15 Pahala Sedekah di Hari Jumat yang Istimewa

Pada dasarnya, islam tidak pernah memastikan hari apa seharusnya umat islam bersedekah. Sedekah adalah bagian dari proses  Tujuan Penciptaan Manusia, Proses Penciptaan Manusia , Hakikat Penciptaan Manusia Konsep Manusia dalam Islam, dan Hakikat Manusia Menurut Islam sesuai dengan fungsi agama.  Sedangkan, hari-hari selainnya adalah hari-hari khusus seperti Idul Fitri, Idul Adha, atau hari tasyrik yang dimana ada ibadah khusus atau larangan khusus karena momentum yang berbeda. Sedangkan di hari-hari lainnya, tidak ada larangan tersebut.

Untuk itu, untuk bersedakah tentunya tidak perlu menunggu hari tertentu. Kita bisa kapan saja bersedekah dan tentunya tidak dibatasi oleh waktu. Kapanpun kita bersedekah, tentu saja bisa. Pahala akan Allah hitung bukan hanya berdasarkan hari dan waktu, tetapi juga soal kualitas sedekah dan kualitas keikhlasan kita. Terutama adalah hal niat. Itu adalah hal yang paling penting

Hal ini juga disampaikan dari Hadist, “Sesungguhnya sahnya setiap amal perbuatan adalah dengan niat. Setiap orang hanya memperoleh dari apa yang ia niatkan. Barangsiapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul Nya. Dan barangsiapa yang hijrahnya kepada dunia, maka ia akan mendapatkannya. Atau, kepada wanita yang akan dinikahinya, maka hijrahnya itu kepada sesuatu yang karenanya ia berhijrah.” (HR Bukhari dan Muslim)

Pahala-Pahala yang Bisa Diraih Saat Sedekah di Hari Jumat

Pada intinya, sedekah bukan hanya berbentuk material. Rasulullah menyampaikan bahwa memberikan senyum untuk orang lain engan ikhlas juga dapat dikatakan sebagai sedekah. Tentu saja, nilai pahala yang diberikan oleh Allah bergantung kualitas sedekah yang kita lakukan.

Karena sedekah sebetulnya tidak hanya dilihat berdasarkan hari apa kita melaksanakannya. Untuk itu, jika kita melaksanakan hari Jumat ataupun tidak pahala Sedekah tetaplah Allah berikan kepada kita. Ada banyak juga mengenai pahala di hari jumat seperti misalnya  Hukum Sholat Jumat Bagi Wanita , Hukum Meninggalkan Shalat Jumat Dengan Sengaja, Larangan Puasa Hari Jumat dalam Islam, Sunnah Rasul Malam Jumat Dalam Islam,dan Amalan Sunnah di Malam Jumat.

Berikut adalah yang bisa didapatkan jika kita bersedekah, khususnya di hari Jumat.

  1. Pahala Melaksanakan Amalan Kebaikan

“Barangsiapa yang bermaksud berbuat kebaikan, kemudian dia mengamalkannya; maka Allah akan mencatatnya di sisi-Nya dengan sepuluh kebaikan sampai tujuh ratus kali lipatnya, bahkan sampai jumlah yang banyak sekali.” (Muttafaqun ‘alaih)

Dari hadist di atas dijelaskan bahwa Allah memberikan pahala atas amal kebaikan yang kita lakukan dengan berkali kali lipatnya. Tentu saja jumlah nya hanya Allah yang tau dan menentukan. Akan tetapi, jumlah pahala yang disebutkan tentu saja sangat besar jika manusia mau menelisiknya lebih jauh.

  1. Pahala Menjalankan Sunnah Rasululllah SAW

“Katakanlah (kepada mereka, wahai Muhammad), ‘Jika kalian (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku (Nabi Muhammad), niscaya Allah mencintai kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian.’ Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS Ali Imran : 31)

Di dalam ayat tersebut Allah menjelaskan bahwa menjalankan sunnah Rasulullah SAW tentunya akan mendapatkan ampunan dan sekaligus Allah akan mencintai kita. Untuk itu, bersedekah adalah salah satu amalan Sunnah Rasul yang dicontohkan. Menjalankannya tentu bisa membuat kita menjadi seorang yang sesuai dengan apa yang Rasulullah contohkan.

  1. Pahala dalam Melaksanakan Tugas Khalifah fil Ard

“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Para Malaikat, “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi.” Mereka berkata, “Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?” Dia berfirman, “Sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (QS Al Baqarah : 30)

Di dalam ayat di atas ditunjukkan bahwasanya manusia bertugas untuk menjadi seorang khalifah fil ard. Manusia yang bertugas menjadi seorang khalifah fil ard memiliki fungsi untuk memberikan manfaat, membangun masyarakat dan peradaban agar menjadi masyarakat yang thoyibah. Sedekah adalah salah satu bagian dari memberikan manfaat dan juga keadilan bagi masyarakat. Untuk itu, menjalankannya menjadi aspek penting dan pahala yang besar bagi manusia.

[AdSense-B]

  1. Berpotensi untuk Menjadi Amalan Jariah

“Apabila anak Adam (manusia) meninggal dunia, maka terputuslah semua (pahala) amal perbuatannya kecuali tiga macam perbuatan, iaitu sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak soleh yang mendoakannya” (HR Muslim)

Dalam hadist diatas ditunjukkan bahwa dengan bersedekah tentu bisa berpeluang untuk menjadi sedekah jariah. Amalan yang kita lakukan atau sedekah yang kita berikan bisa berupa hal yang bersifat jangka panjang, sehingga pahala kita terus menerus bertambah tiada terputus. Untuk itulah keuntungan dari bersedekah, yaitu amal jariah yang sangat bermanfaat.

baca juga:

  1. Berpotensi untuk Mendapatkan Pahala Berlipat Ganda

Dengan bersedekah tentunya kita juga berpotensi untuk mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Sebagaimana disebutkan dalam hadist sebelumnya, melaksanakan amal kebaikan tentunya juga berpotensi untuk mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Allah tentu akan memberikan pahala berlipat ganda pada muslim yang benar-benar ikhlas dan taat pada perintah Allah.

  1. Mendapatkan Pahala Menafkahkan Harta di Jalan Allah

“Apa saja yang kamu nafkahkan di jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya.”(QS Al Anfal : 60)

Di dalam ayat tersebut disebutkan bahwa orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah akan mendapatkan balasan yang cukup dan Allah tidak menganiaya. Walaupun mengeluarkan harta di Jalan Allah, tentunya Allah akan memberikan pahala dan kelak rezeki di dunia juga tidak akan berkurang hanya karena berjuang di jalan Allah.

[AdSense-A]

  1. Mendapatkan Pahala Berlimpah

“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipat-gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.” (QS Al Baqarah : 25)

Hal ini disampaikan kembali oleh Allah SWT, bahwa dengan menafkahkan harta dijalan Allah akan diberikan pahala yang berlipat ganda dan akan dikembalikan oleh Allah dengan rezeki yang berlipat ganda. Untuk itu, bersedekah dengan niat yang lurus akan memberikan dan melapangkan rezeki kepada kita. Tentunya membutuhkan ketulusan hati dan keikhlasan dalam berbuat.

  1. Mendapatkan Balasan Surga

Sebagaimana janji Allah dalam ayat-ayat Nya, orang-orang yeng bersedekah tentunya akan Allah balas dengan balasan surga. Artinya pahala yang didapatkan dan keridhoan Allah akan diberikan kepada mereka yang benar-benar tulus bersedekah. Tentu saja bukan hanya dilakukan di hari Jumat, tetapi setiap waktu dan setiap perjalanan hidupnya. Untuk itu, manusia bisa bersedekah menafkahkan apa yang dimilikinya hanya pada Allah setiap hari, tanpa harus mengurangi semangat dan juga potensi yang dimilikinya.

  1. Dilimpahkan Karunia Allah SWT

Karunia Allah akan diberikan oleh-Nya kepada mereka yang benar-benar beramal shalih dan senantiasa berjuang di jalan Allah. Untuk itu, sedekah adalah bentuk amalan kita, dan Allah akan melimpahkan karunia kepad amereka yang senantiasa membantu kesulitan orang lain. Kebaikan-kebaikan dan pertolongan Allah sejatinya diberikan kepada mereka yang juga suka membantu dan memberikan bantuan kepada yang kesulitan.

  1. Pahala dalam Ukhuwah Islamiyah

Selain mendapatkan pahala, bersedekah juga dapat menguatkan ukhuwah islamiyah. Membantu sesama, meringankan beban orang lain yang kesusahan juga bagian dari menguatkan ukhuwah dan persaudaraan umat islam. Ukhuwah islamiyah yang sejati tentunya adalah ukhuwah yang terbangun dari rasa saling membantu, dan mendukung satu sama lain.

Bersedekah di hari Jumat juga bisa dilakukan saat shalat jumat. Shalat Jumat yang dilakukan oleh para laki-laki tentuk akan dapat memberikan ukhuwah islamiyah, dan saling menguatkan sesama muslim.

  1. Mempertebal Keimanan dengan Sedekah

Ada hal yang juga sangat baik dari sedekah yaitu secara tidak langsung menambah keimanan kita sebagai umat islam. Hal ini dikarenakan dengan sedekah, kita bisa mendapatkan kenikmatan dari beramal. Orang yang sering bersedekah tentu akan memiliki kebermaknaan tersendiri, kenikmatan mengorbankan diri di jalan Allah dan juga memberikan manfaat untuk orang lain.

Keimanan sesungguhnya akan bertambah jika kita terlibat dan berjuang untuk suatu yang Allah perintahkan. Untuk itu, sedekah adalah satu jalan yang dapat mempertebal keimanan kita. Semakin nikmat kita sedekah, semakin bahagia kita bersedekah, tentu akan semakin meningkat keimanan kita kepada Allah SWT.

  1. Pahala atas Syukur Nikmat

Di dalam Surat Ibrahim ayat 7, disampaikan oleh Allah bahwa jika manusia bisa bersyukur maka Allah akan menambah rizki kita, dan jika tidak bersyukur, atau kufur maka akan Allah adzab mereka. Artinya, bersedekah adalah salah satu dari proses syukur nikmat kita. Sedekah kepada yang membutuhkan tentunya adalah bagian dari kita bersyukur atas harta yang kita miliki, dan kita berikan sebagiannya kepada orang lain.

Untuk itu, tidak salah jika seorang yang bersyukur dan bersedekah ia akan mendapatkan banyak rezeki, kebaikan, dan dari jalan yang tidak disangka-sangka.

baca juga:

[AdSense-C]

  1. Pahala Tidak Cinta Duniawi

Dengan bersedekah menunjukkan juga bahwa kita adalah bukan muslim yang cinta kepada hal-hal duniawi. Orang-orang yang kikir tentunya tidak akan Allah berikan pahala. Sedangkan mereka yang benar-benar cinta akhirat, akan benar-benar menjalankan kehidupan dunia untuk mendapatkan pahala akhirat. Untuk itu, hartanya tidak akan tertahan hanya karena enggan beramal.

  1. Pahala Beramal di Hari Jumat

Ibnul Qayyim Rahimahullah pernah mengatakan bahwa beramal atau bersedekah di hari Jumat adalah suatu keutamaan. Tentunya bisa mendapatkan pahala yang banyak dan berlipat ketika melaksanakannya di hari ini.

  1. Pahala Terbaik

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS Al Baqarah : 261)

Ayat ini adalah menunjukkan bahwa barang siapa yang menafkahkan hartanya di jalan Allah maka akan mendapatkan banyak pahala yang berlipat ganda dan terus menerus tumbuh. Hal ini sebagaimana benih yang terus menumbuhkan bulir ke bulir, pada tiap bulir terus mendapatkan bulirnya juga.

Semoga 15 pahala ini bisa kita dapatkan dalam usaha terbaik kita menghadap kepada Allah SWT. Selain dari hal ini, mengenai ibadah di hari jumat juga bisa kita pelajari mengenai  Keutamaan Hari Jumat Bagi Wanita yang IstimewaKeutamaan Sedekah di Hari Jumat yang IstimewaAmalan Hari Jumat Untuk Wanita dalam Islamdan Azab Meninggalkan Shalat Jumat dan Dalilnya.

15 Keutamaan Hari Jumat Bagi Wanita yang Istimewa

Rasulullah teramat memuliakan hari Jumat dan sudah banyak riwayat yang membahas tentang keutamaan hari jumat untuk wanita serta Rasulullah sendiri yang sudah meminta kita sebagai umat muslim untuk memuliakan hari Jumat. Di dalam sebuah riwayat, Rasulullah bersabda, “Hari terbaik di mana matahari terbit di dalamnya ialah hari Jumat. Pada hari itu Adam Alaihissalam diciptakan, dimasukkan ke surga, dikeluarkan daripadanya dan kiamat tidak terjadi kecuali di hari Jumat.” [Riwayat Muslim]

Selain itu, Rasulullah juga pernah bersabda, “Sesungguhnya hari yang paling utama bagi kalian adalah hari Jumat, maka perbanyaklah sholawat kepadaku di dalamnya, karena sholawat kalian akan ditunjukkan kepadaku.” para sahabat berkata : ‘Bagaimana ditunjukkan kepadamu sedangkan engkau telah menjadi tanah?’ Nabi bersabda: ‘Sesungguhnya Allah mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi.” ( Shohih. HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, An- Nasa’i )

Artikel terkait:

  1. Hari Paling Baik

Hari Jumat menjadi hari terbaik dimana matahari terbit pertama kali adalah di hari Jumat dan pada hari itu juga, Adam diciptakan serta dimasukkan surga serta dikeluarkan darinya sekaligus kiamat tidak akan terjadi kecuali di hari Jumat.

Abu Hurairah z meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabada, “Hari terbaik dimana pada hari itu matahari terbit adalah hari Jum’at. Pada hari itu Adam diciptakan, dimasukkan surga serta dikeluarkan darinya. Dan kiamat tidak akan terjadi kecuali pada hari Jum’at.

  1. Waktu Mustajab Untuk Berdoa

Tidak hanya lelaki yang diharapkan untuk melaksanakan shalat dan juga memanjatkan sesuatu pada Allah, namun para wanita juga bisa melakukan hal serupa sebab di hari tersebut niscaya Allah akan mengabulkan permohonan tersebut. Rasulullah sudah memberi isyarat tentang gambaran sedikitnya waktu tersebut.

Ibnu Qayyim Al Jauziah, setelah menjabarkan perbedaan pendapat tentang kapan waktu itu mengatakan, “Diantara sekian banyak pendapat ada dua yang paling kuat, sebagaimana ditunjukkan dalam banyak hadits yang sahih, pertama saat duduknya khatib sampai selesainya shalat. Kedua,  sesudah Ashar dan ini adalah pendapat yang terkuat dari dua pendapat tadi” (Zadul Ma’ad Jilid I/389-390).

  1. Sedekah

Hari jumat juga diutamakan untuk lebih banyak melakukan sedekah dibandingkan dengan hari lainnya. Ibnu Qayyim mengatakan, “Sedekah pada hari itu dibandingkan dengan sedekah pada enam hari lainnya laksana sedekah pada bulan Ramadhan dibanding bulan-bulan lainnya”. Hadits dari Ka’ab z menjelaskan: “Dan sedekah pada hari itu lebih mulia dibanding hari-hari selainnya”. (Mauquf Shahih)

  1. Hari Allah Menampakkan Diri

Hari jumat juga menjadi hari dimana Allah menampakkan diri pada hamba=Nya yang beriman di surga. Sahabat Anas bin Malik z dalam berpendapat dalam ayat, “Dan Kami memiliki pertambahannya” (QS.50:35) mengatakan: “Allah menampakkan diri kepada mereka setiap hari Jum’at”.

[AdSense-B]

  1. Membaca Surat Al Kahfi

Kaum muslim dan juga muslimah diharapkan juga untuk membaca surat Al Kahfi pada hari jumat. Hari jumat yang dimaksud adalah hari jumat dalam perhitungan pada kalender hijriah yaitu dimulai pada hari Kamis petang di saat matahari terbenam sampai har jumat petang di saat matahari terbenam.

“Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka akan dipancarkan cahaya untuknya antara dirinya hingga baitul Atiq.” (HR. Al-Hakim dan Al-Baihaqi, dishahihkan Al-Albani)

Artikel terkait:

  1. Perbanyak Shalawat

Keutamaan berikutnya yang harus dilaksanakan kaum muslimah pada hari jumat adalah lebih memperbanyak shalawat. Amalan shalawat ini terbilang sesuatu yang ringa dan mudah untuk dilakukan kapan pun dan dimana pun terutama jika ingin mendapatkan pahala sunnah di hari Jumat. Shalawat ini dibacakan pada hari kamis petang saat matahari terbenam sampai hari jumat petang di saat matahari terbenam.

“Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jum’at. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jum’at. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.” (HR. Baihaqi dalam Sunan Al Kubro; hasan lighairihi)

  1. Perbanyak Doa

Tidak hanya memperbanyak shalawat, keutamaan muslimah lain di hari jumat adalah lebih memperbanyak doa pada hari istimewa tersebut. Rasulullah sendiri sudah memberi penjelasan mengenai keutamaan doa pada hari jumat di dalam hadist yakni, ““Di dalamnya terdapat waktu. Jika seorang muslim berdoa ketika itu, pasti diberikan apa yang ia minta” Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya tentang sebentarnya waktu tersebut. (HR. Bukhari dan Muslim)

  1. Shalat Dhuhur Awal Waktu

Meski tidak menunaikan ibadah shalat Jumat, akan tetapi kaum muslimah masih bisa mendapatkan pahala sunnah dengan cara melaksanakan shalat dhuhur pada awal waktu. Selain itu, shalat dhuhur juga tidak boleh ditunda bahkan sampai dilalaikan.

  1. Hari Penghapusan Dosa

Hari jumat juga menjadi hari penghapusan dosa tidak hanya untuk kaum muslimin namun juga kaum muslimah. Salman Al Farisi z berkata, “Rasulullah bersabda: “Siapa yang mandi pada hari Jum’at, bersuci sesuai kemampuan, merapikan rambutnya, mengoleskan parfum, lalu berangkat ke masjid, dan masuk masjid tanpa melangkahi diantara dua orang untuk dilewatinya, kemudian shalat sesuai tuntunan dan diam tatkala imam berkhutbah, niscaya diampuni dosa-dosanya di antara dua Jum’at”. (HR. Bukhari).

[AdSense-A]

  1. Hari Terhindar Dari Siksa Kubur

Sudah disebutkan dalam sebuah hadist jika ada seseorang yang meninggal di malam Jumat atau hari jumat, maka orang tersebut juga akan terhindar dari fitnah siksa kubur. “Barangsiapa yang meninggal dunia di malam Jumat atau hari Jumat terjaga dari fitnah siksa kubur”. (HR. Imam At Tirmidzi dari Abdullah bin Amr bin Ash)

Artikel terkait:

  1. Hari Kesaksian

Di dalam Al Quran setidaknya ada tiga hari yang paling penting yakni hari kiamat, hari yang disaksikan yakni hari arafah dan juga hari persaksian yakni hari jumat. “Hari yang dijanjikan yaitu hari Qiyamat, hari yang disaksikan adalah hari Arafah dan hari persaksian adalah hari Jumat”. (HR. Imam At Tirmidzi dari Abu Hurairah). Ini menyebabkan hari jumat menjadi salah satu hari paling penting untuk umat muslim di seluruh dunia.

  1. Rizki Berkelimpahan

Hari jumat menjadi hari dimana rizki akan berkelimpahan. Di dalam Surat Al-Jumu’ah ayat ke 10, Allah berfirman, “Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.

Dalam kitab tafsir Jalalayn juga dijelaskan tentang ayat ini yang turun di hari Jumat dimana Nabi sedang berkhutbah dan sekumpulan kafilah datang membawa banyak barang dagangan kemudian dipukul generang untuk menyambut kafilah seperti biasa sehingga banyak ornag berhamburan keluar masjid dan hanya tersisa 12 orang saja bersama Nabi Muhammad Shallallahu ’alaihi wa Salam.

Dalam ayat tersebut memberi pengertian jika karunia tersebut bisa dicari asalkan tetap mengingat Allah sehingga nantinya Allah akan memberikan keberuntungan selama di dunia dan juga akhirat.

  1. Memotong Kuku

Pada hari jumat, keutamaan wanita lainnya adalah membersihkan diri serta memotong kuku yang merupakan cara penambah keberkahan untuk menyambut hari raya setiap pekan yakni jumat yang mulia sekaligus memuliakan hari jumat tersebut. Sementara untuk pria disarankan untuk memotong kuku, memotong kumis dan juga membersihkan diri secara khusus sebelum berangkat shalat jumat.

  1. Mandi jumat

Jumat menjadi hari raya untuk semua umat muslim tanpa terkecuali sehingga penampilan dan juga fisik harus sangat disiapkan untuk menyambut dan menghias kemuliaannya. Rasulullah shallallahu‘alaihi wasallam sendiri juga sudah memperaktekkan sendiri bagaimana Beliau menggunakan pakaian khusus di hari jumat dan juga memberi perintah pada sahabat untuk melakukan hal yang serupa. Selain itu, madi dan mengenakan wewangian tidak hanya dilakukan sebagai syiar, namun juga kekhusyukan untuk melakukan ibadah. Meskipun mandi jumat tidak diwajibkan untuk wanita serta anak-anak, namun tetap baik untuk dilakukan.

  1. Tidak Mengkhususkan Puasa

Hari jumat juga tidak boleh dikhususkan untuk berpuasa dan ini juga diperkuat oleh riwayat dari Abi hurairah  radliyallah ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Janganlah salah seorang kamu berpuasa pada hari Jum’at, kecuali dia juga berpuasa sehari sebelumnya atau sesudahnya.” (Muttafaq ‘alaih)

Jabir radiyallah’anhu pernah ditanya: “Apakah Nabi shallallahu’alaihi wasallam melarang tentang puasa hari Jum’at? Beliau menjawab, “ya.” dalam riwayat lain terdapat tambahan, “Kecuali digandengan dengan puasa sehari sebelumnya atau sehari sesudahnya.” (HR. Bukhari, Muslim, Ibnu Majah dan lainnya)

Artikel terkait:

Allah SWT tidak hanya memberi banyak berkah sekaligus banyak keutamaan untuk pria namun juga untuk kaum muslimah yang sangat baik untuk dilakukan untuk memperoleh banyak pahala dan rizki dari Allah SWT. Walau wanita tidak memperoleh keistimewaan shalat jumat seperti kaum muslimin, akan tetapi wanita muslimah tetap dapat memperoleh pahala yang juga tidak kalah istimewa apabila melaksanakan sunnah dan juga keutamaan hari jumat yang sudah kami sebutkan diatas.