10 Penerapan Kebenaran Pragmatis Dalam Ajaran Islam

Sebelum kita membahas penerapan kebenaran pragmatis dalam ajaran Islam, mari kita lihat pengertian dari kebenaran pragmatis itu sendiri.

Menurut Hadiwijono, pragmatis adalah konsep kebenaran secara logika pengamatan dengan melihat akibat secara praktis. Dalam teori kebenaran pragmatis, suatu hal akan dianggap benar jika memberikan manfaat melalui pembuktian secara ilmiah. Maka dari itu, suatu tindakan atau pemikiran hanya akan dianggap benar jika mempunyai hasil yang bermanfaat dan tidak akan dianggap jika belum mempunyai hasil.

Islam merupakan agama yang selalu membawa kebaikan bagi umatnya. Ajaran dalam Islam yang telah tersebar sejak ribuan tahun lalu terbukti memberikan berbagai manfaat secara ilmiah. Tidak ada ajaran Islam yang tidak memberikan manfaat.  Berikut adalah beberapa penerapan kebenaran pragmatis dalam ajaran Islam:

  1. Wudhu

Wudhu merupakan salah satu syarat sahnya sholat. Ada banyak manfaat berwudhu dalam Islam.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا قُمْتُمْ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ فَٱغْسِلُوا۟ وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى ٱلْمَرَافِقِ وَٱمْسَحُوا۟ بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى ٱلْكَعْبَيْنِ ۚ وَإِن كُنتُمْ جُنُبًا فَٱطَّهَّرُوا۟ ۚ وَإِن كُنتُم مَّرْضَىٰٓ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَآءَ أَحَدٌ مِّنكُم مِّنَ ٱلْغَآئِطِ أَوْ لَٰمَسْتُمُ ٱلنِّسَآءَ فَلَمْ تَجِدُوا۟ مَآءً فَتَيَمَّمُوا۟ صَعِيدًا طَيِّبًا فَٱمْسَحُوا۟ بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُم مِّنْهُ ۚ مَا يُرِيدُ ٱللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُم مِّنْ حَرَجٍ وَلَٰكِن يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُۥ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur..” (QS. Al Maidah: 6)

Wudhu dimulai dengan gerakan berkumur-kumur yang bertujuan untuk membersihkan mulut dari sisa makanan dan kotoran lainnya. Begitu pula dengan gerakan lainnya, seluruh gerakan dalam wudhu terbukti mampu menghindari dari berbagai penyakit, bahkan kanker kulit.

  1. Sholat

Salah satu rukun Islam adalah sholat.  Sholat yang wajib dikerjakan ada 5 waktu setiap harinya.

ٱتْلُ مَآ أُوحِىَ إِلَيْكَ مِنَ ٱلْكِتَٰبِ وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ ۖ إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ تَنْهَىٰ عَنِ ٱلْفَحْشَآءِ وَٱلْمُنكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ ٱللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ

Artinya: “Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan” (QS. Al-Ankabut : 45)

Sholat bukan hanya sekedar hubungan antara Allah dan hambaNya,  tapi banyak manfaat yang bisa didapatkan dalam seluruh gerakan sholat.  Diantaranya takbiratul ihram,  gerakan mengangkat kedua tangan ini mempunyai manfaat melancarkan aliran darah dan kelenjar getah bening juga menguatkan otot lengan.

Begitu pula dengan gerakan sujud yang sangat baik untuk melancarkan aliran darah ke otak dan baik untuk kesehatan reproduksi wanita.  Bahkan dokter ahli kandungan juga sering menyarankan pada wanita hamil untuk sering melakukan gerakan sujud.

Dalam prakteknya sendiri,  Islam memberikan keefisienan bagi mereka yang tidak mampu berdiri untuk sholat,  maka boleh sholat dengan duduk atau berbaring.  Ini juga merupakan salah satu penerapan pragmatis dalam Islam karena Islam bukanlah agama yang akan menyusahkan penganutnya,  justru akan selalu memberikan manfaat dan kemudahan bagi setiap Muslim.

Baca juga:

  1. Puasa

Puasa adalah menahan makan dan minum serta hawa nafsu lainnya.  Telah terbukti secara ilmiah bahwa puasa memberikan banyak manfaat bagi tubuh,  diantaranya membantu membuang racun dari dalam tubuh,  meningkatkan sistem imun,  mengistirahatkan pencernaan,  mengurangi resiko penyakit jantung,  dan masih banyak manfaat lainnya.

أَيَّامًا مَّعْدُودَٰتٍ ۚ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۚ وَعَلَى ٱلَّذِينَ يُطِيقُونَهُۥ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ ۖ فَمَن تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهُۥ ۚ وَأَن تَصُومُوا۟ خَيْرٌ لَّكُمْ ۖ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

Artinya: “(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui..”(Q.S. Al Baqarah:184)

Ayat di atas menunjukkan bahwa ajaran Islam tidak kaku dan memaksa.  Bagi mereka yang tidak sanggup berpuasa maka dibolehkan untuk tidak berpuasa dan menggantinya di hari saat ia telah mampu berpuasa.

  1. Zakat

Zakat merupakan salah satu bentuk rasa syukur atas segala nikmat dan rezeki yang diberikan Allah SWT.  Dalam Islam,  tata cara pengeluaran zakat telah diatur,  bahkan perintah zakat berkali-kali disebut dalam Al Quran. Zakat bukan hanya salah satu bentuk ibadah dalam Islam,  tapi juga memberikan banyak manfaat.

Dari segi kepribadian,  zakat mampu menumbuhkan rasa tenggang rasa,  simpati,  menyingkirkan rasa kikir, pelit dan dengki.

ٱلَّذِينَ يَبْخَلُونَ وَيَأْمُرُونَ ٱلنَّاسَ بِٱلْبُخْلِ وَيَكْتُمُونَ مَآ ءَاتَىٰهُمُ ٱللَّهُ مِن فَضْلِهِۦ ۗ وَأَعْتَدْنَا لِلْكَٰفِرِينَ عَذَابًا مُّهِينًا

Artinya: “(yaitu) orang-orang yang kikir, dan menyuruh orang lain berbuat kikir, dan menyembunyikan karunia Allah yang telah diberikan-Nya kepada mereka. Dan Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir siksa yang menghinakan.”(Q.S. An Nisa:37)

Dari segi sosial,  zakat membantu menjembatani hubungan yang lebih baik antara mereka yang berkecukupan dengan yang kurang mampu.  Zakat juga membantu mensejahterakan mereka yang fakir.  Al baqarah 273

  1. Membaca Al Quran

Ada banyak manfaat membaca Al Quran setiap hari. Sebagaimana hadist Rasul : Hendaknya kamu menggunakan jenis obat obatan seperti madu dan membaca alquran (HR. Ma’ud). Fungsi Al Quran bukan hanya sebagai pedoman hidup manusia,  tapi juga menjadi obat bagi mereka yang rajin membacanya.  Shahid Athar, M.D. seorang Associate Professor Kedokteran Klinis dari Indiana University School of Medicine, telah membuktikan hal ini melalui penelitiannya.

Dimana terdapat 2 pasien yang mana keduanya mengalami sakit parah yang sama dan meminum obat yang sama.  Pasien pertama diberikan obat dan diajak mendengar lantunan Al Quran,  sedangkan pasien kedua diberikan obat tanpa didengarkan ayat Al Quran.  Hasilnya pun menunjukkan bahwa pasien pertama bertahan jauh lebih lama dibanding pasien kedua.

Baca juga:

  1. Larangan Makan Babi

Babi merupakan salah satu daging hewan yang masih banyak dikonsumsi oleh non Muslim, padahal dalam kitab mereka juga diajarkan untuk tidak memakan babi.  Dalam ajaran Islam,  babi termasuk dalam hewan yang haram dimakan. Bukan hanya dimakan,  bahkan juga disentuh baik itu sudah dalam bentuk benda seperti jaket atau sepatu kulit.

Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala.” (QS. Al Maidah: 3)

Sebuah hasil penelitian dalam British Journal of Cancer dari peneliti Swedia menyebutkan konsumsi 14 ons daging babi olahan dapat menyebabkan peningkatan 19 persen resiko kanker pankreas. Penelitian ini semakin memperkuat kebenaran aturan agama yang melarang konsumsi daging babi. Terbukti ajaran Islam yang memasukkan babi sebagai makanan haram memang demi kesehatan penganut ajarannya.

  1. Larangan minuman keras dalam Islam

Bukan hanya babi,  Islam juga mengharamkan umatnya untuk meminum minuman keras seperti bir, tuak, anggur, gin, dan minuman alkohol lainnya.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. (Qs Al Maidah : 90)

Sekelompok ilmuwan dari University of Oxford, Inggris yang dipublikasikan dalam The BMJ bulan ini menemukan bahwa empat gelas bir keras atau lima gelas anggur yang dikonsumsi selama seminggu berturut-turut dapat meningkatkan risiko penurunan mental yang berakibat pada kinerja otak.

  1. Larangan pacaran

Terdapat larangan berpacaran dalam Islam dengan alasan yang sangat logis. Sebenarnya tidak ada istilah pacaran dalam Islam,  yang Ada hanyalah zina.

وَلَا تَقْرَبُوا۟ ٱلزِّنَىٰٓ ۖ إِنَّهُۥ كَانَ فَٰحِشَةً وَسَآءَ سَبِيلًا

Artinya: “Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji dan suatu jalan yang buruk.” (Q. S. Al Isra:32)

Di tahun 2012, peneliti University of St. Andrews di Inggris mengungkapkan sebuah hasil penelitian bahwa ketika fisik perempuan tersentuh oleh pria, suhu kulit tubuh perempuan akan meningkat, khususnya di bagian wajah dan dada. Riset berjudul “The Touch of a Man Makes Women Hot” dan dipublikasikan di LiveScience, 29 Mei 2012 itu menunjukkan, sentuhan dari pria terbukti mampu membakar gairah seks wanita. Yang artinya pacaran justru mendorong pelakunya untuk berbuat zina.

Baca juga:

  1. Berdzikir

Dzikir merupakan salah satu ibadah yang dapat kita lakukan kapan pun dan dimana pun. Dzikir dilakukan dengan mengulang-ulangi kalimat pujian mengagungkan nama Allah SWT. Bukan hanya sebagai ibadah, ternyata dzikir mampu meeningkatkan kinerja otak kita. Hal ini terbukti secara melalui sebuah penelitian di Universitas Washington di mana tes ini dilakukan melalui tes pemindaian PET yang mengukur tingkat aktivitas otak manusia secara tidak sadar.

Dalam penelitian ini, relawan diberikan suatu daftar benda. Mereka diminta membaca daftar tersebut dan mengaitkan kata itu dengan kata kerja yang berkaitan. Ketika sukarelawan melakukan tugas mereka, beberapa bagian berbeda otak menunjukkan peningkatan akitivitas saraf termasuk di bagian depan otak dan korteks.

Menariknya, ketika relawan mengulangi daftar kata yang sama berulang-ulang kali, aktivitas saraf otak akan ikut mengaktifkan area saraf lain. Bila daftar kata baru diberikan kepada mereka, aktivitas saraf kembali meningkat di area pertama. Penelitian ini membuktikan bahwa ibadah seperti dzikir  terbukti mampu meningkatkan kecerdasan otak.

  1. Silaturahmi

Islam bukan hanya mengajarkan tentang hubungan antara manusia dengan Allah, tapi juga manusia dengan manusia. Silaturahmi dalam Islam memiliki manfaat memberikan umur panjang dan mendatangkan rezeki, dan hal ini juga terbukti secara ilmiah.

Para peneliti percaya bahwa memiliki kehidupan sosial yang baik mampu mengurangi resiko penyakit Alzheimer hingga 70%, bahkan berdasarkan penelitian terbaru oleh para ilmuwan dari Universitas Brigham Young, silaturahmi dapat meningkatkan peluang hidup lebih lama hingga 50%.

Demikianlah artikel mengenai 10 penerapan kebenaran pragmatis dalam ajaran Islam yang singkat ini. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua dan semakin membuat kita bersyukur telah menjadi seorang Muslim yang memiliki ajaran yang sempurna.