14 Cara Agar Rajin Shalat Malam dan Dalilnya

Salah satu dari macam-macam shalat sunnat adalah shalat tahajud atau shalat malam. Selain shalat wajib, shalat malam ini juga sangat penting dan memiliki banyak keutamaan shalat tahajud.

ads

Namun seringkali kita malas untuk mengerjakan shalat malam karena rasa kantuk yang berlebihan. Berikut adalah beberapa cara agar rajin shalat malam dalam Islam:

1. Tidur setelah Isya

Jika Anda ingin melakukan shalat malam, maka sebaiknya segeralah tidur setelah shalat Isya. Jangan melakukan hal yang tidak penting setelah shalat Isya.

Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud ra. ia berkata: “Nabi SAW selalu melarang kami berbincang-bincang setelah Isya’.” (Diriwayatkan Ahmad dalam Al-Musnad dan Ibnu Majah dalam Sunan)

Diriwayatkan dari Abi Barzah al-Aslami ra.: “Bahwa Nabi SAW lebih senang mengakhirkan sholat Isya’. Beliau tidak senang tidur sebelum Isya’ dan berbincang-bincang setelahnya.” (Diriwayatkan al-Bukhari dalam Shahih-nya)

2. Wudhu sebelum tidur

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa tidur dimalam hari dalam keadaan suci (berwudhu’) maka Malaikat akan tetap mengikuti, lalu ketika ia bangun niscaya Malaikat itu akan berucap ‘Ya Allah ampunilah hamba mu si fulan, kerana ia tidur di malam hari dalam keadaan selalu suci’”. [HR Ibnu Hibban dari Ibnu Umar r.a.]

Bara’ bin Azib RA menyampaikan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhumu untuk melakukan shalat.”[HR. Bukhari dan Muslim]

Baca juga:

3. Percaya bahwa shalat tahajud disukai Allah

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ

Dan pada sebagian malam hari shalat Tahajjud-lah kamu….” [Al-Israa’/17: 79]

وَاذْكُرِ اسْمَ رَبِّكَ بُكْرَةً وَأَصِيلًا وَمِنَ اللَّيْلِ فَاسْجُدْ لَهُ وَسَبِّحْهُ لَيْلًا طَوِيلًا

Dan sebutlah nama Rabb-mu pada (waktu) pagi dan petang. Dan pada sebagian dari malam, maka sujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bagian yang panjang di malam hari.” [Al-Insaan/76: 25-26].

وَمِنَ اللَّيْلِ فَسَبِّحْهُ وَأَدْبَارَ السُّجُودِ

Dan bertasbihlah kamu kepada-Nya di malam hari dan setiap selesai shalat.” [Qaaf/50: 40].

4. Tanamkan niat yang kuat

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, ’Jika hamba-Ku berniat mengerjakan kebaikan, maka Aku menuliskan baginya satu kebaikan selagi ia tidak mengerjakannya. Jika ia sudah mengerjakannya, Aku menuliskan baginya sepuluh kali kebaikannya itu. Jika ia berniat mengerjakan kesalahan, maka Aku mengampuninya selagi ia tidak mengerjakannya. Jika ia sudah mengerjakan kesalahan tersebut, maka Aku menulisnya sebagai satu kesalahan yang sama.”


Baca juga :

5. Perbanyak mengingat kematian

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلاَّ مَتَاعُ الْغُرُورِ

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. [Ali Imran:185].

أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِككُّمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنتُمْ فِي بُرُوجٍ مُشَيَّدَةٍ

Dimana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh. [An Nisa’:78].

6. Minta suami atau istri untuk saling mengingatkan

“Allah akan merahmati seseorang yang bangun malam kemudian shalat lalu membangunkan isterinya, apabila isterinya menolak, dia akan memercikkan air ke mukanya, dan Allah akan merahmati seorang isteri yang bangun malam lalu shalat, kemudian dia membangunkan suaminya, apabila suaminya enggan, maka isterinya akan memercikkan air ke muka suaminya.” (HR. Abu Daud dan Ahmad)

“Semoga Allah memberi rahmat seorang laki-laki yang bangun malam kemudian shalat, lalu membangunkan isterinya kemudian shalat. Jika isterinya enggan ia memercikkan air di wajahnya. Dan semoga Allah memberi rahmat seorang wanita yang bangun malam kemudian shalat, lalu membangunkan suaminya kemudian shalat. Jika suaminya enggan ia memercikkan air di wajahnya.” (HR. Ibnu Majah)

7. Tidak makan malam terlalu larut

Menurut Dr. Michael Craig Miller dari Harvard Health Publications, makan malam yang terlalu larut dapat menyebabkan mudah depresi, ketidakseimbangan hormon tubuh, dan menurunnya kualitas tidur. Rasul sendiri makan malam dan tidak langsung tidur, tapi melakukan beberapa aktivitas terlebih dahulu agar  ia dapat bangun di tengah malam nanti.

8. Tidur siang

Agar bisa bangun di sepertiga malam dan tidak terlalu mengantuk, maka ada baiknya untuk tidur siang terlebih dahulu. Sebagaimana yang dilakukan Rasulullah saw, beliau melakukan tidur siang secara rutin agar bisa bangun di malam hari. Namun tidur siang beliau tidaklah panjang, hanya sekitar 10-15 menit saja.

9. Tidur dengan posisi yang baik

Dari Barra bin ‘Azib ra : Rasulullah SAW bersabda yang artinya “Jika kalian hendak tidur di pembaringan, berwudhulah seperti wudhu untuk shalat. Kemudian berbaringlah kamu dengan berbaring di lambung kananmu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dari Ibnu Tikhfah Al Ghifari, dari Abu Dzarr, ia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lewat di hadapanku dan ketika itu aku sedang tidur tengkurap. Beliau menggerak-gerakkanku dengan kaki beliau. Beliau pun bersabda, “Wahai Junaidib, tidur seperti itu seperti berbaringnya penduduk neraka.” (HR. Ibnu Majah)

Wajib baca :

10. Pasang alarm

Tidak ada larangan mengenai memasang alarm untuk bisa terbangun di sepertiga malam. Alarm justru memudahkan kita untuk melaksanakan ibadah shalat malam tepat waktu. Jika Anda sulit terbangun, maka pasanglah alarm sebagai pengingat shalat malam Anda.

11. Olahraga teratur

Agar bisa bangun di sepertiga malam, maka sebaiknya lakukan olahraga secara teratur pula. Olahraga teratur akan membuat kualitas tidur menjadi lebih baik dan tubuh lebih fit. Rasulullah SAW. bersabda: “Ajarilah anak-anak kalian berkuda, berenang dan memanah.” (H.R. Sahih Bukhari dan Muslim)

12. Jauhi maksiat

Shalat malam hanya bisa dilakukan oleh mereka yang benar-benar menundukkan kepala dan menyembah Allah SWT. Maka dari itu, jauhilah maksiat untuk mendapatkan keteguhan hati dalam menjalankan shalat malam.

Allah berfirman,

(وَمَا بِكُمْ مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنَ اللَّهِ) (النحل:53)

Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya), (QS. 16:53)

(وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ) (ابراهيم:7)

“Dan (ingatlah juga), takala Rabbmu mema’lumkan:”Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (QS. 14:7)

Baca juga :

13. Berdoa kepada Allah

Mintalah kepada Allah untuk dikuatkan tekad dan diberikan kemudahan dalam menjalankan shalat malam.

Allah berfirman, “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al Baqarah: 186)

14. Mengingat keutamaan shalat malam

Rasul bersabda, “Sesungguhnya di waktu malam terdapat suatu saat, tidaklah seorang muslim mendapati saat itu, lalu dia memohon kebaikan kepada Allah Ta’ala dari urusan dunia maupun akhirat, melainkan Allah akan memberikannya kepadanya. Demikian itu terjadi pada setiap malam.” (HR. Muslim)

Itulah 13 cara agar rajin shalat malam. Demikianlah artikel yang singkat ini. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

, , , ,




Post Date: Wednesday 05th, September 2018 / 02:36 Oleh :
Kategori : Shalat
Yuk Join & Subs Channel Saya Islam

Dedy Corbuzier Mualaf, Sebenarnya Dimana Kedudukan Syahadat dalam Islam? #SharingBareng