Hal-Hal Yang Disunnahkan Ketika Menyembelih Hewan Kurban dan Dalilnya

Hari raya Idul Adha adalah hari besar umat Islam di seluruh belahan dunia. Hari raya qurban yang diperingati setiap tanggal 10 Dzulhijah Tahun Hijriah ini juga sangat dianjurkan untuk menyambutnya dengan puasa arafah. Sebab ada keutamaan puasa arafah bagi yang menjalankannya.

Bagi yang telah mampu untuk berkurban, maka sangat disarankan untuk berkurban. Anda dapat memilih hewan kurban mana yang sesuai dengan kemampuan, yakni kambing atau sapi. Kedua hewan tersebut sangat dominan di Indonesia.

Dalam berkurban, ada hikmah berkurban dalam Islam yang bisa dirasakan oleh kita sendiri maupun orang lain yang menerima daging kurban tersebut.

Sebelum mewujudkan niat untuk berkurban, sangat penting bagi kita untuk mengetahui syarat wajib berkurban. Dan bagi yang bertugas untuk menyembelih hewan kurban, perhatikanlah cara menyembelih hewan qurban sesuai syari‘at Islam. Sangat dianjurkan pula untuk mengerjakan amalan sunnah ketika hendak menyembelih hewan kurban.

  • Hendaknya Penyembelih Hewan Kurban Ialah Pemberi Kurban

Hendaknya mereka yang menyembelih atau memotong hewan kurban ialah orang yang berkurban. Namun, jika tidak mampu, maka boleh dikerjakan oleh orang lain yang lebih paham, dan sangat dianjurkan bagi pemberi kurban untuk ikut menyaksikan prosesnya.

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,

Fatimah, berdirilah dan saksikan hewan sembelihanmu itu. Sesungguhnya kamu diampuni pada saat awal tetesan darah itu dari dosa-dosa yang kamu lakukan. Dan bacalah: Sesungguhnya shalatku, sembelihanku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah SWT, Rabb alam semesta”. (HR. Abu Daud 2810 dan At-Tirmizi 1521)

  • Menajamkan Pisau dan Menghadap Kiblat

Sebelum dilakukan penyembelihan, hendaknya tajamkanlah pisau atau benda sejenisnya yang akan digunakan untuk menyembelih hewan kurban.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ الإِحْسَانَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ فَإِذَا قَتَلْتُمْ فَأَحْسِنُوا الْقِتْلَةَ وَإِذَا ذَبَحْتُمْ فَأَحْسِنُوا الذَّبْح وَ ليُحِدَّ أَحَدُكُمْ شَفْرَتَهُ فَلْيُرِحْ ذَبِيحَتَهُ

“Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat ihsan dalam segala hal. Jika kalian membunuh maka bunuhlah dengan ihsan, jika kalian menyembelih, sembelihlah dengan ihsan. Hendaknya kalian mempertajam pisaunya dan menyenangkan sembelihannya.” (HR. Muslim).

Saat akan menyembelih, maka hadapkanlah hewan kurban ke arah kiblat. Kemudian baringkan dan ikat kaki hewan kurban tersebut jika itu adalah kambing atau sapi. Namun, bila unta maka penyembelihannya dilakukan dalam keadaan berdiri.

Allah berfirman,

وَالْبُدْنَ جَعَلْنَاهَا لَكُم مِّن شَعَائِرِ الله لَكُمْ فِيهَا خَيْرٌ فَاذْكُرُوا اسْمَ الله عَلَيْهَا صَوَافَّ فَإِذَا وَجَبَتْ جُنُوبُهَا فَكُلُوا

Telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu bagian dari syiar Allah, kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya, maka sebutlah nama Allah ketika kamu menyembelihnya dalam keadaan berdiri (dan telah terikat). Kemudian apabila telah roboh (mati), maka makanlah… (QS. Al Haj: 36)

  • Membaca Basmalah dan Dzikir

Saat akan menyembelih hewan kurban, maka ucapkanlah kalimat basmalah. Setelah itu dianjurkan untuk melanjutkannya dengan bacaan dzikir. Ketauhilah bahwa berdzikir juga sebagai amalan dzikir penghapus dosa.

Allah berfirman,

وَ لاَ تَأْكُلُواْ مِمَّا لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ الله عَلَيْهِ وَإِنَّهُ لَفِسْقٌ..

“Janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan.” (QS. Al-An’am: 121).

Dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, bahwa “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menyembelih dua ekor domba bertanduk,…beliau sembelih dengan tangannya, dan baca basmalah serta bertakbir….” (HR. Al Bukhari dan Muslim).

Itulah hal-hal yang disunnahkan ketika menyembelih hewan kurban. Semoga para pembaca semua dapat mengambil manfaat dari artikel ini. Sekaligus mendapatkan hidayah-Nya agar mampu berkurban sebagai cara agar tetap istiqomah di jalan Allah. Aamiin insya Allah.