15 Dosa Pacaran dalam Islam

√ Islamic Base Pass quality & checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Di masyarakat saat ini sungguh menyedihkan pergaulannya ya sobat, dosa pacaran dalam islam dianggap adalah hal yang lumrah, proses mengenal lawan jenis atau diibaratkan sebagai rasa cinta kasih yang diwujudkan dalam hubungan. Namun, Islam tentunya tidak pernah mengajarkan tentang pacaran dan memiliki alasan tentang penyebab pacaran dilarang dalam islam, karena dalam kenyataannya dua insan yang berlainan jenis tidak bisa terhindar dari berdua duaan, terjadi pandang memandang, dan terjadi sentuh menyentuh.

Ketua Komisi Dakwah MUI Ustaz Moh Zaitun Rasmin mengatakan sesuai ayat tentang pacaran dalam islam, bahwa bagi seseorang yang ingin menikah janganlah melalui dosa pacaran dalam islam, sebab caranya yang salah akan mempengaruhi keberlangsungan rumah tangganya kelak. Dalam Islam yang diajarkan adalah melalui ta’aruf. Perbuatan dosa pacaran dalam islam ini sudah jelas semuanya haram hukumnya menurut syari’at Islam dan bagi yang melakukannya terkena dosa sebagai berikut, 15 Dosa Pacaran dalam Islam.

1. Dosa Zina

Al-Isra’: 32, Allah SWT berfirman: ” Dan janganlah kamu mendekati (zina); sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji Dan suatu jalan yang buruk”. Sebab itu harus dilakukan cara menghindari pacaran menurut islam.

2. Dosa Menjadi Orang Hina

Al-Furqan : 68-69, Allah SWT berfirman: ”Dan orang-orang yang tidak menyembah Tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu,

niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya)(68), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina (69). Tentu terdapat indahnya menikah tanpa pacaran jika pergaulan dilakukan secara islami.

3. Dosa Mengikuti Kebiasaan Orang Kafir

Ada seorang laki-laki yang datang kepada rasulullah S.A.W. Ketika dia sedang berada di dalam masjid. Laki-laki itu memanggil-manggil rasulullah seraya mengatakan, “Hai rasulullah aku telah berbuat zina, tetapi aku menyesal.” Ucapan itu diulanginya sampai empat kali. Sebab itu perhatikan larangan berpacaran dalam islam)

Setelah rasulullah mendengar pernyataan yang sudah empat kali diulangi itu, lalu dia pun memanggilnya, seraya berkata, “Apakah engkau ini gila?” “Tidak.”, jawab laki-laki itu. Nabi bertanya lagi, “Adakah engkau ini orang yang muhsan?” “Ya.”, jawabnya. Kemudian, rasulullah bersabda lagi, “Bawalah laki-laki ini dan langsung rajam oleh kamu sekalian.” – HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah

4. Dosa Menjadi Wanita atau Pria yang Rendah

“Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman.”-  QS. An-Nur 24:2

5. Dosa Melanggar Perintah Rasulullah

“Ambillah dariku! Ambillah dariku! Sungguh Allah telah memberi jalan kepada mereka. Jejaka yang berzina dengan gadis didera seratus kali dan diasingkan selama satu tahun. Dan orang yang telah menikah melakukan zina didera seratus kali dan dirajam.” – H.R. Muslim dari Ubadah bin Samit

6. Dosa Berduaan dengan Non Muhrim

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jangan sekali-kali seorang laki-laki bersendirian dengan seorang wanita, kecuali si wanita itu bersama mahramnya.”

7. Dosa Zina Lisan dan Tangan

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Allâh telah menulis atas anak Adam bagiannya dari zina, maka pasti dia menemuinya: Zina kedua matanya adalah memandang, zina lisannya adalah perkataan, zina hatinya adalah berharap dan berangan-angan. Dan itu semua dibenarkan dan didustakan oleh kemaluannya.”

8. Dosa Melanggar Ketentuan Ta’aruf dalam Islam

“Pacaran dalam Islam tidak boleh kecuali yang dimaksud itu setelah akad nikah. Dalam Islam yang diajarkan untuk memiliki hubungan atau ke tahap nikah itu melalui ta’aruf,”

9. Dosa Tidak Takut dengan Azab Allah

Dari Nabi SAW bersabda : “Wahai kaum muslimin, takutlah kamu sekalian pada zina sebab didalamnya ada 6 perkara (yang pasti ditetapi), 3 perkara di dunia dan 3 perkara di akhirot. Adapun 3 perkara di dunia adalah hilangnya kewibawaan wajah, pendeknya umur dan kekalnya kefakiran, sedangkan 3 perkara di akhirot adalah murka Allah yang Maha Barokah dan Maha Luhur, jeleknya hisaban dan siksa akhirot” (HR Baihaqi)

10. Dosa Menjadi Orang yang Zalim dan Jauh dari Suci

Dari Anas bin Malik dari Nabi SAW bersabda : “Ada 7 golongan yang tidak akan dilihat dan disucikan (dari dosa) oleh Allah pada hari kiamat, dan mereka tidak Allah kumpulkan bersama orang-orang yang beramal dan Allah masukkan mereka ke neraka pertama kali, kecuali jika mereka mau bertobat, maka Allah menerima taubat mereka :

  • Orang yang menikah dengan tangannya (onani/masturbasi)
  • Orang yang mengerjai dan dikerjai (bi-seksual)
  • Orang yang membiasakan minum khomr
  • Orang yang memukul orang tuanya hingga kedua orang tuanya meminta tolong
  • Orang yang menyakiti tetangganya sehingga tetangganya melaknatinya dan
  • Orang yang menikahi (menzinai) kehalalan (istri) tetangganya” (HR Imam Hasan bin Arofah)

11. Dosa Bagaikan Tidak Memakai Pakaian

Sesungguhnya iman itu ibarat pakaian yang dipakaikan Alloh kepada orang-orang yang yang dia kehendaki. Maka ketika seorang hamba berzina, Alloh mencabut baju iman itu darinya, dan jika dia bertaubat maka Alloh akan mengembalikannya pada hamba itu (HR Baihaqi dari Anas).

12. Dosa Mencabut Imannya Sendiri dari Dalam Hati dan Jiwa

Barangsiapa yang zina atau meminum khomr, maka Alloh mencabut keimanannya sebagaimana melepasnya manusia pada qomisnya dari kepalanya” (HR Malik)

13. Dosa Melakukan Segala yang Haram

Tidak ada dosa yang lebih besar disisi Alloh setelah syirik daripada mani yang diletakkkan seorang laki-laki kedalam rahim wanita yang tidak halal baginya (HR Ibnu Abid Dunya dari Haytsam bin Malik)

14. Dosa Mengikuti Jalan Iblis

Siapapun diantara kalian yang bisa menyesatkan manusia, maka akan kupakaikan mahkota diatas kepalanya !” Maka yang paling besar diantara mereka fitnahnya/merusakny a (terhadap manusia) maka dia adalah lebih dekat kedudukannya (disisi Iblis). Maka didatangkan salahseorang diantara (bala tentara)nya.

Dia berkata : “Aku tidak henti-hentinya (menggoda) seorang fulan, hingga akhirnya dia mencerai istrinya”. Berkata Iblis : Kamu belum berbuat apa-apa. (Fulan itu) akan menikahi wanita yang lain !”. Kemudian didatangkan seorang yang lain : “Aku tidak henti2nya (menggoda) fulan sehingga akhirnya aku menumbuhkan permusuhan antara fulan itu dengan saudaranya !”.

Berkata Iblis : “Kamu belum berbuat apa-apa, Fulan itu akan berdamai dengan saudaranya!” .Kemudian didatangkan seorang yang lain : “Tidak henti-hentinya aku (menggoda) pada fulan sehingga dia berbuat zina !”. Maka berkatalah Iblis : ” (Inilah) sebaik2nya yang kamu usahakan !” Kemudian iblis mendekatkan tentara tersebut kepadanya dan Iblis memakaikan mahkota diatas kepala sang tentara tersebut. (Diriwiyatkan dalam Az Zawajir Juz 2 Hlm 137)

15. Dosa Seluruh Tubuh (Mata, Kulit, Hati, dsb)

Sesungguhnya barangsiapa yang meletakkan tangannya (memegang) perempuan yang tidak halal baginya dengan syahwat, maka dia datang di hari kiamat dengan tangan dibelenggu pada lehernya. Maka jika dia mencium (perempuan) itu, maka diguntinglah bibirnya di dalam neraka. Maka jika dia zina, maka berbicaralah pahanya dan dia bersaksi untuk tuannya di hari kiamat.

Berkatalah si paha : ” Aku dengan (perempuan) yang haram, digunakan untuk menaikinya (menzinainya)”. Maka Alloh melihat pada orang tersebuit dengan tatapan murka, maka jatuhlah daging wajah orang itu dan bengkaklah dia. Alloh berfirman : “Apa yang telah kamu perbuat ?”.

Maka bersaksi untuk orang tersebut lisannya, dan berkata : “Terhadap apa-apa (perempuan) yang haram bagiku, telah bicara aku”, Berkata tangannya : “Terhadap (perempuan) yang haram bagiku, telah lung-lungan aku”, –> memberi sesuatu secara langsung dari tangan Fulan ke tangan Fulanah yg bukan mahromnya.

Berkata matanya : “Terhadap (perempuan) yang haram bagiku, telah melihat aku”, Berkata kakinya : “Terhadap (perempuan) yang tidak halal bagiku, telah berjalan aku” Dan berkata farjinya : “Dan akulah yang melakukan (zina)”. Maka berkata Malaikat Hafadhoh dari golongan malaikat : “Dan aku mendengar (perbuatannya) “, berkata beberapa malaikat yang lain : “Dan aku yang mencatat (perbuatannya) “.

Dan Allah Ta’ala berfirman : Dan Akulah yang menampakkan sesuatu dan merahasiakannya (maka Aku mengetahui semuanya), kemudian Dia berfirman : ” Wahai para Malaikatku, tangkaplah orang tersebut dan dalam siksaKu, merasakanlah kalian pada orang itu, maka sungguh telah memuncak murkaKu atas orang yang sedikit malunya terhadapKu (Diriwayatkan dalam Az Zawajir Juz 2 Hlm 137)

Demikian yang dapat penulis sampaikan, semoga menjadi wawasan ebrmanfaat untuk menghindari pacaran, lebih baik memiliki hubungan yang jelas yakni setelah pernikahan ya sobat, pacaran hanya membuang buang waktu dan memperbanyak dosa, lebih baik fokus ke hal lain yang jauh lebih baik seperti pendidikan atau pekerjaan hingga tiba waktunya Allah memberikan jodoh yang terbaik dan disatukan dalam jalan pernikahan yang halal. Oke sobat, sampai jumpa di artikel berikutnya. Terima kasih.

fbWhatsappTwitterLinkedIn