10 Keutamaan Meninggal Di Malam Jumat Menurut Islam

Tiga perkara yang menjadi rahasial dan ketetatap Allah SWT yakni Jodoh, rezeki dan maut sebagai salah satu fungsi agama . Manusia merupakan makhluk fana yang pastinya suatu saat akan mati sebagaimana tujuan penciptaan manusia ,  hakikat manusia menurut islam , hakikat penciptaan manusia , proses penciptaan  manusia, konsep manusia dalam islam . Tanpa tahu kapan, dimana dan bagaimana caranya, namun satu yang pasti yakni setiap makhluk yang bernyawa di dunia ini pasti akan mati. Sebab seyogyanya manusia adalah milik sang PenciptaNya yakni tidak lain adalah Allah SWT dan pasti kelak akan kembali kepadanya. Sebagaimana dalam Firman Allah SWT berikut :

ads

قُلْ إِنَّ الْمَوْتَ الَّذِي تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُ مُلَاقِيكُمْ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. Jumu’ah: 8).

Manusia juga todak bisa memprediksi dan menghentikan kematian yang datang padanya. Meskipun bersembunyi di benteng yang kokoh sekalipun, ajal akam tetap datang menjeput jika memang waktunya sudah tiba. Sebagaimana dalam Firman Allah Berikut :

أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِكُكُمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنْتُمْ فِي بُرُوجٍ مُشَيَّدَةٍ

Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.” (QS. An Nisa’: 78).

Manusia juga tidak bisa memilih kapan dia ingin meninggal sebagimana memilih hari yang dirasa baik sebagaimana keutamaan malam jum’at dalam islam . Meskipun demikian, dalam islam terdapat keistimewaan bagi mereka yang meninggal pada hari jum’at sebagaimana sukses dunia akhirat menurut islam dan cara sukses menurut islam  . Diantaranya adalah akan mendapatkan 10 Keutamaan Meninggal Di Malam Jumat menurut islam berikut ini.

1. Diberi Perlindungan Dari Fitnah Kubur

Keutamaan meningga pada malam jum’at yang pertama adalah dapat terbebas dari fitnah kubur. Sebagaimana Dari Abdullah bin Amr bin Ash Radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَمُوتُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَوْ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ إِلاَّ وَقَاهُ اللَّهُ فِتْنَةَ الْقَبْرِ

Setiap muslim yang meninggal di hari jumat atau malam jumat, maka Allah akan memberikan perlindungan baginya dari fitnah kubur.” (HR. Ahmad 6739, Turmudzi 1074 dan dihasankan al-Albani).

2. Bertepatan Dengan Hari Raya Umat Muslim

Hari jum’at merupakan hari raya bagi umat muslim, hari yang penuh suka cita dan kebahagiaan. Sehingga akan menjadi sangat istimewa ketika kita bisa berpulang kepada sang pencipta tepat di hari istimewa ini. Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda pada suatu Jum’at,

 “Wahai segenap kaum muslimin, sesungguhnya ini adalah hari yang dijadikan oleh Allah Subhanahu wata’ala sebagai hari raya bagi kalian.” (HR. ath-Thabarani dalam al-Mu’jamash-Shaghir dan dinyatakan sahih oleh asy-Syaikh al-Albani dalam Shahih al-Jami’)

3. Dilindungi Dari Siksa Kubur

Seorang muslim yang meninggal pada hari jum’at juga akan diberi keleuassan yakni dihindarkan dari pedignya siksa kubur. Namun, tentunya hal ini juga bergabtung kepada amal ibadah yang dilakukam semasa hidup. Diriwayatkan oleh al-Tirmidzi dalam Sunan-Nya, dari hadits Abdullah bin Amr Radhiyallahu ‘Anhu, dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam,

“Tidaklah seorang muslim meninggal pada hari Jum’at atau malam Jum’at melainkan Allah melindunginya dari siksa kubur.” (HR. Al-Tirmidzi, no. 1043)


4. Merupakan Waktu yang Mulia

Dalam agama islam, hari Jum’at memiliki nilai histori yang begitu istimewa. Sebab pada hari ini sering kali atau kerap kali Allah SWT menunjukkan betapa besar kuasanya. Berbagai hal baik dan peristiwa mulia terjadi pada hari jum’at. Maka ketika meninggal fi hari Jum’at pun pastilah akan rrasa lebih istimewa dibandingkan dengan hari-hari lainnya.

5. Hari Terbaik dalam Satu Minggu

Berikut hadist yang membicarakan tentang hari Jum’at :

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : » خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ أُدْخِلَ الْجَنَّةَ وَفِيهِ أُخْرِجَ مِنْهَا وَلَا تَقُومُ السَّاعَةُ إِلَّا فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ « رواه مسلم

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah pernah bersabda:” Hari terbaik di mana pada hari itu matahari terbit adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan, dimasukkan surga serta dikeluarkan darinya. Dan kiamat tidak akan terjadi kecuali pada hari Jumat”.

6. Waktu Mustajab Untuk Berdoa 

Beberapa ulama berpendapat jika waktu tersebut adalah ketika usai adzan Ashar dikumandangkan.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَكَرَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَقَالَ : « فِيهِ سَاعَةٌ لَا

يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي يَسْأَلُ اللَّهَ تَعَالَى شَيْئًا إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ » وَأَشَارَ بِيَدِهِ يُقَلِّلُهَا

   Abu Hurairah berkata Rasulullah saw pernah bersabda:” Sesungguhnya pada hari Jumat terdapat waktu mustajab bila seorang hamba muslim melaksanakan shalat dan memohon sesuatu kepada Allah pada waktu itu, niscaya Allah akan mengabulkannya. Rasululllah mengisyaratkan dengan tangan beliau sebagai gambaran akan sedikitnya waktu itu” (H.R  Muttafaqun Alaih)

7. Bersamaan Dengan Wafatnya Nabi Adam A.S 

hadits Aus bin Aus Radhiyallahu ‘Anhu, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, bersabda:

Sesungguhnya di antara hari kalian yang paling afdhal adalah hari Jum’at. Pada hari itu Adam diciptakan dan diwafatkan, dan pada hari itu juga ditiup sangkakala dan akan terjadi kematian seluruh makhluk. Oleh karena itu perbanyaklah shalawat di hari Jum’at, karena shalawat akan disampaikan kepadaku.”

8. Bersamaan Dengan Turunnya Malaikat ke Bumi

Imam Muhammad Al-Baqir berkata: “Allah swt memerintahkan kepada para Malaikat nya agar setiap malam Jum’at ia menyeru dari arah bawah Arasy mulai awal malam hingga akhir malam tiba: Tidak akan ada hamba mukmin yang berdoa padaku untuk keperluan dunia dan akhirat hingga sebelum terbitnya fajar kecuali aku mengabulkan/mengijabahnya.


9. Dihilangkan Duka nya

Rasulullah saw bersabda:

Sesungguhnya hari Jum’at adalah penghulu semua hari, di dalamnya Allah azza wa jalla melipatgandakan kebaikan, menghapus keburukan, mengangkat derajat, mengijabah doa, menghilangkan duka, dan menunaikan hajat-hajat yang besar.”

10. Meninggal Dalam Keadaan Syahid

Jika ia mati pada hari Jum’at atau malamnya, ia mati syahid dan dibangkitkan dari kuburnya dalam keadaan aman. Tidak ada seorang pun yang meremehkan apa yang diharamkan oleh Allah dan menyia-nyiakan hak-Nya. Kecuali Allah berhak mencampakkannya ke dalam neraka Jahannam kecuali ia bertaubat.”

10 Keutamaan Meninggal Di Malam Jumat menurut islam. Tentu menjadi bagian penting dalam upaya kita untuk selalu meningkatkan kadar keimanan dan ketaqwaan. Sehingga kita akan masuk kedalam golongan orang-orang beruntung, yang dipanggil saat dimana hari tersebut merupakan hari terbaik sebagaimana keutamaan bulan muharam , keutamaan menyambung tali silaturahmi , keutamaan berbakti kepada kedua orang tua , keutamaan shalat witir dan keutamaan membaca basmallah  . Sebab hanya ada segelintir manusia yang akan memperoleh kebaikan ini. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

, , , , , ,




Post Date: Saturday 21st, July 2018 / 02:37 Oleh :
Kategori : Info Islami