Islam yang di Terapkan dalam Kehidupan Sehari-Hari

√ Islamic Base Pass quality & checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Syariat Islam adalah hukum yang terdapat dalam ajaran islam untuk mengatur kehidupan manusia. Hal ini termasuk akhlak dan akidah yang menjadi pedoman hidup manusia. Syariat islam ini berdasarkan Al qur’an dan hadits.

Syariat dalam Bahasa Indonesia berarti jalan yang lurus, artinya orang yang menjalankan syariat, berarti berada di jalan yang lurus. Sedangkan orang yang menjalani kehidupan tidak sesuai syariat berarti belum berjalan di jalur yang benar.

Dalam surat Al-Maidah berikut ini yang berbunyi :


وَاَنْزَلْنَآ اِلَيْكَ الْكِتٰبَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتٰبِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَآ اَنْزَلَ اللّٰهُ وَلَا تَتَّبِعْ اَهْوَاۤءَهُمْ عَمَّا جَاۤءَكَ مِنَ الْحَقِّۗ لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنْكُمْ شِرْعَةً وَّمِنْهَاجًا ۗوَلَوْ شَاۤءَ اللّٰهُ لَجَعَلَكُمْ اُمَّةً وَّاحِدَةً وَّلٰكِنْ لِّيَبْلُوَكُمْ فِيْ مَآ اٰتٰىكُمْ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرٰتِۗ اِلَى اللّٰهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيْعًا فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ فِيْهِ تَخْتَلِفُوْنَۙ – 48

Artinya: “Kami telah menurunkan kitab suci (Al-Qur’an) kepadamu (Nabi Muhammad) dengan (membawa) kebenaran sebagai pembenar kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan sebagai penjaganya (acuan kebenaran terhadapnya). Maka, putuskanlah (perkara) mereka menurut aturan yang diturunkan Allah dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu mereka dengan (meninggalkan) kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk setiap umat di antara kamu Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Seandainya Allah menghendaki, niscaya Dia menjadikanmu satu umat (saja). Akan tetapi, Allah hendak mengujimu tentang karunia yang telah Dia anugerahkan kepadamu. Maka, berlomba-lombalah dalam berbuat kebaikan. Hanya kepada Allah kamu semua kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang selama ini kamu perselisihkan.”

Dalam ayat tersebut, terdapat kata bahwa :

Allah berfirman, “Untuk setiap umat di antara kamu (umat Nabi Muhammad dan umat-umat sebelumnya) Kami jadikan peraturan (syari’at) dan jalan yang terang.” [QS. Al-Maidah (5): 48].

Bahwa syariat islam mengatur segala aspek kehidupan manusia di dunia. Agar lebih memahaminya, penerapan syariat atau ajaran islam ini di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Contoh penerapan ajaran islam dalam kehidupan sehari-hari berikut ini :

Contoh Penerapan Ajaran Islam dalam Kehidupan Sehari-Hari

1. Membayar Zakat

Dalam rukun islam ketiga, yaitu zakat. Sudah jelas bahwa umat islam memiliki kewajiban dalam membayar zakat. Zakat ini contohnya adalah zakat fitrah, zakat mal, dll. Membayar zakat adalah salah satu cara untuk mencuci harta dari hal yang buruk dan agar bermanfaat bagi orang lain. Kewajiban umat muslim membayar zakat telah tercantum dalam surah Al Baqarah ayat 43.

وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ وَارْكَعُوْا مَعَ الرَّاكِعِيْنَ

Artinya: “Dan laksanakanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang yang rukuk.”

2. Jujur Dalam Berdagang

Masih banyak ditemukan pedagang yang curang dalam aktivitas jual beli. Hal ini dilarang dalam islam. Dalam ajaran islam, berbuat curang adalah sesuatu yang merugikan orang lain, dan ini hukumnya haram. Ayat yang menjelaskan larangan berbuat curang terutama dalam berdagang adalah pada surah Hud ayat 85.

وَيَٰقَوْمِ أَوْفُوا۟ ٱلْمِكْيَالَ وَٱلْمِيزَانَ بِٱلْقِسْطِ ۖ وَلَا تَبْخَسُوا۟ ٱلنَّاسَ أَشْيَآءَهُمْ وَلَا تَعْثَوْا۟ فِى ٱلْأَرْضِ مُفْسِدِينَ

Artinya: “Dan Syu’aib berkata: “Hai kaumku, cukupkanlah takaran dan timbangan dengan adil, dan janganlah kamu merugikan manusia terhadap hak-hak mereka dan janganlah kamu membuat kejahatan di muka bumi dengan membuat kerusakan”

Untuk itu, supaya usaha berkah, Allah memerintahkan kepada manusia dalam usaha berdagangnya untuk jujur dan tidak merugikan orang lain.

3. Berbuat Adil kepada Seluruh Manusia

Allah SWT memerintahkan umat Islam berlaku adil kepada seluruh manusia di muka bumi . Perintah ini tertuang dalam surah An-Nahl ayat 90 yang berbunyi :

اِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ وَاِيْتَاۤئِ ذِى الْقُرْبٰى وَيَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ

Artinya: “Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi bantuan kepada kerabat, dan Dia melarang (melakukan) perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.”

4. Menikah dengan Tuntunan Agama Islam

Pernikahan merupakan ibadah dalam agama islam. Dan pernikahan dalam islam ini juga merupakan awal dari pembentukan peradaban. Nabi Muhammad SAW memerintahkan kepada umat muslim untuk menikah, sekaligus menyempurnakan setengah agamanya.

“ Barang siapa yang telah menikah, berarti telah menyempurnakan setengah tuntunan agama. Lalu, hendaklah dirinya takut kepada Allah dalam menunaikan setengah keduanya.” (HR. Malik)

fbWhatsappTwitterLinkedIn