10 Keistimewaan Al-Qur’an yang Perlu diketahui

Di dunia ini, tidak ada satupun kitab yang apabila manusia berinteraksi dengannya akan mendapat berkah kecuali Al-Qur’an. Al-Qur’an adalah kitab suci umat Islam yang utama. Selain Al-Qur’an memang ada tiga kitab lainnya yang wajib diimani: Zabur, Taurat, Injil. Hanya saja ketiganya tidak wajib dipedomani karena isinya telah diperbarui dan terjamin keasliannya di dalam Al-Qur’an. Interaksi […]

Tingkatan Membaca Al Quran yang Perlu diketahui

Menurut para ulama, berdasarkan kesempurnaan dan kecepatan membaca Al Qur’an, ada empat macam tingkatan dalam membaca Al Qur’an yaitu tahqiq, tadwir, hadr, dan tartil. 1. Tahqiq Tingkatan membaca Al Qur’an yang pertama adalah tahqiq yaitu membaca Al Qur’an dalam tempo yang lambat atau perlahan-lahan. Membaca Al Qur’an dengan tempo seperti ini biasanya digunakan oleh mereka […]

Asy-Syu’ara’ (Penyair) Ayat 201-227

لَا يُؤْمِنُوْنَ بِهٖ حَتّٰى يَرَوُا الْعَذَابَ الْاَلِيْمَ Lā yu`minụna bihī ḥattā yarawul-‘ażābal-alīm 201. Mereka tidak akan beriman kepadanya, hingga mereka melihat azab yang pedih, ۙ فَيَأْتِيَهُمْ بَغْتَةً وَّهُمْ لَا يَشْعُرُوْنَ Fa ya`tiyahum bagtataw wa hum lā yasy’urụn 202. Maka datang azab kepada mereka secara mendadak, ketika mereka tidak menyadarinya, ۗ فَيَقُوْلُوْا هَلْ نَحْنُ مُنْظَرُوْنَ Fa […]

Asy-Syu’ara’ (Penyair) Ayat 151-200

ۙ وَلَا تُطِيْعُوْٓا اَمْرَ الْمُسْرِفِيْنَ Wa lā tuṭī’ū amral-musrifīn 151. Dan janganlah kamu menaati perintah orang-orang yang melampaui batas, الَّذِيْنَ يُفْسِدُوْنَ فِى الْاَرْضِ وَلَا يُصْلِحُوْنَ Allażīna yufsidụna fil-arḍi wa lā yuṣliḥụn 152. Yang berbuat kerusakan di bumi dan tidak mengadakan perbaikan.” ۙ قَالُوْٓا اِنَّمَآ اَنْتَ مِنَ الْمُسَحَّرِيْنَ Qālū innamā anta minal-musaḥḥarīn 153. Mereka berkata, “Sungguh, […]

Asy-Syu’ara’ (Penyair) Ayat 101-150

وَلَا صَدِيْقٍ حَمِيْمٍ Wa lā ṣadīqin ḥamīm 101. Dan tidak pula mempunyai teman yang akrab, فَلَوْ اَنَّ لَنَا كَرَّةً فَنَكُوْنَ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ Falau anna lanā karratan fa nakụna minal-mu`minīn 102. Maka seandainya kita dapat kembali (ke dunia) niscaya kita menjadi orang-orang yang beriman.” اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً ۗوَمَا كَانَ اَكْثَرُهُمْ مُّؤْمِنِيْنَ Inna fī żālika la`āyah, […]

Asy-Syu’ara’ (Penyair) Ayat 51-100

اِنَّا نَطْمَعُ اَنْ يَّغْفِرَ لَنَا رَبُّنَا خَطٰيٰنَآ اَنْ كُنَّآ اَوَّلَ الْمُؤْمِنِيْنَ ۗ Innā naṭma’u ay yagfira lanā rabbunā khaṭāyānā ang kunnā awwalal-mu`minīn 51. Sesungguhnya kami sangat menginginkan sekiranya Tuhan kami akan mengampuni kesalahan kami, karena kami menjadi orang yang pertama-tama beriman.” ۞ وَاَوْحَيْنَآ اِلٰى مُوْسٰٓى اَنْ اَسْرِ بِعِبَادِيْٓ اِنَّكُمْ مُّتَّبَعُوْنَ Wa auḥainā ilā mụsā an […]

Al-Qashash (Cerita) Ayat 51-88

۞ وَلَقَدْ وَصَّلْنَا لَهُمُ الْقَوْلَ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُوْنَ ۗ Wa laqad waṣṣalnā lahumul-qaula la’allahum yatażakkarụn 51. Dan sungguh, Kami telah menyampaikan perkataan ini (Al-Qur’an) kepada mereka agar mereka selalu mengingatnya. اَلَّذِيْنَ اٰتَيْنٰهُمُ الْكِتٰبَ مِنْ قَبْلِهٖ هُمْ بِهٖ يُؤْمِنُوْنَ Allażīna ātaināhumul-kitāba ming qablihī hum bihī yu`minụn 52. Orang-orang yang telah Kami berikan kepada mereka Al-Kitab sebelum Al-Qur’an, […]

Asy-Syu’ara’ (Penyair) Ayat 1-50

طٰسۤمّۤ Tā sīm mīm 1. Tha Sin Mim تِلْكَ اٰيٰتُ الْكِتٰبِ الْمُبِيْنِ Tilka āyātul-kitābil-mubīn 2. Inilah ayat-ayat Kitab (Al-Qur’an) yang jelas. لَعَلَّكَ بَاخِعٌ نَّفْسَكَ اَلَّا يَكُوْنُوْا مُؤْمِنِيْنَ La’allaka bākhi’un nafsaka allā yakụnụ mu`minīn 3. Boleh jadi engkau (Muhammad) akan membinasakan dirimu (dengan kesedihan), karena mereka (penduduk Mekah) tidak beriman. اِنْ نَّشَأْ نُنَزِّلْ عَلَيْهِمْ مِّنَ السَّمَاۤءِ […]

Al-Qashash (Cerita) Ayat 1-50

طٰسۤمّۤ Tā sīm mīm 1. Tha Sin Mim تِلْكَ اٰيٰتُ الْكِتٰبِ الْمُبِيْنِ Tilka āyātul-kitābil-mubīn 2. Ini ayat-ayat Kitab (Al-Qur’an) yang jelas (dari Allah). نَتْلُوْا عَلَيْكَ مِنْ نَّبَاِ مُوْسٰى وَفِرْعَوْنَ بِالْحَقِّ لِقَوْمٍ يُّؤْمِنُوْنَ Natlụ ‘alaika min naba`i mụsā wa fir’auna bil-ḥaqqi liqaumiy yu`minụn 3. Kami membacakan kepadamu sebagian dari kisah Musa dan Fir‘aun dengan sebenarnya untuk […]

Al-Ahzab (Golongan yang Bersekutu)

اَيُّهَا النَّبِيُّ اتَّقِ اللّٰهَ وَلَا تُطِعِ الْكٰفِرِيْنَ وَالْمُنٰفِقِيْنَ ۗاِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَلِيْمًا حَكِيْمًاۙ Yā ayyuhan-nabiyyuttaqillāha wa lā tuṭi’il-kāfirīna wal-munāfiqīn, innallāha kāna ‘alīman ḥakīmā 1. Wahai Nabi! Bertakwalah kepada Allah dan janganlah engkau menuruti (keinginan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana, وَّاتَّبِعْ مَا يُوْحٰىٓ اِلَيْكَ مِنْ رَّبِّكَ ۗاِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِمَا تَعْمَلُوْنَ […]