Hukum Membaca Hamdalah Setelah Shalat dan Dalilnya

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh,

Bismillahi Rahmanir Rahiim.

Banyak doa – doa yang kita panjatkan setelah shalat. Mulai dari doa pembuka yaitu surat Al – fatihah, doa untuk orang tua, doa untuk memperlancar rezeki, dan sebagainya. Namun sebelum itu, biasanya kita akan melafadzkan dzikir – dzikir yang menenangkan jiwa. Dan banyak dari kita juga yang suka melafadzkan hamdalah (Alhamdulillah) setelah selesai shalat.

Lalu, bagaimana hukumnya mengucapkan lafadz hamdalah setelah selesai shalat? Simak selengkapnya dibawah ini.

Hukum Membaca Hamdalah Setelah Shalat

Dari yang diriwayatkan, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan tentang dzikir yang dilafalkan setelah shalat. Beliau menganjurkan kita untuk membaca istighfar, bukanlah lafal hamdalah.

Tsauban Radhiyallahu ‘anhu menceritkan,

كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، إِذَا انْصَرَفَ مِنْ صَلَاتِهِ اسْتَغْفَرَ ثَلَاثًا وَقَالَ: «اللهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ، تَبَارَكْتَ ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ» قَالَ الْوَلِيدُ: فَقُلْتُ لِلْأَوْزَاعِيِّ: ” كَيْفَ الْاسْتِغْفَارُ؟ قَالَ: تَقُولُ: أَسْتَغْفِرُ اللهَ، أَسْتَغْفِرُ اللهَ

Setiap kali Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam selesai shalat, beliau beristighfar 3 kali, lalu membaca:

اللهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ، تَبَارَكْتَ ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ

Al-Walid – perawi hadis – bertanya kepada al-Auza’i, “Bagaimana cara beristighfar?”

Baca juga tentang Pendidikan Anak Menurut IslamCara Mendidik Anak Menurut IslamLarangan Ibu Hamil Menurut IslamDoa Ibu Hamil Untuk Anak Dalam KandunganTips Puasa Ramadhan untuk Ibu Menyusui

Beliau mengatakan,

تَقُولُ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ

“Cukup kamu mengucapkan: Astaghfirullah… Astaghfirullah…” (HR. Muslim 591 dan Nasai 1261)

Dan setelah riwayat ini diturunkan, tidak ada lagi riwayat yang lebih shahih hukumnya mengenai dzikir setelah shalat selain ini.

Alasan Kita dianjurkan beristighfar

Kita masih sering bertanya – tanya mengapa kita harus beristighfar setelah selesai shalat. Padahal shalat tersebut adalah ibadah. Dalam penjelasannya, istighfar digunakan untuk meminta maaf atas ibadah shalat kita yang tidak selalu sempurna. Oleh karena itu kita memohon ampunan Allah SWT atas kekurangan yang kita lakukan atas shalat kita.

Baca juga tentang Sumber Syariat IslamSumber Pokok Ajaran IslamFungsi Al-Quran dalam KehidupanFungsi As-sunnah Terhadap Al-QuranFungsi Hadist terhadap Al-Quran

Bukankah Seusai Shalat kita boleh Membaca Apapun?

Untuk pertanyaan ini, jawabannya adalah benar. Dimana bahwa seusai shalat, kita diperbolehkan melakukan kegiatan apapun di luar shalat. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan,

مِفْتَاحُ الصَّلَاةِ الطُّهُورُ، وَتَحْرِيمُهَا التَّكْبِيرُ، وَتَحْلِيلُهَا التَّسْلِيمُ

Kunci shalat adalah bersuci, yang mengharamkannya adalah takbiratul ihram, dan yang menghalalkannya adalah salam. (HR. Ahmad 1006 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).

Ketika kita memutuskan untuk berdzikir kepada Allah SWT dimulai dari Istighfar, shalawat nabi, dan seterusnya, maka kita dianjurkan untuk melanjutkan dzikir tersebut, namun apabila setelah selesai shalat, kita hanya membaca istighfar saja lalu langsung doa, itu sah – sah saja.

Terdapat kaidah yang menyatakan,

إذا تكرر الشيء تقرر

“Apabila sesuatu itu berulang, maka dia menjadi aturan”

Kemudian ada baiknya kita hanya mengikuti aturan sunnah Rasulullah SAW tanpa membuat kebiasaan – kebiasaan sendiri yang belum dapat dipastikan benar atau tidaknya. Apabila kita tetap ingin menggunakan hamdalah setelah selesai shalat, temukan riwayat hadits sahih terlebih dahulu sehingga tidak terdapat kesalah pahaman atas ajaran islam.

Wallahu alam bi shawwab.