10 Keutamaan Surat Al-Jumuah Beserta Kandungannya

Surah Al-Jumu’ah (bahasa Arab:الجمعة) adalah surah ke-62 dalam al-Qur’an. Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 11 ayat. Dinamakan Al Jumu’ah yang bukan berarti hari jum’at, akan tetapi secara bahasa bermakna hari perkumpulan diambil dari perkataan Al-Jumu’ah (Jama`) yang terdapat pada ayat ke-9 surat ini. Al-Jumu’ah tidak menjelaskan secara langsung dalam bahwa suatu hari ibadah bagi kaum laki-laki diadakan di setiap pekan, meski banyak penafsiran aliran islam yang menerapkan ibadah semacam ini sebagaimana fungsi agama .

Tentunya, surat Al Jumuah menjadi salah satu surat yang penting. Sebab surat ini hampir selalu dibaca terutama saat pelaksanaan shalat jum’at. Tentunya hal ini menyiratkan bahwa surat Al Jumuah memiliki keistimewaan tersendiri seperti juga tujuan penciptaan manusia , hakikat manusia menurut islam , hakikat penciptaan manusia , proses penciptaan manusia dan konsep manusia dalam islam  . Sebagaimana 10 Keutamaan Surat Al-Jumuah berikut ini :

1. Diberikati Hartanya

Surat Al Jumuah memerintahkan setiap umat Islam untuk berusaha atau bekerja mencari rezeki sebagai karunia Allah SWT. Ayat ini memerintahkan manusia untuk melakukan keseimbangan antara kehidupan di dunia dan mempersiapakan untuk kehidupan di akhirat kelak. Caranya, selain selalu melaksanakan ibadah ritual secara tekun dan sungguh-sungguh

ذَلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَن يَشَآءُ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ

Demikianlah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah mempunyai karunia yang besar. (Al-Jumuah:4)

2. Mendapat Pahala Kebaikan

Keutamaan surat Al-Jumuah jika dibaca tentunya akan dapat menambah pahala kebaikan bagi anda. Sebab anda telah melakukan amalan yang juga sering Rasulullah lakukan terutama pada hari Jum’at. Dengan demikian maka hal ini dapat menjadi peluang bagi anda untuk menambah pahala dan kebaikan.

3. Bagian Dari Kebiasaan Rasul

Dalam riwayat lain dari Ubaidillah bin Abi Rafi’, mantan budak Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau menceritakan,

Marwan pernah menunjuk Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu untuk menjadi imam di Madinah, kemudian beliau berangkat ke Mekah, lalu Abu Hurairah mengimami kami shalat jumat. Beliau membaca surat al-Jumuah di rakaat pertama, dan membaca surat al-Munafiqun di rakaat kedua.

Ketika aku ketemu Abu Hurairah, aku sampaikan kepada beliau, Anda membaca surat yang pernah dibaca Ali bin Abi Thalib sewaktu di Kufah. Kemudian Abu Hurairah mengatakan,

إِنِّى سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقْرَأُ بِهِمَا

Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca dua surat itu. (HR. Turmudzi 521 dan dishahihkan al-Albani)

4. Seruan Melaksanakan Shalat Jum’at

Surat Al Jumuah memiliki keutamaan dimana dalam ayat 9 terdapat seruan untuk melaksanakan sholat jum’at sebagaimana keutamaan malam jum’at dalam islam . Seruan ini juga menwajibkan anda untuk meninggalkan semua kegiatan termasuk jual beli dan segera melangkahkan kaki menuju ke masjid.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِي لِلصَّلاَةِ مِن يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan sholat pada hari Jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual-beli.Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (Al-Jumuah:9)

5. Mempercayai Kedatangan Nabi Muhammad SAW Sebagai Utusan Allah SWT

Surat Al Jumuah juga merupakan surat yang menegaskan kedatangan Nabi Muhammad SAW sebagai pembawa wahyu yang berisi kebenaran pada umat manusia. Sehingga seyogyanya anda harus mempercayai dan meyakini apa yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW sebagi petunjuk agar manusia tidak lagi tersesat dan berada pada jalan kebenaran.

هُوَ الَّذِي بَعَثَ فِي الْأُمِّيِّينَ رَسُولاَ مِّنْهُمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِهِ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَإِن كَانُوا مِن قَبْلُ لَفِي ضَلاَلٍ مُّبِينٍ

Dia-lah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rosul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan Hikmah (as-Sunnah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata, (Al-Jumuah:2)

6. Peringatan Allah SWT Kepada Umatnya

مَثَلُ الَّذِينَ حُمِّلُوا التَّوْرَاةَ ثُمَّ لَمْ يَحْمِلُوهَا كَمَثَلِ الْحِمَارِ يَحْمِلُ أَسْفَارًا بِئْسَ مَثَلُ الْقَوْمِ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِ اللَّهِ وَاللَّهُ لاَ يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ

Perumpamaan orang-orang yang dipikulkan kepadanya Taurat kemudian mereka tiada memikulnya adalah seperti keledai yang membawa kitab-kitab yang tebal. Amatlah buruknya perumpamaan kaum yang mendustakan ayat-ayat Allah itu. Dan Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum yang zhalim. (Al-Jumuah:5)

7. Mengingatkan Manusia Akan Kematian

Keutamaan surat Al Jumuah lainnya adalah mengingatkan manusia akan datangnya kematian. Kemanapu anda pergi maka kematian akan tetap mendatangi jika saatnya telah tiba. Dan hanya Allah SWT saja yang mengetahui kapan seseorang akan meninggal maka inilah mengapa kematian menjadi bagian dari rahasia ilahi.

قُلْ إِنَّ الْمَوْتَ الَّذِي تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُ مُلاَقِيكُمْ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan”.(Al-Jumuah:8)

8. Seruan Mencari Rezeki yang Halal

Umat Islam yang telah selesai menunaikan salat diperintahkan Allah untuk berusaha atau bekerja agar memperoleh karunia-Nya, seperti ilmu pengetahuan, harta benda, kesehatan dan lain-lain. Di mana pun dan kapanpun kaum muslimin berada serta apapun yang mereka kerjakan, mereka dituntut oleh agamanya agar selalu mengingat Allah.

فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلاَةُ فَانتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِن فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Apabila telah ditunaikan sholat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung. (Al-Jumuah:10)

9. Perumpamaan Terhadap Orang-orang Yahudi

قُلْ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ هَادُوا إِن زَعَمْتُمْ أَنَّكُمْ أَوْلِيَآءُ لِلَّهِ مِن دُونِ النَّاسِ فَتَمَنَّوُا الْمَوْتَ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ

Katakanlah, “Hai orang-orang yang menganut agama Yahudi, jika kamu mendakwakan bahwa sesungguhnya kamu sajalah kekasih Allah bukan manusia-manusia yang lain, maka harapkanlah kematianmu, jika kamu adalah orang-orang yang benar”. (Al-Jumuah :6)

10. Mendahulukan Kewajiban Terhadap Allah SWT

Surat Al-Jumuah menegaskan bahwa untuk mengutamakan melaksanakan kewajiban ketimbang hal lain. Tentu saja hal ini merupakan perintah langsung dari Allah SWT kepada umatnya. Sebab tujuan penciptaan manusia tidak lain adalah untuk betibadah kepadanya.

وَإِذَا رَأَوْا تِجَارَةً أَوْ لَهْوًا انفَضُّوا إِلَيْهَا وَتَرَكُوكَ قَائِمًا قُلْ مَا عِندَ اللَّهِ خَيْرٌ مِّنَ اللَّهْوِ وَمِنَ التِّجَارَةِ وَاللَّهُ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

Dan apabila mereka melihat perniagaan atau permainan, mereka bubar untuk menuju kepadanya dan mereka tinggalkan kamu sedang berdiri (berkhutbah). Katakanlah, “Apa yang di sisi Allah adalah lebih baik daripada permainan dan perniagaan”. Dan Allah Sebaik-baik Pemberi rezki.” (Al-Jumuah :11)

Itulah tadi 10 Keutamaan Surat Al-Jumuah. Tentunya dapat menjadi tambahan pengetahuan bagi anda dan menjadi cara untuk meraih cara sukses menurut islam dan sukses dunia akhirat menurut islam . Semoga artikel ini dapat bermanfaat.