Tanda – Tanda Kiamat (Kiamat Sugro dan Kiamat Kubro)

Belakangan ini begitu banyak terjadi fenomena alam maupun peristiwa yang sebagian kalangan mengatakan bahwa itu merupakan tanda-tanda kiamat telah dekat. Berbagai peristiwa tersebut di antaranya adalah timbulnya berbagai bencana alam seperti gunung meletus, gempa bumi, banjir bandang, badai,  gejala global warming, dan bencana-bencana lainnya yang menimpa di berbagai penjuru dunia.

ads

Selain bencana alam, kerap juga terjadi berbagai peristiwa memilukan yang menimpa masyarakat, seperti pembunuhan, korupsi, pemerkosaan, maupun bentuk kejahatan lainnya. Benarkah itu semua merupakan tanda-tanda bahwa kiamat semakin dekat? Lalu bilakah kiamat itu datang?

Allah SWT berfirman :

يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ رَبِّي ۖ لَا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَا إِلَّا هُوَ ۚ ثَقُلَتْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ لَا تَأْتِيكُمْ إِلَّا

 بَغْتَةً ۗ يَسْأَلُونَكَ كَأَنَّكَ حَفِيٌّ عَنْهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللَّهِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

Artinya:

 “Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: “Bilakah terjadinya?” Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba”. Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang bari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (QS. Al- A’raf ayat 187)

Meskipun waktu kedatangan kiamat hanya Allah SWT saja yang mengetahuinya, akan tetapi sebagai seorang mukmin yang baik kita harus selalu meyakini bahwa hari akhir (kiamat) pasti akan tiba, sebagaimana yang tercantum dalam rukun iman yang ke-5.

Allah SWT berfirman :

فَهَلْ يَنْظُرُونَ إِلَّا السَّاعَةَ أَنْ تَأْتِيَهُمْ بَغْتَةً فَقَدْ جَاءَ أَشْرَاطُهَا فَأَنَّى لَهُمْ إِذَا جَاءَتْهُمْ ذِكْرَاهُمْ

Artinya:

 “Tidaklah yang mereka tunggu-tunggu melainkan hari kiamat (yaitu) kedatangannya kepada mereka dengan tiba-tiba, karena sesungguhnya telah datang tanda-tandanya. Maka Apakah faedahnya bagi mereka kesadaran mereka itu apabila kiamat sudah datang?” (QS. Muhammad ayat 18)

Apa sajakah tanda-tanda kiamat itu?

Di dalam ilmu aqidah, kiamat dibedakan menjadi 2 macam, yaitu kiamat sugro (kiamat kecil), dan kiamat kubro (kiamat besar). Adapun tanda-tanda dari terjadinya kedua kiamat tersebut adalah :

1. Tanda – tanda terjadinya kiamat sugro (kiamat kecil)

Alqur’an dan As-sunnah menjelaskan tentang tanda-tanda kiamat kecil, di mana itu merupakan peristiwa atau kejadian yang biasa dialami oleh manusia, bahkan umumnya manusia tidak akan menyadari kehadiran peristiwa tersebut. Beberapa contoh dari tanda-tanda terjadinya kiamat sugro di antaranya adalah :

  • Dicabutnya ilmu pengetahuan
  • Semakin tersebarnya kebodohan dalam kehidupan masyarakat
  • Semakin maraknya kebiasaan masyarakat mengkonsumsi khamr (baca juga: alkohol dalam islam)
  • Semakin meningkatnya tindakan kejahatan seperti pembunuhan
  • Terjadinya kekacauan di mana-mana
  • Masyarakat yang berlomba-lomba untuk meninggikan bangunan atau gedung-gedung.
  • Semakin maraknya perzinaan (baca juga: zina dalam islam)
  • Banyaknya orang yang menuntut ilmu karena harta, pangkat, dan kedudukan
  • Maraknya tindakan korupsi
  • Semakin banyaknya anak yang lahir dari hubungan di luar nikah
  • Dan lain sebagainya.

2. Tanda – tanda kiamat kubro (kiamat besar)

Adapun tanda-tanda terjadinya kiamat kubro (kiamat besar) adalah berupa peristiwa besar yang kemunculannya merupakan hal yang tidak biasa terjadi. Dan tanda-tanda tersebut telah terjadi  jauh sebelum hari kiamat tersebut tiba.

  • Diutusnya Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam

Al- Hafiz Ibnu Katsir berkata :

فبعثة رسول الله صلى الله عليه وسلم من أشراط الساعة ؛ لأنه خاتم الرسل الذي أكمل الله تعالى به الدين وأقام به الحجة على العالمين ، وقد أخبر صلى الله عليه وسلم بأمارات الساعة وأشراطها ، وأبان عن ذلك وأوضحه بما لم يؤته نبي قبله

Artinya:

“Diutusnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam termasuk tanda kiamat. Karena beliau adalah penghujung para rasul. Dengan beliau, Allah sempurnakan agama dan Allah tegakkan hujjah kepada seluruh alam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga telah mengabarkan akan tanda-tanda kiamat. Beliau jelaskan kejadian-kejadian yang belum dijelaskan nabi sebelumnya.”

Sponsors Link

  • Terbelahnya bulan

Allah SWT berfirman :

اقْتَرَبَتِ السَّاعَةُ وَانْشَقَّ الْقَمَرُ

Artinya “Telah dekat kiamat dan bulan telah terbelah.” (QS. Al-Qomar ayat 1)

Peristiwa terbelahnya bulan sebenarnya telah terjadi di zaman Rosulullah Sholallahu Alaihi Wassalam, sebagai salah satu mu’jizat yang diberikan Allah SWT kepada Beliau Sholallahu Alaihi Wassalam.

  • Adanya tiupan sangkakala

وَنُفِخَ فِي الصُّورِ فَصَعِقَ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَمَنْ فِي الْأَرْضِ إِلَّا مَنْ شَاءَ اللَّهُ ۖ ثُمَّ نُفِخَ فِيهِ أُخْرَىٰ فَإِذَا هُمْ قِيَامٌ يَنْظُرُونَ

Artinya:

Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing).” (QS. Az- Zumar ayat 68)

  • Kemunculan Dajjal

Tanda tanda kiamat yang paling banyak umat muslim ketahui adalah Dajjal. Dajjal merupakan sosok makhluk yang terlalu sering mendusta dan menipu, ia mengaku-ngaku sebagai Tuhan, serta dengan segala upaya ia berusaha untuk melepaskan manusia dari agamanya. Dajjal juga menimbulkan berbagai fitnah serta petaka bagi umat manusia. Dajjal berkuasa di bumi selama 40 hari dan mengunjungi setiap negara kecuali mekkah dan Madinah, dan dajjal menimbulkan kerusakan di mana-mana.

  • Diutusnya Nabi Isa Alaihissalam oleh Allah SWT

Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Muslim, menyatakan bahwa karena fitnah dan petaka yang diakibatkan oleh ulah Dajjal, maka Allah SWT mengutus Nabi Isa Alaihissalam untuk membunuh dajjal. Akhirnya dajjal terbunuh di sebuah desa dekat Baitul Maqdis, di Palestina yang bernama bab lud.

  • Kemunculan Ya’juj dan ma’jud

Kemunculan Ya’juj dan ma’jud yang menjadi salah satu tanda akan datangnya kiamat kubro sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surat Al- Anbiya’ ayat 96-97 :

حَتَّى إِذَا فُتِحَتْ يَأْجُوجُ وَمَأْجُوجُ وَهُمْ مِنْ كُلِّ حَدَبٍ يَنْسِلُونَ. وَاقْتَرَبَ الْوَعْدُ الْحَقُّ فَإِذَا هِيَ شَاخِصَةٌ أَبْصَارُ الَّذِينَ كَفَرُوا يَاوَيْلَنَا قَدْ كُنَّا فِي غَفْلَةٍ مِنْ هَذَا بَلْ كُنَّا ظَالِمِينَ

Artinya:

Hingga apabila dibukakan (dinding) Ya’juj dan Ma’juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan telah dekatlah datangnya janji yang benar (hari berbangkit), maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang yang kafir. (Mereka berkata): “Aduhai, celakalah kami, sesungguhnya kami dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami adalah orang-orang yang dzalim.”

  • Terbitnya matahari dari arahnya terbenam

Hal ini sebagaimana sabda Rosulullah Sholallahu Alaihi Wassalam dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim yang artinya:

 Belum akan tiba kiamat melainkan matahari akan terbit dari Barat. Jika terbit dari Barat maka seluruh umat manusia akan beriman. Pada saat itu tidak bermanfaat lagi iman seseorang kepada dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia belum mengusahakan kebaikan dalam masa imannya.”

  • Melimpahnya harta benda yang dimiliki manusia

Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam bersabda:

 Belum akan tiba kiamat sehingga harta banyak dan melimpah, dan orang ke luar membawa zakat hartanya tetapi tidak ada yang mau menerimanya, dan negeri-negeri Arab kembali menjadi rerumputan hijau dengan sungai-sungai mengalir.” (HR. Muslim)

Sponsors Link

  • Jaman yang saling mendekat

Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam bersabda, yang artinya:

 Saat akan tiba kiamat, jaman saling mendekat. Satu tahun seperti sebulan, sebulan seperti seminggu, seminggu seperti sehari, sehari seperti satu jam dan satu jam seperti menyalakan kayu dengan api.” (HR. Tirmidzi)

  • Terjadinya peperangan di antara umat muslim dan kaum yahudi

Hal ini sebagaimana hadist Nabi Sholallahu Alaihi Wassalam yang artinya:

Tidak akan terjadi kiamat sehingga kaum muslimin berperang dengan yahudi. Maka kaum muslimin membunuh mereka sampai ada seorang yahudi bersembunyi di belakang batu-batuan dan pohon-pohonan. Dan berkatalah batu dan pohon, ‘Wahai muslim, wahai hamba Allah, ini yahudi di belakangku, kemari dan bunuhlah ia.’ Kecuali pohon Gharqad karena ia adalah pohon Yahudi.” (HR Muslim)

artikel terkait lainnya:

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,




Post Date: Wednesday 20th, January 2016 / 09:30 Oleh :
Kategori : Tauhid