15 Keutamaan Shalat Sunnah Sebelum Subuh

Shalat subuh ialah shalat yang mungkin bagi sebagian orang sulit untuk dilaksanakan dengan tepat waktu karena sulit untuk bangun pagi, sebelum shalat subbuh dilaksanakan ada waktu waktu shalat terbaik diantaranya shalat tahajud dan shalat sunnah sebelum subuh yang begitu banyak membawa kebaikan bagi yang melakukannya.

Shalat sunnah sebelum subuh dilaksanakan sebelum shalat subuh itu sendiri dilakukan dan dianjurkan untuk dilaksanakan di rumah sebab merupakan shalat sunnah, berbagai kebaikan akan didapatkan dan akan menjadikan seseorang tersebut disiplin dalam melakukan shalat, berikut 15 keutamaan shalat sunnah sebelum subuh secara lengkap.

1. Shalat Sunnah Terbaik

Dua raka’at fajar (shalat sunnah qobliyah shubuh) lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Muslim no. 725). Salah satu keutamaannya ialah menjadi shalat terbaik diantara shalat sunnah lainnya sebab dianggap lebih baik dari dunia dan seisinya, hal itu karena shalat subuh sendiri adalah shalat wajib yang terkadang sulit dilakukan karena sulitnya bangun pagi oleh orang orang tertentu, melakukan shalat sunnah subuh akan menguatkan dan mendisiplinkan waktu shalat subuh.

2. Jalan Masuk Surga

“Dua raka’at shalat sunnah fajar lebih kucintai daripada dunia seluruhnya” (HR. Muslim no. 725). Tentunya setiap amalan baik yang dicontohkan oleh Rasulullah akan membawa ke surga, termasuk menjalankan shalat sunnah sebelum subuh yang merupakan teladan Rasulullah, bagi yang bisa melaksanakan tentunya akan menyimpan amal baik dalam dirinya serta jauh dari penyakit hati menurut islam.

3. Ringan dan Berpahala Besar

Shalat sunnah Shubuh tidaklah dilakukan melainkan setelah terbit fajar Shubuh. Dan dianjurkan shalat tersebut dilakukan di awal waktunya dan dilakukan dengan diperingan. Demikian pendapat Imam Malik, Imam Syafi’i  dan jumhur (baca: mayoritas) ulama.” (Syarh Shahih Muslim, 6: 3). Shalat sunnah sebelum subuh dapat dilakukan oleh siapa saja sebab termasuk amal ibadah yang ringan untuk dilakukan namun memiliki pahala yang luar biasa besar sebagaimana amalan penghapus dosa besar.

4. Kebaikan di Akherat

Hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu yang berbunyi : “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca dalam dua rakaat shalat sunnah subuh surat Al Kafirun dan surat Al Ikhlas” (H.R Muslim 726). Bagi yang rutin melakukan shalat sunnah sebelum subuh disertai menjaga amalan lainnya dengan baik akan mendapatkan kebaikan di akherat dan mendapatkan bekal yang indah untuk kehidupan di akherat pula dan jauh dari siksa neraka.

5. Dilindungi di Hari Kiamat

Hadits dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma yang berbunyi : “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam dua rakaat shalat sunnah subuh membaca ayat قُولُواْ آمَنَّا بِاللّهِ وَمَا أُنزِلَ إِلَيْنَا  (Al Baqarah 136) pada rakaat pertama  dan membaca آمَنَّا بِاللّهِ وَاشْهَدْ بِأَنَّا مُسْلِمُونَ  (Ali Imran 52) pada rakaat kedua” ( HR. Muslim 727). Setiap yang melakukan shalat sunnah subuh dan shalat subuh dengan tepat waktu dan istiqomah di hari kiama nanti akan mendapat syafaat dari Rasulullah sehingga ia terlindung dari segala bahaya di hari  kiamat menurut islam.

6. Mengikuti Sunnah Rasul

Hadits dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma yang berbunyi, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam dua rakaat shalat sunnah subuh membaca firman Allah قُولُواْ آمَنَّا بِاللّهِ وَمَا أُنزِلَ إِلَيْنَا (Al Baqarah 136) dan membaca تَعَالَوْا إِلَى كَلِمَةٍ سَوَاءٍ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ (Ali Imran 64)” (HR. Muslim 728). Mengikuti sunnah Rasul tentunya sebuah amalan yang baik sebab barang siapa yang menjadi pengikut Rasul dan menjalankan segala perintahNya kelak akan mendapat syafaatnya da terhindar dari segala kesusahan.

7. Jalan Kebaikan

Jadikanlah shalat (sunnah) kalian di rumah kalian. Janganlah jadikan rumah kalian seperti kuburan.” (HR. Bukhari  1187). Jelas bahwa shalat sunnah sebelum subuh membawa banyak jalan kebaikan sebab dari sana akan menciptakan pribad yang istiqomah dan tepat waktu dalam menjalankan shalat subuh sehingga dalam keseharian akan mampu melakukan segala sesuatu lebih disiplin.

8. Memohon Petunjuk

“Sebaik-baik shalat seseorang adalah shalat di rumahnya kecuali shalat wajib.” (HR. Bukhari no. 731 dan Ahmad 5: 186, dengan lafazh Ahmad). Shalat sunnah sebelum subuh yang dianjurkan untuk dilakukan di rummah dapat dijadikan sebagai permohonan untuk manusia memohon petunjuk tentang segala sesuatu sambil menunngu adzan subuh tiba atau setelah adzan subuh sehingga masuk waktu doa yang mustajab.

9. Menunjukkan Rasa Taqwa

“Barangsiapa yang belum shalat sunnah dua rakaat subuh maka hendaknya melakukannya setelah terbit matahari”. (HR. At Tirmidzi  424, dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan At Tirmidzi: 1/133). Rasa taqwa akan terlihat oleh orang yang rutin menjalankan shalat wajib dan sunnah, bagi yang lupa pun dapat melakukannya setelah menjalankan shalat subuh itu.

10. Diampuni Dosa Dosanya

Dari Qais bin Qahd radhiyallahu’anhu, bahwasanya ia shalat shubuh bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan belum melakukan shalat sunnah dua rakaat qabliyah subuh. Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah salam maka ia pun salam bersama beliau, kemudian ia bangkit dan melakukan shalat dua rakaat qabliyah subuh, dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melihat perbuatan tersebut dan tidak mengingkarinya. (HR. At Tirmidzi, dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan At Tirmidzi: 1/133).

Jelas bahwa setiap perbuatan baik akan menjadi jalan pengampunan dosa dosa, shalat sunnah sebelum subuh yang dilanjutkan dengan banyak membaca dzikir kepada Allah tentunya akan menjadi jalan untuk pengampunan dosa dan menjadi jalan untuk lebih banyak melakukan kebaikan sehingga terlindung dari segala keburukan.

11. Kebiasaan Baik

“Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinyu, walaupun sedikit.” (HR. Muslim 783). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mencela seseorang yang tidak kontinyu dalam beramal. Dikisahkan oleh sahabat ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata padaku : “Wahai ‘Abdullah, janganlah engkau seperti si fulan. Dulu dia biasa mengerjakan shalat malam, namun sekarang dia tidak mengerjakannya lagi.” (HR. Bukhari 1152).

Shalat sunnah sebelum subuh akan menjadikan seseorang memiliki kebiasaan baik sebab terbiasa bangun pagi dan melakukan shalat tepat waktu, ia pun menjadi pribadi yang disiplin dan penuh kebaikan dan bisa memberi contoh pada orang terdekatnya untuk melakukan kebaikan yang sama pula sehingga kebaikan akan lebih banyak menular.

12. Mendisiplinkan Waku Shalat

“Aku tidaklah pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengerjakan shalat sunnah yang lebih semangat dibanding dengan shalat sunnah dua raka’at sebelum Fajar” (HR. Muslim no. 724). Rasulullah selalu semangat dan disiplin dalam mengerjakan shalat sunnah sebelum subuh, hal itu pula yang wajib dicontoh oleh setiap hambaNya sebab merupakan sunnah Rasul.

13. Bentuk Doa

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah menjaga shalat sunnah yang lebih daripada menjaga shalat sunnah dua raka’at sebelum Shubuh”  (HR. Muslim no. 724). Shalat sunnah sebelum subuh yang dijaga merupakan bentuk doa agar bisa menjalankannya dengan istiqomah sehingga ia terhindar dari sifat malas dan penyakit hati.

14. Rutinitas Mulia

“Ketika terbit fajar Shubuh, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah shalat kecuali dengan dua raka’at yang ringan” (HR. Muslim no. 723). Jelas bahwa melakukan shalat sunnah sebelum subuh adalah rutinitas yang mulia sebab tidak semua orang mampu melakukannya, shalat sunnah sebelum subuh dapat mendekatkan kepada setiap kebaikan seperti disiplin di waktu shalat dan terbiasa beraktifitas sejak pagi.

Hal itu tidak hanya akan bermanfaat untuk akherat saja namun juga menanamkan kebiasaan baik untuk duniawi seperti terbiasa melakukan segala aktifitas sejak pagi dan terbiasa melakukan segala sesuatu dengan disiplin sehingga ketika melakukan segala sesuatu menjadi lebih baik dan menjadi lebih terarah.

15. Teladan Rasulullah

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu diam antara adzannya muadzin hingga shalat Shubuh. Sebelum shalat Shubuh dimulai, beliau dahului dengan dua raka’at ringan.” (HR. Bukhari no. 618 dan Muslim no. 723). Rasulullah selalu memberi contoh untuk melakukan shalat sunnah sebelum subuh dan selalu rutin menjalankannya serta menjadikan hal tersebut sebagai salah satu teladan baik.

Hal itu pula yang wajib dicontoh oleh kita semua sebagai umatnya, walaupun dilakukan dengan rakaat yang ringan namun memiliki keutamaan dan pahala yang begitu besar serta memiliki berbagai dampak baik bagi kelanjutan shalat subuh yang dilakukan dan bagi segala aktifitas lain yang dilakukan, setiap yang melakukan tentu akan memiliki kebiasaan baik dan menjadi seseorang yang lebih disiplin dan lebih istiqomah dalam beribadah dan dalam kehidupan sehari hari.

Demikian artikel kali ini, semoga bisa menjadi wawasan islami yang bermanfaat untuk anda dan bisa menjadi sesuatu yang diterapkan dalam kehidupan sehari hari, jangan lupa selalu membaca artikel islami di website dalamislam agar anda selalu memiliki wawasan islami yang luas dan memiliki jalan untuk selalu berbuat kebaikan. Terima kasih sudah membaca. Salam hangat dari penulis.