Doa Pembuka Majelis – Keutamaan

Dalam kehidupan sehari-hari, tentunya kita pernah atau sering menghadiri sebuah pertemuan atau majelis. Majelis atau pengajian umat Islam biasanya mempunyai susunan acara yang telah direncanakan dengan rapi. Pada umumnya, isi dari pengajian atau majelis adalah pembacaan ayat suci Al-Quran, dzikir, tausyiah, dan lain-lain. Namun sebelum keseluruhan acara diselenggarakan, terlebih dahulu dilakukan acara doa.

Doa pembuka majelis biasanya dilakukan dengan membaca khutbatul hajah. Khutbatul hajah adalah doa dimana Rasulullah SAW senantiasa membacanya di banyak kesempatan. doa ini biasa dibaca saat akan khutbah, ceramah, baik pada pernikahan, muhadharah (ceramah) ataupun pertemuan, mukadimah pidato serta pengajian dan sunnah ini pun di lanjutkan oleh sahabat-sahabat lainnya.

Ada beberapa macam doa pembuka majelis yang biasanya dibacakan di berbagai majelis, diantaranya adalah:

ﺇِﻥَّ ﺍﻟْﺤَﻤْﺪَ ﻟِﻠَّﻪِ ﻧَﺤْﻤَﺪُﻩُ ﻭَﻧَﺴْﺘَﻌِﻴْﻨُﻪُ ﻭَﻧَﺴْﺘَﻐْﻔِﺮُﻩْ ﻭَﻧَﻌُﻮﺫُ ﺑِﺎﻟﻠﻪِ ﻣِﻦْ ﺷُﺮُﻭْﺭِ ﺃَﻧْﻔُﺴِﻨَﺎ ﻭَﻣِﻦْ ﺳَﻴِّﺌَﺎﺕِ ﺃَﻋْﻤَﺎﻟِﻨَﺎ، ﻣَﻦْ ﻳَﻬْﺪِﻩِ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓَﻼَ ﻣُﻀِﻞَّ ﻟَﻪُ ﻭَﻣَﻦْ ﻳُﻀْﻠِﻞْ ﻓَﻼَ ﻫَﺎﺩِﻱَ ﻟَﻪُ. ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥَّ ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠﻪ ﻭَﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥَّ ﻣُﺤَﻤَّﺪًﺍ ﻋَﺒْﺪُﻩُ ﻭَﺭَﺳُﻮْﻟُﻪُ. ﻳَﺎﺃَﻳُّﻬﺎَ ﺍﻟَّﺬِﻳْﻦَ ﺀَﺍﻣَﻨُﻮﺍ ﺍﺗَّﻘُﻮﺍ ﺍﻟﻠﻪَ ﺣَﻖَّ ﺗُﻘَﺎﺗِﻪِ ﻭَﻻَ ﺗَﻤُﻮْﺗُﻦَّ ﺇِﻻَّ ﻭَﺃَﻧﺘُﻢْ ﻣُّﺴْﻠِﻤُﻮْﻥَ. ﻳَﺎﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟﻨَّﺎﺱُ ﺍﺗَّﻘُﻮْﺍ ﺭَﺑَّﻜُﻢُ ﺍﻟَّﺬِﻱْ ﺧَﻠَﻘَﻜُﻢْ ﻣِّﻦْ ﻧَﻔْﺲٍ ﻭَﺍﺣِﺪَﺓٍ ﻭَﺧَﻠَﻖَ ﻣِﻨْﻬَﺎ ﺯَﻭْﺟَﻬَﺎ ﻭَﺑَﺚَّ ﻣِﻨْﻬُﻤَﺎ ﺭِﺟَﺎﻻً ﻛَﺜِﻴْﺮًﺍ ﻭَﻧِﺴَﺂﺀً ﻭَﺍﺗَّﻘُﻮﺍ ﺍﻟﻠﻪَ ﺍﻟَّﺬِﻱْ ﺗَﺴَﺂﺀَﻟُﻮْﻥَ ﺑِﻪِ ﻭَﺍْﻷَﺭْﺣَﺎﻡَ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﻛَﺎﻥَ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺭَﻗِﻴْﺒًﺎ. ﻳَﺎﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳْﻦَ ﺀَﺍﻣَﻨُﻮﺍ ﺍﺗَّﻘُﻮﺍ ﺍﻟﻠﻪَ ﻭَﻗُﻮْﻟُﻮْﺍ ﻗَﻮْﻻً ﺳَﺪِﻳْﺪًﺍ. ﻳُﺼْﻠِﺢْ ﻟَﻜُﻢْ ﺃَﻋْﻤَﺎﻟَﻜُﻢْ ﻭَﻳَﻐْﻔِﺮْ ﻟَﻜُﻢْ ﺫُﻧُﻮْﺑَﻜُﻢْ ﻭَﻣَﻦْ ﻳُﻄِﻊِ ﺍﻟﻠﻪَ ﻭَﺭَﺳُﻮْﻟَﻪُ ﻓَﻘَﺪْ ﻓَﺎﺯَ ﻓَﻮْﺯًﺍ ﻋَﻈِﻴْﻤًﺎ. ﺃَﻣَّﺎ ﺑَﻌْﺪُ؛ ﻓَﺈِﻥَّ ﺃَﺻْﺪَﻕَ ﺍﻟْﺤَﺪِﻳْﺚِ ﻛِﺘَﺎﺏُ ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَﺧَﻴْﺮَ ﺍﻟْﻬَﺪﻱِ ﻫَﺪْﻱُ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﺻَﻞَّ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ، ﻭَ ﺷَﺮَّ ﺍﻷُﻣُﻮْﺭِ ﻣُﺤَﺪَﺛَﺎﺗُﻬَﺎ، ﻭَﻛُﻞَّ ﻣُﺤْﺪَﺛَﺔٍ ﺑِﺪْﻋَﺔٌ ﻭَﻛُﻞَّ ﺑِﺪْﻋَﺔٍ ﺿَﻼَﻟﺔٍ ﻭَﻛُﻞَّ ﺿَﻼَﻟَﺔٍ ﻓِﻲ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ

Artinya: ” Segala puji bagi Allah , kepadaNya kita memuji, mohon pertolongan, mohon ampunan, dan mohon perlindungan dari bahaya diri kita dan buruknya amal-amal perbuatan kita. Barang siapa yang diberi petunjuk Allah ta’ala maka tiada yang dapat menyesatkannya, dan barang siapa yang sesat maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk –kecuali dengan izin Allah-.

Dan bahwasanya saya bersaksi tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah ta’ala semata, tiada sekutu bagiNya, dan saya bersaksi bahwasanya Muhammad adalah hamba dan utusanNya. Wahai orang-orang yang beriman! Bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya taqwa kepadaNya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim.

Wahai manusia! Bertaqwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu (adam), dan (Allah) menciptakan pasangannya (hawa) dari (diri)nya; dan dari keduanya Allah memperkembang-biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Bertaqwalah kepada Allah yang dengan nama-Nya kamu saling meminta, dan (peliharalah) hubungan kekeluargaan. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasimu. Wahai orang-orang yang beriman! Bertaqwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar. [AdSense-B]

Niscaya Allah akan memperbaiki amal-amalmu dan mengampuni dosa-dosamu  dan barangsiapa menaati Allah dan rasulNya maka sungguh dia menang dengan kemenangan yang agung. Sesungguhnya sebenar-benar perkataan adalah kitab Allah (Al qur’an) dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad shallallahu’alaihiwasalam, dan seburuk-buruk perkara (dalam urusan agama) adalah yang diada-adakan, dan semua yang diada-adakan itu adalah bid’ah, dan semua bid’ah itu sesat, dan semua kesesatan tempatnya di neraka.”

Baca juga:

Dan doa pembuka majelis versi lainnya adalah seperti di bawah ini.

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيْرًا بَصِيْرًا، تَبَارَكَ الَّذِيْ جَعَلَ فِي السَّمَاءِ بُرُوْجًا وَجَعَلَ فِيْهَا سِرَاجًا وَقَمَرًا مُنِيْرًا. أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وأََشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وُرَسُولُهُ الَّذِيْ بَعَثَهُ بِالْحَقِّ بَشِيْرًا وَنَذِيْرًا، وَدَاعِيَا إِلَى الْحَقِّ بِإِذْنِهِ وَسِرَاجًا مُنِيْرًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. أَمَّا بَعْدُ

Artinya: ” Segala puji bagi Allah, yang Maha Mengetahui dan Maha Melihat hamba-hambanya, Maha suci Allah, Dia-lah yang menciptakan bintang-bintang di langit, dan dijadikan padanya penerang dan Bulan yang bercahaya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan Rasul-Nya, yang diutus dengan kebenaran, sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan, mengajak pada kebenaran dengan izin-Nya, dan cahaya penerang bagi umatnya. Ya Allah, curahkan sholawat dan salam bagi nya dan keluarganya, yaitu doa dan keselamatan yang berlimpah.”

Baca juga:

Anda juga dapat menggunakan doa pembuka majelis lainnya seperti ini.

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ ،َأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.، أَمَّا بَعْدُ

Artinya: ” Puji dan syukur marilah kita panjatkan kehadirat ilahi Rabbi, atas karunia-Nya kita bisa sama-sama berkumpul dalam rangka thalabulilmi, mencari ilmu. Serta kita bisa bersilaturahim, bertatap muka di majlis yang mulia ini dalam kadaan aman fi amanillah, sehat wal afiat. Mudah-mudaham setiap derap langkah bisa membuahkan pahala bagi kita semua, bisa menjadi penghapus dosa dan pengangkat derajat di hadapan Allah SWT.

Tak lupa semoga shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada jungjunan kita Nabi Muhammad SAW., kepada keluarganya, sahabatnya, para tabi’in, tabiut tabiahum, kepada kita semua, serta kepada seluruh umatnya hingga akhir zaman yang menjadikan sebagai uswatun hasanah, suri tauladan yang baik.”

Baca juga:

[AdSense-C]

Di bawah ini juga merupakan doa pembuka majelis yang biasanya digunakan.

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَسْتَهْدِيْهِ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اهْتَدَى بِهُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.

Artinya: ” Segala puji bagi Allah, kita memuji-Nya dan meminta pertolongan, pengampunan, dan petunjuk-Nya. Kita berlindung kepada Allah dari kejahatan diri kita dan keburukan amal kita. Barang siapa mendapat dari petunjuk Allah maka tidak akan ada yang menyesatkannya, dan barang siapa yang sesat maka tidak ada pemberi petunjuknya baginya.

Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya. Ya Allah, semoga doa dan keselamatan tercurah pada Muhammad dan keluarganya, dan sahabat dan siapa saja yang mendapat petunjuk hingga hari kiamat.”

Itulah beberapa contoh doa pembuka majelis yang dapat Anda terapkan dalam majelis. Semoga setiap langkah dna usaha kita dalam mencari ilmu dalam majelis selalu mendapat ridho dari Allah SWT. Aamiin.

10 Keutamaan Membaca Sholawat Luar Biasa

Dalam dasar hukum Islam sudah memberikan banyak kemudahan dalam urusan ibadah seperti sholawat contohnya. Sholawat sangat baik dilakukan untuk mengiringi setiap hembusan dari nafas anda hanya dengan mengucapkannya dalam hati. Manfaat dan keutamaan dari sholawat sendiri sangatlah banyak dan menjadi salah satu ibadah yang agung.

Rasulullah SAW juga bersabda, “Jika orang bershalawat kepadaku, maka malaikat juga akan medoakan keselamatan baginya, untuk itu bershalawatlah, baik sedikit ataupun banyak. “ [HR. Ibnu Majah dan Thabrani].

Dari hadits dalam riwayat diatas bisa dilihat jika melakukan sholawat akan memberikan banyak keutamaan dan juga kebaikan seperti ulasan lengkap yang akan kami berikan dalam kesempatan kali ini.

  1. Diutamakan Saat Kiamat

Seseorang yang secara rutin membacakan sholawat, maka disaat kiamat nanti akan lebih diutamakan dari sekian banyak orang yang lainnya yang merupakan fadhilah sholawat.

“ Sesungguhnya lebih utama bagiku manusia besok pada hari kiamat, adalah mereka yang lebih banyak membaca Shalawat kepadaku.“ [HR. Turmudzi dari Ibn’ Mas’ud Ra]

  1. Mendatangkan Rahmat dan Kurnia Allah SWT

Doa dan juga permohonan akan memberikan pengaruh baik untuk mendatangkan rahmat serta karunia dari Allah SWT. Sholawat sendiri merupakan doa agar keinginan tercapai, sehingga seseorang yang bersholawat juga berarti sudah mengundang kedatangan dari karunia serta segala nikmat dari Allah SWT.

  1. Memperoleh Nilai Kebanggaan Tersendiri

Rasulullah SAW sangat menyenangi sholawat sehingga beliau juga bersabda, “Sesungguhnya aku membanggakan adanya kalian kepada umat-umat yang lainnya.“

Sebagai umat yang sangat dibanggakan Allah SWT, sudah sepantasnya kita juga mencintai Rasulullah SAW dengan cara selalu menyebutkan nama beliau setiap kali bersholawat untuk-nya.

  1. Mendekatkan Diri Pada Allah SWT

Allah SWT pernah bertitah pada Nabi Musa As jika apabila beliau ingin Allah lebih dekat pada Nabi Musa, maka Allah SWT memerintahkan beliau untuk banyak bersholawat.

“Wahai Musa, apakah kamu ingin agar Aku lebih dekat kepadamu daripada kedekatan ucapan kepada lidahmu, daripada bisikan hatimu dari hatimu sendiri, daripada ruhmu ke badanmu dan daripada cahaya matamu pada matamu ?“

Musa as. menjawab, “ Ya, wahai Tuhanku. “ Lalu Tuhan berfirman, “ Maka perbanyaklah membacakan shalawat untuk Muhammad SAW. “

  1. Diangkat 10 Derajat dan Dihapus 10 Keburukan

Sholawat yang dilakukan 1 kali saja sudah akan mendatangkan pengangkatan 10 derajat orang tersebut dan juga dihapuskan 10 kali kesalahan. Bisa dibayangkan jika sholawat dilakukan secara terus menerus, maka akan banyak kesalahan yang dihapus dan juga pengangkatan derajat berkali kali lipat.

[AdSense-B]

Abas bin Malik berkata, telah bersabda Rasulullah SAW, “Barang siapa yang bershalawat kepadaku satu kali, niscaya Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali da dihapus darinya sepuluh kesalahan, diangkat baginya sepuluh derajat.“ [HR. An-Nasa’I no. 1296].

  1. Menolak Bencana dan Pemenuhan Hajat

Beberapa sholawat juga mempunyai manfaat khusus yang berbeda untuk setiap pembacanya. Salah satunya adalah sholawat Munjiyat yang sangat berguna untuk menolak segala sesuatu bencana, menghadapi musibah dalam Islam sekaligus pemenuhan hajat yang terbilang besar bahkan untuk kebutuhan mendesak dengan menggunakan cara tertentu yang sudah ditetapkan.

  1. Ada Disisi Nabi Saat Sakratul Maut

Seseorang yang secara teratur membacakan sholawat juga memiliki keutamaan berupa penghargaan yang sangat besar dimana Nabi Muhammad akan hadir di sisi orang tersebut saat sedang menghadapi sakratul maut.

  1. Diberikan Pengampunan Dosa

Membacakan sholawat juga akan memberikan pengampunan dosa besar dalam Islam yang didasari dengan keimanan seorang mukmin, kecintaan dan juga keikhlasan di saat membacakan sholawat tersebut.

“Wahai Abu Kahil, barang siapa membaca shalawat untukku setiap hari sebanyak tiga kali dan setiap malam sebanyak tiga kali, karena cinta dan rindu kepadaku, maka Allah SWT mewajibkan atas diri-Nya untuk mengampuni dosa-dosanya pada malam dan hari tersebut.” [HR Ibnu Abi Ashim dan Ath-Thabrani].

[AdSense-C]

  1. Menjauhkan Kefakiran dan Mendekatkan Keberkahan

Seseorang yang membacakan sholawat juga akan mendapatkan keutamaan berupa dijauhkan dari kefakiran dan juga mendapatkan kelimpahan keberkahan dan juga kebaikan.

  1. Mendapatkan Keberkahan Turun Temurun

Bagi mereka yang sering membacakan sholawat juga akan mendapatkan kebaikan serta keberkahan yang melimpah bahkan sampai ke anak dan cucu mereka.

“Membaca shalawat untuk Rasulullah akan melimpahkan keberkahan pada orang yang membaca shalawat, anak-anaknya dan cucu-cucunya.”  [al-Hadist].

Demikian ulasan dari kami tentang keutamaan membaca sholawat secara rutin yang tidak hanya bisa dirasakan di dunia namun juga saat di akhirat nanti. Semoga ulasan ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan seputar Islami.

20 Doa Pengampunan Dosa dalam Islam

Setiap manusia pastinya memiliki dosa dan kesalahan yang sangat banyak selama hidupnya sehingga memang sudah sepantasnya kita selalu memohon pengampunan atas semua kesalahan yang sudah kita lakukan pada Allah SWT. Memohon ampun pada Allah SWT merupakan sebuah hal yang sangat penting dalam kehidupan setiap manusia. Allah SWT sendiri juga sudah memberi perintah pada setiap manusia untuk memohon ampunan dosa seperti yang tertulis dalam Al Quran, “Mintalah ampun kepada Rabb kalian, sesungguhnya Dia itu adalah Ghaffar (Maha Pengampun).” [QS Nuh: 10].

Dalam ayat yang berbeda, Allah SWT juga berfirman, “Rabb kalian berkata, “Berdoalah kalian kepada-Ku, maka Aku akan memperkenankan doa kalian.” [QS Al Mukmin: 60]. Untuk membersihkan segala dosa yang sudah pernah kita lakukan, berikut ini, kami akan membagikan beberapa doa pengampunan dosa dalam Islam yang bisa anda bacakan setiap hari untuk mendapatkan pengampunan dari Allah SWT sebab tidak hanya memanjatkan doa di bulan Ramadhan saja yang penting, namun juga doa setiap hari.

  1. HR Al Bukhari (834)dan Muslim (2705)

Abu Bakr Ash Shiddiq radhiallahu ‘anhu berkata pada Rasulullah SAW agar diajarkan sebuah doa yang bisa dibacakan dalam shalat-nya dan Rasulullah SAW berkata:

“Ya Allah, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku dengan kezhaliman yang banyak, sedangkan tidak ada yang mengampuni kecuali Engkau, maka ampunilah aku dengan pengampunan-Mu dan kasihanilah aku. Sesungguhnya Engkau adalah Al Ghafur (Maha Pengampun) dan Ar Rahim (Maha pemberi rahmat).”

  1. HR Al Bukhari (1120) dan Muslim (769)

Abdullah bin Abbas radhiallahu ‘anhu berkata, jika Nabi bangun di malam hari untuk melakukan shalat tahajjud, maka beliau membacakan doa sebagai berikut:

“Ya Allah, segala pujian hanya bagi-Mu: Engkau adalah pengurus langit dan bumi serta apa yang ada di dalamnya. Segala pujian hanya bagi-Mu: Hanya milik-Mu kerajaan langit dan bumi serta apa yang ada di dalamnya.

Segala pujian hanya bagi-Mu: Engkau adalah cahaya langit dan bumi serta apa yang ada di dalamnya. Segala pujian hanya bagi-Mu: Engkau adalah raja langit dan bumi. Segala pujian hanya bagi-Mu: Engkau adalah Al Haq (Yang Maha Benar), janji-Mu adalah benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar, perkataan-Mu adalah benar, surga itu adalah benar, neraka itu adalah benar, para nabi itu adalah benar, Muhammad itu adalah benar dan hari kiamat itu adalah benar.

Ya Allah, hanya kepada-Mu aku berserah diri, hanya kepada-Mu aku beriman, hanya kepada-Mu aku bertawakkal, hanya kepada-Mu aku kembali dari dosa, hanya karena-Mu aku berbantah, dan hanya kepada-Mu aku berhukum, maka ampunilah untukku dosa yang pernah aku lakukan di awal dan di akhir, dosa yang pernah kulakukan secara tersembunyi dan yang secara terang-terangan.

Engkau adalah Al Muqaddim (Yang Maha mendahulukan sesuatu) dan Al Muakhkhir (Yang Maha mengakhirkan sesuatu). Tidak ada sesembahan yang berhak untuk disembah melainkan Engkau.”

  1. HR Al Bukhari (6399)

Abu Musa Al Asy’ari radhiallahu ‘anhu berkata jika Rasulullah SAW pernah memanjatkan doa memohon ampunan dosa sebagai berikur:

“Ya Allah, ampunilah untukku kesalahanku, kebodohanku, sikap berlebihanku di dalam urusanku, dan segala sesuatu yang Engkau lebih mengetahuinya daripada diriku. Ya Allah, ampunilah dosa perbuatan yang kulakukan secara tidak sungguh-sungguh, yang kulakukan dengan sungguh-sungguh, yang kulakukan dengan tidak sengaja, dan yang kulakukan dengan sengaja. Semua hal itu ada pada diriku.”

  1. HR Muslim (216)

Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu berkata jika Rasulullah SAW pernah berdoa di dalam sujudnya dalam memohon ampunan dosa sebagai berikut:

“Ya Allah, ampunilah dosaku seluruhnya, baik yang kecil maupun yang besar, yang pertama maupun yang terakhir, yang tampak maupun yang tersembunyi.

[AdSense-B]

  1. HR Muslim (2697)

Thariq bin Asyam radhiallahu ‘anhu berkata jika apabila ada seseorang yang masuk untuk memeluk Islam, Rasulullah akan mengajarkan shalat padanya sekaligus memerintahkan orang tersebut untuk membaca doa pengampunan dosa sebagai berikut:

“Ya Allah, ampunilah aku, rahmatilah aku, tunjukilah aku, selamatkanlah aku, dan berikanlah rezeki kepadaku.”

  1. HR Al Bukhari (6306)

Syaddad bin Aus radhiallahu ‘anhu berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda jika sayyidul istighfar atau doa istighfar yang paling utama ialah engkau yang mengucapkan sebagai berikut:

Ya Allah Engkau Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau , Engkaulah yang menjadikan aku , dan aku adalah hamba-Mu, aku akan selalu menepati janji-Mu sekemampuan-Ku, aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang aku perbuat. Aku kembali kepada-Mu dengan nikmat yang telah Engkau berikan telah Engkau berikan. Aku kembali kepada-Mu dengan dosa, maka ampunilah aku, sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa kecuali Engkau.

Barangsiapa yang mengucapkannya di pagi hari dengan penuh keyakinan, lalu dia meninggal pada hari itu sebelum malam tiba, maka dia termasuk golongan penghuni surga. Barangsiapa yang mengucapkannya di malam hari dengan penuh keyakinan, lalu dia meninggal pada malam itu sebelum pagi tiba, maka dia termasuk golongan penghuni surga.”

  1. Doa Memohon Ampunan Menampilkan Aurat

Salah satu penyebab doa tidak dikabulkan Allah SWT adalah karena tidak diikuti dengan pertaubatan. Doa ini bisa dipanjatkan untuk para wanita yang pernah penampilkan aurat yang seharusnya tidak boleh dilihat lawan jenis kecuali yang merupakan muhrimnya dan bukan pada tempat yang seharusnya.

Ya man ‘afa ‘anni wa ‘amma khalautu minas sau`ati fî baitî wa ghairi baiti, ya man lam yu`akhidznî birtikabil ma‘ashi, ‘afwaka ‘afwaka ya karimu ‘afwak.

Wahai Tuhan yang memaafkanku, serta memaafkan dosa (tampaknya) aurat-auratku pada waktu aku menyendiri di rumahku dan pada tempat yang lain yang bukan tempat tinggalku, wahai Tuhan yang tidak menyiksaku karena melakukan berbagai kemaksiatan, aku mohon maaf-Mu maaf-Mu, wahai Tuhan yang maha mulia, aku mohon maaf-Mu.

  1. Doa Memohon Ampun Atas Keburukan

Doa ini bisa anda panjatkan khususnya bagi seseorang yang sudah melakukan banyak keburukan di dunia dan tidak mensyukuri atas segala kebaikan yang pernah Allah SWT berikan dalam kehidupan.

Ilahi lau sa`altani hasanati lawahabtuka laka ma‘a faqrî ilaiha, wa ana ‘abduka fakaifa la tahabu lî sayyi`ati ma‘a ghinaka ‘anha wa anta rabb.

Wahai Tuhanku, kalaulah Engkau memintaku akan kebaikan-kebaikanku, niscaya aku berikan kepada-Mu sekalipun aku sangat butuh kepadanya, dan aku adalah hamba-Mu maka bagaimanakah Engkau tidak memberiku (maaf bagi) keburukan-keburukanku bersama kekayaan-Mu darinya dan Engkau adalah Tuhan yang maha mengatur

  1. Doa Mohon Ampun Atas Semua Dosa

Doa di pagi hari dalam Islam dan bisa dibacakan kapanpun juga ini bisa dibacakan setiap hari untuk memohon segala ampunan dari Allah SWT atas semua kelalaian yang sudah dilakukan sehari hari karena tidak mensyukuri keindahan dunia yang sudah diberikan Allah SWT dan juga kelalaian diri yang mungkin pernah mengabaikan dan tidak menghargai keagungan serta kemuliaan Allah SWT.

Ya allahu ya rahmanu ya rahim, ya hayyu ya qayyum, ya badî‘as samawâti wal ardh, ya dzal jalali wal ikram, u‘fu ‘anni.

Ya Allah wahai yang maha pemurah, wahai yang maha pengasih, wahai yang hidup, wahai yang mandiri, wahai yang menciptakan dengan indah seluruh langit dan bumi, wahai yang mempunyai keagungan dan kemuliaan, maafkanlah aku.

[AdSense-A]

  1. Memohon Ampunan Pernah Menyekutukan Allah

Menyekutkan Allah SWT merupakan dosa besar dalam Islam dan doa ini sangat baik dipanjatkan untuk seseorang yang pernah berdosa sangat besar yakni menyekutukan Allah dengan hal lainnya.

Ya man laisa illa huw, yaa man la ya‘lamu ma huwa illa huw, u‘fu ‘anni.

Wahai yang tidak ada selain Dia, wahai yang tidak ada yang tahu tentang Dia selain Dia, maafkanlah aku.

  1. Doa Memohon Ampunan Untuk Jalan Kebaikan

Doa ini sangat tepat dibacakan untuk memohon ampunan atas kelemahan diri dalam kelemahan saat menyampaikan doa atau mengungkapkan keinginan dan memohon agar ditunjukan jalan terbaik menuju kebenaran di jalan Allah SWT.

Allahumma in fahihtu ‘an mas`alati, au ‘amitu ‘an thalibati, fadullani ‘ala mashalihi, wa khudz binashiyati ila marasyidi. Allahummahmilni ‘ala ‘afwika wala tahmilni ‘ala ‘adlik.

Ya Allah jika aku lemah dalam menyampaikan permintaanku, atau aku buta dalam mengutarakan keinginanku, maka tunjukilah aku kepada yang baik bagiku, dan peganglah ubun-ubunku ke arah kebenaranku. Ya Allah bawalah aku kepada maaf-Mu, dan janganlah Engkau bawa aku kepada keadilan-Mu.

  1. Doa Istighfar

Ini merupakan doa memohon pengampunan dosa atas segala perbuatan dosa sekaligus berjanji untuk tidak mengulangi dosa atau kesalahan yang serupa mulai dari perkataan, tatapan, hati dan pikiran.

Allahummaghfir lî ma anta alamu bihi minni, fain ‘udtu fa‘ud ‘alayya bil maghfirah. Allahummaghfir li ma wa`aitu min nafsi walam tajid lahu wafa`an ‘indi. Allahummaghfir li ma taqarrabtu bihi ilaika bilisani tsumma khalafahu qalbi, Allâhummaghfir li ramazatil alhazh, wa saqathatil alfazh, wa syahawatil janan, wa hafawatil lisan.

Ya Allah ampunilah aku yang Engkau lebih tahu tentangnya dari diriku, bila aku mengulangi lagi perbuatan dosa, maka ulangi lagi ampunan-Mu. Ya Allah ampunilah dosa-dosa janjiku yang telah kuikrarkan, namun Engkau tidak mendapatiku memenuhinya. Ya Allah ampunilah dosa-dosa pendekatan diriku kepada-Mu dengan lidahku yang kemudian hatiku menyalahinya. Ya Allah ampunilah dosa-dosa lirikan mata, pemilihan kata-kata yang tidak baik, hasrat hati dan kesalahan dalam bicara.

  1. Memohon Pengampunan Pelanggaran Perjanjian

Ini merupakan salah satu doa yang baik dibacakan supaya bisa mendapat pengampunan dosa atas semua dosa dan kesalahan yang dilakukan berhubungan dengan pelanggaran janji kita pada Allah SWT dalam segala hal.

Allahumma anta rabbi la ilaha illa anta khalaqtani, wa ana ‘abduka (amatuka jika muslimah) wa ana ‘ala ‘ahdik, wa abu`u bini‘matika ‘alayy, wa abu`u laka bidzanbi, faghfir lî innahu la yaghfirudz dzunuba illa ant.

Ya Allah Engkaulah Tuhanku tidak ada tuhan selain Engkau, Engkau telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu, dan aku terikat dengan perjanjian dengan-Mu. Aku mengakui kenikmatan-Mu kepadaku dan aku mengakui dosa-dosaku kepada-Mu, maka ampunilah aku, sebab sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa-dosa selain Engkau.

  1. Doa Memohon Pengampunan Kezaliman

Untuk anda yang sering melakukan kezaliman besar pada diri sendiri, maka bisa memanjatkan doa memohon pengampunan dosa ini sehingga bisa mendapat rahmat dan pengampunan dari Allah SWT atau bisa memanjatkan doa orang teraniaya dalam Al Quran.

Allahumma inni zhalamtu nafsi zhulman katsira, wala yaghfirudz dzunuba illa ant, faghfir li maghfiratan min ‘indika warhamni, innaka antal ghafurur rahim.

Ya Allah, sesungguhnya aku telah menzalimi diriku sendiri dengan kezaliman yang besar, dan tidak ada yang mengampuni dosa-dosa selain Engkau, maka ampunilah aku dengan suatu pengampunan dari sisi-Mu dan rahmatilah aku, sungguh Engkau maha pengampun lagi maha penyayang.

  1. Doa Mohon Ampun dan Pertaubatan

Doa ini merupaka doa sehari hari yang bisa dibacakan untuk memohon pengampunan atas segala dosa yang pernah dilakukan secara sengaja dan tidak sengaja.

Allahumma inni astaghfiruka lima tubtu minhu ilaika tsumma ‘udtu fih, wa astaghfiruka lima wa‘adtahu min nafsi tsumma akhlaftuk, wa as taghfiruka linni‘amil lati an‘amta biha ‘alayya fataqawwaitu biha ‘ala ma‘shiyatik.

Ya Allah, aku memohon ampun kepada-Mu terhadap dosa yang aku telah bertobat darinya, kemudian aku mengulanginya lagi. Aku memohon ampun kepada-Mu terhadap dosa janjiku dari diriku, kemudian aku menyalahinya. Dan aku memohon ampun kepada-Mu untuk segala kenikmatan yang Engkau karuniakan kepadaku, lalu dengannya aku menjadi kuat dalam berbuat maksiat kepada-Mu.

  1. Doa Memohon Ampun Dengan Istighfar

Doa untuk menghadapi ujian dan juga memohon pengampunan dosa berikut ini memakai kalimat istighfar yang diriwayatkan oleh Amirul Mu’minin, Ali bin Abi Thalib as yang berhubungan dengan ayat Al Quran dimana seluruhnya menyatakan tentang Allah SWT yang maha mengampun lagi maha penyayang.

Allahumma innaka qulta fî muhkami kitabikal munzal, ‘ala nabiyyikal mursal, shallallahu ‘alaihi wa ãlihi wa qaulukal haqq, Kanû qalîlan minal laili ma yahja‘un, wa bil ashari hum yastaghfirun. Wa ana astaghfiruka wa atubu ilaik.

Ya Allah Engkau telah berfirman dalam kitab-Mu yang sempurna yang diturunkan kepada Nabi-Mu yang diutus dan firman-Mu benar: Mereka itu sedikit tidur di malam hari dan pada waktu sahur mereka meminta ampun. Dan aku meminta ampun kepada-Mu dan bertobat kepada-Mu.

  1. Doa Pengampunan Dari Tempat Tidak Baik

Doa ini dipanjatkan untuk memohon pengampunan atas kesalahan yang sudah diperbuat berhubungan dengan perbuatan pernah berpaling dari Allah SWT yakni tempat yang tidak baik.

Wa qulta tabarakta wa ta‘alait, Tsumma afîdhu min haitsu afadhan nasu wastaghfirullaha innallaha ghafurun rahîm. Wa ana astaghfiruka wa atubu ilaik.

Engkau berfirman Engkau maha berkah dan Engkau maha tinggi: Kemudian bertolaklah kamu dari tempat orang-orang bertolak dan memohon ampunlah kepada Allah sesungguhnya Allah maha pengampun lagi maha penyayang. Dan aku memohon ampun kepada-Mu dan bertobat kepada-Mu.

[AdSense-C]

  1. Doa Pengampunan Karena Tidak Sabar

Doa agar dipermudah segala urusan ini dikhususnkan bagi seseorang yang ingin meminta pengampunan karena selama hidup pernah berlaku tidak sabar dalam menjalani hidup.

Wa qulta tabarakta wa ta‘alait: Ashshabirîna wash shadiqina wal qanitîna wal munfiqina wal mustaghfirina bil ashar. Wa ana astaghfiruka wa atûbu ilaik.

Engkau berfirman Engkau maha berkah dan Engkau maha tinggi: Orang-orang yang sabar yang benar yang taat dan yang meminta ampun di waktu sahur. Dan aku memohon ampun kepada-Mu dan bertobat kepada-Mu.

  1. Doa Pengampunan Dosa Untuk Orang Lain

Selain dipanjatkan untuk memohon ampunan bagi diri sendiri, doa ini juga berkhasiat untuk meminta ampun bagi orang lain atas perbuatan dosa yang mereka lakukan.

Wa qulta tabarakta wa ta‘alait, Istaghfir lahum au la tastaghfir lahum in tastaghfir lahum sab‘ina marraan falan yaghfirallahu lahum. Wa ana astaghfiruka wa atubu ilaik.

Engkau berfirman Engkau maha berkah dan Engkau maha tinggi, Mintakan ampunan bagi mereka atau kamu tidak memintakan ampunan buat mereka, jika kamu mintakan ampunan untuk mereka sebanyak tujuh puluh kali, maka Allah tidak akan mengampuni mereka. Dan aku memohon ampun kepada-Mu dan bertobat kepada-Mu.

  1. Mohon Ampun dan Taubat

Doa agar keinginan tercapai yang baik dipanjatkan sebagai permohonan ampun ini juga harus diikuti dengan pertaubatan agar diberikan karunia oleh Allah SWT.

Wa qulta tabarakta wa ta‘alait, Wa anistaghfiru rabbakum tsumma tubu ilaihi yumatti‘kum mata‘an hasanan ila ajalin musamman wa yu`ti kulla dzi fadhlin fadhlah. Wa ana astaghfiruka wa atubu ilaik.

Engkau berfirman Engkau maha berkah dan Engkau maha tinggi, Dan mintalah ampunan kepada Tuhan kamu kemudian bertobatlah kepada-Nya niscaya Dia berikan karunia yang baik kepadamu sampai masa tertentu, dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang punya keutamaan (balasan) keutamaannya. Dan aku memohon ampun kepada-Mu dan bertaubat kepada-Mu.

18 Doa Bulan Safar yang Menghasilkan Pahala

Berbicara tentang bulan safar yang merupakan bulan kedua dalam kaleder hijriyah, seringkali bulan ini dikaitkan dengan kesialan. Anggapan tersebut berasal dari kepercayaan masyarakat Arab di jaman Jahiliyah yang kerap mengatakan bahwa bulan Safar adalah bulan penuh malapetaka. Mereka selalu mengosongkan rumahnya saat bulan Safar untuk pergi berperang.

Di beberapa negara, umumnya masyarakat melakukan ritual-ritual tertentu di bulan Safar guna menghindari bala. Mulai dari dilarang berpergian jauh, diharuskan berpuasa, mandi safar, membuat kenduri dan masih banyak lainnya. Di Indonesia sendiri, para ulama jaman dulu menyakini bahwa rabu terakhir pada bulan Safar merupakan hari dimana 320.ooo bala akan didatangkan di bumi. Hari ini diperingati sebagai Yaumi Nashin Musta’mir atau juga dikenal sebagai rebo wekasan.

Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam dan sahabat-sahabatnya tidak pernah mencontohkan amalan khusus pada bulan safar. Beliau bahkan juga bersabda bahwasahnya:

Tidak ada wabah dan tidak ada keburukan binatang terbang dan tiada kesialan bulan Safar dan larilah (jauhkan diri) daripada penyakit kusta sebagaimana kamu melarikan diri dari seekor singa.” (HR. Bukhari).

Hadist tersebut menjelaskan bahwa tidak ada wabah ataupun keburukan di Bulan Safar. Pada dasarnya, cobaan yang menimpa kaum tidak lain adalah takdir dari Allah Ta’ala. Bukan karena bulan atau hari tertentu yang dianggap kramat. Sebagaimana FirmanNya dalam Al-Quran:

Sekali-kali tidak akan menimpa Kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah untuk kami. Dialah pelindung Kami, dan hanya kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakal.” (QS. At-Taubah: 51 ).

Keutamaan bulan Safar menurut Islam sama halnya dengan bulan lain apabila kita melakukan amalan sunnah di bulan Safar, seperti sholat sunnah, mengaji, beramal dan sebagainya. Perbuatan-perbuatan mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala tentunya akan mendatangkan pahala.

Doa Bulan Safar Menurut Ulama

Ketika bulan Safar, kita bisa berdoa meminta perlindungan kepada Allah Ta’ala, doa agar dijauhkan dari kejelekan, doa keselamatan, dans ebagainya. Berikut doa-doa yang diajarkan dalam islam:

  1. Doa perjalanan saat bulan Safar

Allâhu Akbar, Allâhu Akbar, Allâhu Akbar, subhânalladzî sakhoro lanâ hâdzâ wa mâ kunnâ lahu muqrinîn wa innâ ilâ Robbinâ lamungkolibûn, Allâhumma innâ nasaluka fî safarinâ hâdzâ al-Birro wa at-Taqwâ, wa minal’amali mâ tardhâ, Allâhumma hawwin ‘alainâ safaronâ hâdzâ, wathwi ‘annâ bu’dahu, Allâhumma antasshôhibu fî as-safari, wa al-Kholîfatu fî al-Ahli, Allâhumma innî a’ûdzubika min wa’tsâi as-Safari wa kaâbatil manzhori wa sûil munqolabi fî al-Mâli wa al-Ahli. (Apabila kembali dari perjalanan baca lagi doa di atas dengan tambahan sbb:) âyibûna tâibûna ‘âbidûna lirobbinâ hâmidûn.

Artinya: Allah Maha Besar (3x). Maha Suci Tuhan yang menundukkan kendaraan ini untuk kami, sedang sebelumnya kami tidak mampu. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami (di hari kiamat). Ya Allah! Sesungguhnya kami memohon kebaikan dan taqwa dalam bepergian ini, kami mohon perbuatan yang meridhakan-Mu. Ya Allah! Permudahlah perjalanan kami ini, dan dekatkan jaraknya bagi kami. Ya Allah! Engkaulah teman dalam bepergian dan yang mengurusi keluarga (ku). Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kelelahan dalam bepergian, pemandangan yang menyedihkan dan perubahan yang jelek dalam harta dan keluarga.” Apabila kembali, do’a di atas dibaca, dan ditambah: “Kami kembali dengan bertaubat, tetap beribadah dan selalu memuji kepada Tuhan kami.”

[AdSense-B]

  1. Doa keselamatan saat bulan Safar

Allahumma bika asta’iinu wa ‘alayka atawakkalu. Allaahumma dzallil lii shu’uubata amrii wa sahhil ‘alayya masyaqqata safarii warzuqnii minal khayri aktsara mim maa athlubu washrif ‘ annii kulla syarrin. Rabbisyrahlii shadrii wa yassirlii amrii. Allaahumma innii astahfizhuka wa astawdi’uka nafsii wa diinii wa ahlii wa aqaaribii wa kulla maa an’amta ‘alayya wa ‘alayhim bihi min aakhiratin wa dun-yaa, fahfazhnaa ajma’iina min kulli suu’in yaa kariimu, da’waahum fiihaasubhaanakallahumma wa tahiyyatuhum fitha salaamun, wa aakhiru da’waahum ‘anil hamdu lilaahi rabbil ‘ aalamiiina, wa shallallahu ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa’alaa aalihii wa shahbihii wa sallama.

Artinya : Ya Allah, aku memohon pertolongann-Mu dan kepada-Mu aku menyerahkan diri. Ya Allah, mudahkanlah kesulitan urusanku dan gampangkanlah kesukaran perjalananku, berilah padaku rezeki yang baik dan lebih banyak dari apa yang kuminta. Hindarkanlah dariku segala keburukan. Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku dan mudahkanlah segala urusanku.Ya Allah, kumohon pemeliharaan-Mu dan kutitipkan diriku kepada-Mu, agamaku, keluargaku, kerabatku dan semua yang Engkau ni’matkan padaku dan kepada mereka, semenjak dari akhirat dan dunia. Peliharalah kami semua dari keburukan, Ya Allah yang Maha Mulia. Do’a mereka (dalam surga) ialah Maha Suci Engkau ya Allah. Ucapan sanjungan mereka di dalamnya ialah : “Salaam” (keselamatan).

  1. Doa meminta kebaikan dunia dan akhirat

Robbana a’tina fid’dun yaa hasanah, wafil a’ khirotil hasanah, waqinaa azab’bannar.

Artinya: “Ya Tuhan, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan selamatkanlah kami dari siksa neraka.” (QS. Al-Baqarah: 201)

  1. Doa meminta pertolongan

Rabbanaa afrigh ‘alaynaa shabran watsabbit aqdaamanaa waunshurnaa ‘alaa alqawmi alkaafiriina.

Artinya: Ya Tuhan, limpahkanlah kesabaran atas diri kami, kokohkanlah pendirian kami, serta tolonglah kami dalam mengalahkan orang-orang kafir. (QS. Al-Baqarah: 250)

  1. Doa meminta petunjuk agar dicondongkan ke jalan lurus

Rabbanaa laa tuzigh quluubanaa ba’da idz hadaitanaa wahab lanaa min ladunka rahmatan innaka antal wahhaabu.

Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu; Sesungguhnya Engkau Maha Pemberi (karunia)”. (QS. Ali-Imran:8)

  1. Doa agar amalan diterima

Rabbanaa taqabbal minnaa, innaka antas sami’ul ‘alimu.

Artinya: “Ya Tuhan kami terimalah (amalan) daripada kami, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. (QS. Al-Baqarah:127) 

  1. Doa memohon perlindungan

Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Barang siapa yang menyaksikan orang yang terkena musibah, kemudian mengatakan ‘(Segala puji bagi Allah yang telah menghindarkanku dari musibah yang menimpamu, serta memberikan kelebihan kepadaku atas sekian banyak ciptaan-Nya)’, niscaya Allah akan menghindarkannya dari musibah tersebut sepanjang hayatnya, walau bagaimanapun keadaannya.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

  1. Doa dijauhkan dari keburukan

Dari Khaulah binti Hakim, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Barang siapa yang singgah di sebuah tempat kemudian ia mengatakan ‘(Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan apa yang diciptakan-Nya)’ niscaya tidak akan ada yang memudharatkannya” (HR. Tirmidzi dan An Nasai)

[AdSense-A]

  1. Membaca Al-Ikhlas, Al-falaq dan An-naas

Dari Abdullah bin Hubaib mengatakan:

Pada suatu malam saat turun hujan dan malam begitu pekat kami keluar mencari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam agar beliau bersedia shalat bersama kami. Kamipun menemukan beliau, beliau bersabda: ”Bacalah!” Tetapi aku hanya diam. Kemudian beliau mengatakan lagi, “Bacalah!” Tapi aku masih tetap diam. Kemudian beliau memerintahkan lagi, “Bacalah!” Maka aku bertanya, “Wahai Rasulullah, apa yang harus aku baca?” Beliau bersabda, “Bacalah Al Ikhlas dan Mu’awwidzatain (An Naas dan Al Falaq) di waktu sore dan pagi hari tiga kali, niscaya ia mencukupimu dari segala sesuatu.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)

  1. Doa agar ditetapkan iman

Rabbanaa innanaa aamannaa faaghfir lanaa dzunuubanaa waqinaa ‘adzaabannaari.

Artinya: “Ya Tuhan kami, kami benar-benar beriman, maka ampunilah dosa-dosa kami dan selamatkanlah kami dari siksa neraka.” (QS. Ali-Imran: 16).

  1. Doa Ketika Menuju Masjid

Alloohummaj-‘al fii qolbhii nuuroon wa fii lisaanii nuuroon wa fii bashorii nuuroon wa fii sam’ii nuuroon wa’an yamiinii nuuroon wa’an yasaarii nuuroon wa fauqii nuuroo wa tahtii nuuroo wa amaamii nuuroon wa khofii nuuroon waj-‘al lii nuuroon.

Artinya : “Ya Allah, jadikanlah dihatiku cahaya, pada lisanku cahaya dipandanganku cahaya, dalam pendengaranku cahaya, dari kananku cahaya, dari kiriku cahaya, dari atasku cahaya, dari bawahku cahaya, dari depanku cahaya, belakangku cahaya, dan jadikanlah untukku cahaya.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

  1. Doa masuk dan keluar masjid
  • Doa masuk masjid: Allahummaf tahlii abwaaba rohmatik. Artinya: “Ya Allah, bukalah untukku pintu-pintu rahmat-Mu”
  • Doa keluar masjid: Allahumma innii asaluka min fadlik. Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon keutamaan dari-Mu”
  1. Doa keluar rumah

Bismilaahi tawakkaltu ‘alallahi wa laa hawla wa laa quwwata illaa billaahi.

Artinya : Dengan menyebut nama Allah, aku menyerahkan diriku pada Allah dan tidak ada daya dan kekuatan selain dengan Allah saja. (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)

  1. Doa masuk rumah

Assalaamu ‘alaynaa wa ‘alaa ‘ibaadillahish shaalihiina. Allaahumma innii as-aluka khayral mawliji wa khayral makhraji. Bismillahi walajnaa wa bismillaahi kharajnaa wa ‘alallahi tawakkalnaa, alhamdulilaahil ladzii awaanii.

Artinya : Semoga Allah mencurahkan keselamatan atas kami dan atas hamba-hamba-Nya yang shalih. Ya Allah, bahwasanya aku memohon pada-Mu kebaikan tempat masuk dan tempat keluarku. Dengan menyebut nama-Mu aku masuk, dan dengan mneyebut nama Allah aku keluar. Dan kepada Allah Tuhan kami, kami berserah diri. Segala puji bagi Allah yang telah melindungi kami. (HR. Abu Daud)

  1. Doa Berpergian

Alloohumma hawwin ‘alainaa safaranaa hadzaa waatwi ‘annaa bu’dahu. Alloohumma antashookhibu fiissafari walkholiifatu fiil ahli.

Artinya: “Ya Allah, mudahkanlah kami berpergian ini, dan dekatkanlah kejauhannya. Ya Allah yang menemani dalam berpergian, dan Engkau pula yang melindungi keluarga.”

  1. Doa Naik Kendaraan

Subhaanalladzii sakkhara lanaa hadza wama kunna lahu muqriniin wa-inna ilaa rabbina lamunqalibuun.

Artinya : “Maha suci Allah yang telah menundukkan untuk kami (kendaraan) ini. padahal sebelumnya kami tidak mampu untuk menguasainya, dan hanya kepada-Mu lah kami akan kembali.”

[AdSense-C]

  1. Doa petang hari

Amsainaa wa amsal mulku lillaahi walhamdulillahi, laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariika lahu. Allahumma innii as’aluka min khairi haadzihil lailati wa khhaiiri maa fiihaa, wa a’uudzu bika min syarrihaa wa syarrimaa fiihaa. Allaahumma innii a’udzuu bika minal kasali walharami wa suu’il kibari wa fitnatid dun-yaa wa ‘adzaabil qabri.

Artinya : Kami telah mendapatkan petang, dan jadilah kekuasaan dan segala puji kepunyaan Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya. Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan malam ii dan kebaikan yang terdapat padanya dan aku berlindung dengan-Mu dari kejahatannya dan kejahatan yang terdapat padanya. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari malas, tua bangka, dan dari keburukan lanjut umur dan gangguan dunia dan azab kubur. (HR. Muslim)

  1. Doa pagi hari

Ashbahnaa wa ashbahal mulku lillaahi ‘Azza wa jalla, wal hamdu lillaahi, wal kibriyaa’u wal ‘azhamatu lillaahi, wal khalqu wal amru wallailu wannahaaru wa maa sakana fiihimaa lillaahi Ta’aalaa. Allahummaj’al awwala haadzan nahaari shalaahan wa ausathahu najaahan, wa aakhirahu falaahan, yaa arhamar raahimiina.

Artinya : Kami telah mendapatkan Shubuh dan jadilah segala kekuasaan kepunyaan Allah, demikian juga kebesaran dan keagungan, penciptaan makhluk, segala urusan, malam dan siang dan segala yang terjadi pada keduanya, semuanya kepunyaan Allah Ta’ala. Ya Allah, jadikanlah permulaan hari ini suatu kebaikan dan pertengahannya suatu kemenangan dan penghabisannya suatu kejayaan, wahai Tuhan yang paling Penyayang dari segala penyayang.

Demikianlah beberapa doa bulan Safar yang seharusnya diterapkan pula di setiap hari. Selain membaca doa, kita juga dianjurkan memperbanyak manfaat membaca Al-Quran, melaksanakan sholat wajib dengan khusyu’, Shalat Dhuha , serta mengamalkan  rukun islam dan rukun iman. Sehingga nantinya kita bisa menjadi manusia yang beruntung di dunia dan akhirat. Amin ya Rabbal alamin.

15 Doa untuk Orang Menikah dalam Islam

Menikah berarti menyatukan dua hati berbeda antara perempuan dan laki-laki. Pada dasarnya menikah adalah fitrah setiap manusia. Pernikahan dapat membawa ketenangan jiwa dan raga. Menikah juga bertujuan untuk membentengi diri dari hal-hal diharamkan dalam islam seperti berzina. Dan yang terpenting, menikah memiliki tujuan untuk menghasilkan keturunan yang shalih dan berakhlakqul kharimah.

Dalam islam, pernikahan adalah sunnah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Menikah juga merupakan ibadah yang dapat menyempurnakan agama. Sebuah hadist shahih menjelaskan:

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu,  ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Jika seseorang menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya. Karenanya, bertakwalah pada Allah atas separuh yang lainnya.” (HR. Al Baihaqi).

Menjalani pernikahan tentu bukanlah hal yang mudah. Pernikahan adalah sesuatu yang sangat sakral dan diusahakan hanya sekali seumur hidup. Sebab walaupun perceraian dibolehkan dalam Islam, namun Allah Ta’ala tidak menyukai hal tersebut. Maka itu, diperlukan persiapan yang matang sebelum melangkah ke jenjang pernikahan. Tak sedekar materi, tetapi juga keteguhan hati dan memperbanyak doa kepada Allah Ta’ala agar urusannya dipermudah, serta rumah tangganya diberikan kelanggengan.

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Bila salah seorang diantara kalian diundang menghadiri jamuan makan, hendaklah ia memenuhi undangan tersebut. Jika ia tidak sedang berpuasa maka hendaklah ia ikut makan. Dan jika ia sedang berpuasa hendaknya ia mendoakan” (HR. Muslim).

Baca juga:

Nah, berikut ini beberapa doa untuk orang menikah menurut islam, diantaranya yaitu:

  1. Doa keberkahan

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam senantiasa mendoakan orang yang melangsungkan pernikahan dengan mengucapkan “Baarakallaahu laka, wa baaraka ‘alaika, wa jama’a baynakumaa fii khair.” (HR Tirmidzi, Abu Dawud dan Ibnu Majah).

“Baarakallaahu laka, wa baaraka ‘alaika, wa jama’a baynakumaa fii khair”

Artinya: Semoga Allah memberikan berkah kepadamu, semoga Allah mencurahkan keberkahan kepadamu. Dan semoga Allah mempersatukan kalian berdua dalam kebaikan.”

  1. Doa agar diberikan kebaikan

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwasahnya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam  bersabda, salah satu doa untuk pengantin yaitu:

Semoga Allah memberkahimu di waktu bahagia dan memberkahimu di waktu susah, serta semoga Allah mempersatukan kalian berdua dalam kebaikan” (HR. Abu Dawud).

  1. Doa selesai makan saat walimah

Saat kita menghadiri walimahtul ursy, disunnahkan untuk mendoakan keluarga yang telah memberikan makan. Doanya yaitu:

Ya Allah, berikanlah makan kepada orang yang telah memberi makan kepadaku, dan berkahilah minum kepada orang yang telah memberi minum kepadaku” (HR. Muslim)

Ya Allah, ampunilah mereka, sayangilah mereka dan berkahilah mereka pada apa-apa yang Engkau karuniakan kepada mereka” (HR. Ahmad)

[AdSense-B]

  1. Doa setelah akad nikah

Apabila salah seorang dari kamu menikahi wanita atau membeli seorang budak maka peganglah ubun-ubunnya lalu bacalah ‘basmalah’ serta doakanlah dengan doa berkah seraya mengucapkan: “Ya Allah, aku memohon kebaikannya dan kebaikan tabiat yang ia bawa. Dan aku berlindung dari kejelekannya dan kejelekan tabiat yang ia bawa“. (HR. Bukhari).

Sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, hendaknya pengantin pria setelah akad memegang ubun-ubun istrinya, lalu membaca basmalah dan dilanjutkan doa: “Allahumma inni as’aluka min khairiha wa khairi ma jabaltaha ‘alaihi. wa a’udzubika min syarriha wa syarri ma jabaltaha ‘alaihi.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepadaMu kebaikan dirinya dan kebaikan yang Engkau tentukan atas dirinya. Dan Aku berlindung kepadaMu dari kejelekannya dan kejelekan yang Engkau tetapkan atas dirinya

Baca juga:

  1. Doa suami untuk istri

Setelah membaca doa diatas, boleh dilanjutkan dengan bacaan:

Allaahumma baarik lii fii ahlii wa baarik li-ahlii fiyya”

Artinya: Ya Allah berkahilah istriku untukku dan berkahilah aku untuk istriku

  1. Doa ajaran Imam Ja’far Ash Shadiq (1)

Dari kitab Makarim Al-Akhlaq nomor hal.209, terdapat doa yang bersumber Imam Ja’far Ash-Shadiq. Doa ini dicakan oleh suami untuk sang istri.

“Allaâhumma biamâanatika akhattuhâa, wa bikalimaâtika istahlaltu farjahâa, fain qadhayta lîi minhâa waladan faj’alhu mubâarakan syawiyyâa, walâa taj’al lissyaithâani fîihi syarîikan walâa nashibâ.”

Artinya: “Ya Allah, dengan amanat-Mu kujadikan ia isteriku dan dengan kalimat-kalimat-Mu dihalalkan bagiku kehormatannya. Jika Kau tetapkan bagiku memiliki keturunan darinya, jadikan keturunanku keberkahandan kemuliaan, dan jangan jadikan setan ikut serta dan mengambil bagian di dalamnya“.

  1. Doa ajaran Imam Ja’far Ash Shadiq (2)

Allâahummarzuqnîi alfahâa wa wuddahâa wa ridhâahâa bîi, wa ardhinîi bihâa, wajma’ baynanâa biahsanijjtimâ’in wa aysari’ tilâafin, fainnaka tuhibbul halâala wa tukrihul harâam.

Artinya: “Ya Allah, karuniakan padaku kelembutan isteriku, kasih sayang dan ketulusannya, ridhai aku bersamanya. Himpunkan kami dalam rumah tangga yang paling baik, penuh kasih sayang dan kebahagiaan, sesungguhnya Engkau mencintai yang halal dan membenci yang haram“.

  1. Doa ajaran Imam Ja’far Ash Shadiq (1)

“Allâahummarzuqnîi waladan, waj’alhu taqiyyan dzakiyyan laysa fîi khalqihii ziyâadatun walâa nuqshân, waj’al ‘âqiibatahuu ilâa khairin”.

Artinya: “Ya Allah, karuniakan padaku keturunan, dan jadikan ia anak yang bertakwa dan cerdas, tidak ada kelebihan dan kekurangan dalam fisiknya, dan jadikan kesudahannya pada kebaikan“.

Baca juga:

[AdSense-A]

  1. Doa sebelum berjima

Dalam islam diajarkan untuk membaca doa terlebih dahulu sebelum melakukan jima (hubungan badan). Tujuannya untuk menghindari keikutsertaan setan di dalamnya, dan agar nantinya pasangan diberikan anak yang baik agama serta akhlaknya. Bunyi doa tersebut, yakni:

“Allahumma Jannibnasy Syaithon wa Jannibisy Syaithon Maa Rozaqtanaa

Artinya: “Dengan nama Allah. Ya Allah, jauhkanlah kami dari Syaithan dan jauhkanlah syaitan dari apa yang Engkau karuniakan kepada kami.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Apabila Allah menakdirkan keduanya untuk mendapatkan anak, maka anak itu tidak akan mendapatkan kemudharatan dari syaithan selamanya.” (HR. Al-Bukhari).

  1. Doa agar rumah tangga harmonis

“Robbana hablana min azqajinaa wa zurriyatina qurrota’ayunin, waj’alna lil muttaqiina imama.

Artinya: “Ya Tuhan kami, anugerakanlah kepada istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqan: 74).

  1. Doa agar cepat mempunyai keturunan – Doa Nabi Zakariyah a.s

 “Rabbi hablii min-ladunka dzurriyyatan thayyibatan innaka samii’uddu’a.”

Artinya, “Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa.” (QS Ali ‘Imran:38)

Rabbi la tadzarnii fardan wa anta khairal waaritisiin.”

Artinya: “Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris yang paling baik” (QS Al Anbiya’: 89)

  1. Membaca Al-fatihah

Bacaan Al-fatihah dapat mempermudah dikabulkannya sebuah doa. Maka itu, sebaiknya kita mengawali doa dengan membaca surat Al-Fatihah.

Allah berfirman dalam hadist Qudsi: “Aku membagi shalat antara Aku dan hamba-Ku menjadi dua dan untuk hamba-Ku apa yang ia minta.” Maka jika sang hamba membaca (Alhamdulillahirabbil’alamin) Allah berkata: “Hamba-Ku menyukuri aku,” dan jika membaca (Araahman arrahiim) Allah berkata: “Hamba-Ku memuji Aku,” dan jika membaca (Maalikiyaumiddiin) Allah berkata: “Hamba-Ku pasrah kepada-Ku, dan jika membaca (Iyyakana’budu wa iyyakanasta’iin), Allah berkata: “Ini antara Aku dan hamba-Ku, dan untuk hamba-Ku apa yang ia minta,” dan jika membaca (Ihdinashiratolmustaqiim shiratoladzina an’amta ‘alaihim ghairil maghdhubi’alaihim waladhoollin), Allah berkata: “Ini untuk hamba-Ku dan untuk hamba-Ku apa yang ia pinta.” (HR. Muslim)

Baca juga:

  1. Membaca dzikir

Dzikir hendaklah dibaca di waktu pagi dan petang, bahkan setiap saat. Sebab dzikir dapat membantu menenangkan hati, meluaskan rezeki rumah tangga, mendekatkan diri pada Allah Ta’ala dan sebagai bentuk hamba yang beriman.

“Wahai orang-orang yang beriman! Ingatlah kepada Allâh, dengan mengingat (nama-Nya) sebanyak-banyaknya, dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang.” ( QS: al-Ahzab 41-42)

[AdSense-C]

  1. Membaca Asmaul husnah

Salah satu adab saat berdoa hendaknya diawali dengan bacaan asmaul husna, yakni memuji Allah Ta’ala dengan nama-namaNya yang Agung dan Maha Besar. Membaca asmaul husna dapat mempermudah dikabulkannya doa dan untuk meningkatkan iman.

 “Katakanlah, berdoalah kepada Allah atau berdoalah kepada Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu berdoa, Dia mempunyai Asmaul husna.” (Al-Isra’: 110)

“Allah memiliki Asmaul husna, hendaknya kamu berdoa dengannya.” (Al-A’raf: 180)

  1. Memperbanyak sholawat

Membaca sholawat nabi juga sangat penting untuk dilakukan. Dengan memperbanyak sholawat maka kita bisa mendapatkan syafaat Rasulullah di akhirat kelak. Selain itu, sholawat juga merupakan bentuk kasih sayang kita kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Dan sholawat dapat mempermudah dikabulkannya suatu doa.

Umar bin Khattab Ra. berkata: “Saya mendengar bahwa doa itu ditahan di antara langit dan bumi, tidak akan dapat naik, sehingga dibacakan shalawat atas Nabi Muhammad Saw.” (HR. Tirmidzi)

Apabila salah seorang dari kalian berdoa maka hendaklah memulai dengan memuji Allah dan memuja-Nya, lalu hendaknya membaca salawat atas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian setelah itu dia boleh berdoa tentang apa pun yang diinginkannya.” (HR. Abu Daud dan At-Tirmidzi).

Baca juga:

Demikianlah doa-doa untuk orang menikah dan agar dipermudah mendapatkan keturunan. Sebenarnya doa bagi pasangan yang menikah tak sebatas itu saja. Kita bisa berdoa sesuai keinginan dengan menggunakan bahasa indonesia. Tak perlu takut, karena Allah Maha Mendengar isi hati hamba-hambaNya. Dan sebaiknya berdoalah dengan adab yang baik.

Apabila doa-doa diatas ada yang tidak bersumber pada hadist, maka hendaknya dikaji lebih dalam lagi. Ingat, jangan pernah lelah belajar tentang agama demi menjadi pribadi yang baik. Semoga bermanfaat.

17 Manfaat Ruqyah Dalam Islam dan Dalilnya

Secara istilah, ruqyah disebut sebagai Al-‘udzah yang berarti perlindungan. Ruqyah adalah metode islami untuk menyembuhkan seseorang dari sihir, kerasukan, gangguan jin, gigitan hewan ataupun penyakit lainnya. Metode ruqyah umumnya dilakukan oleh para ahli agama (seperti ustad atau kyai). Untuk proses pelaksanaannya, ustad akan membacakan doa-doa yang bersumber dari Al-quran, kemudian meniupkannya di tangan lalu mengusapkannya ke seluruh tubuh orang yang diruqyah.

Ruqyah yang benar tentunya harus sesuai syariat agama. Tidak boleh menggunakan bacaan-bacaan yang tidak ada dalilnya. Terlebih lagi jika disertai mantra-mantra ataupun pemakaian jimat. Perbuatan tersebut justru menjadi syirik dan hukumnya haram. Sebenarnya Praktek Ruqyah sendiri, sebenarnya sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad  shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dijelaskan dalam suatu hadist:

Dari Aisyah radhiallahu’anha bercerita, “ketika Rasulullah masuk rumahnya, saat itu dia sedang mengobati atau meruqyah seorang wanita. Maka beliau memerintahkan, ”Obatilah ia dengan al-Qur’an.” (HR. Ibnu Hibban).

Auf bin Malik al-Asyja’iy berkata, “Kami pada zaman jahiliyyah pernah melakukan ruqyah, apa pendapat Anda wahai Rasulullah?” Beliau bersabda, “Perdengar­kanlah ruqyah kalian kepadaku, ruqyah itu tidak apa-apa selama tidak bermuatan syirik.” (HR. Muslim).

“Bacakan ruqyah-ruqyah kalian kepadaku, tidak apa-apa dengan ruqyah yang tidak mengandung kesyirikan didalamnya.” (HR. Muslim).

Baca juga:

Hukum Ruqyah Dalam Islam

Hukum ruqyah dalam islam bergantung pada jenis ruqyah yang dilakukan.

  1. Ruqyah Syirkiyah = hukumnya haram

Sesuai dengan namanya, ruqyah syirkiyah adalah metode pengusiran jin dari tubuh manusia atau penyembuhan penyakit dengan cara-cara yang mengandung kekufuran. Misalnya membaca jampi-jampi atau mantra dengan bahasa yang tidak jelas. Atau mungkin membaca doa yang tidak ada dalilnya. Dengan disertai penggunaan jimat (semisal keris, bawang putih, bunga-bunga dan sejenisnya) maka hukumnya haram

  1. Ruqyah Syariyyah= Hukumnya diperbolehkan

Ruqyah syar’iyah adalah ruqyah yang dilakukan dengan membaca ayat-ayat Al-quran, dzikir atau doa-doa perlindungan yang memiliki dalil jelas sesuai syariat agama. Metode ruqyah yang demikian diperbolehkan dalam islam. Namun tetap kita harus percaya bahwa kesembuhan hanya berasal dari Allah Ta’ala, bukan percaya pada ayat tertentu ya.

Baca juga:

Manfaat Ruqyah di Kehidupan Menurut Islam

Berikut beberapa manfaat ruqyah syariyyah dalam islam dan kehidupan sehari-hari. Diantaranya adalah:

  1. Memberikan kebaikan untuk orang lain

Ruqyah memang bukanlah hal yang diwajibkan dalam islam. Namun bila seseorang mampu melakukan ruqyah terhadap orang lain dengan cara yang benar sesuai syariat agama maka berarti ia telah berbuat kebaikan. Yakni menolong orang yang kesusahan.

Nabi Muhammad  shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa diantara kalian mampu memberi manfaat kepada saudaranya, maka berilah padanya manfaat” (HR. Muslim, Ahmad dan Ibnu Majah)

[AdSense-B]

  1. Sebagai bentuk keimanan, jika dilakukan tanpa kesyirikan

Mempercayai kebesaran Allah dan kemuliaan kitab suci Al-quran merupakan bentuk iman kepada Allah Ta’ala. Ruqyah yang dilakukan dengan cara benar, yakni menjadikan bacaan al-quran sebagai cara untuk mengusir penyakit berarti menunjukkan bahwa ia percaya kepada Allah (bukan ayat tertentu ya).

Dan Allah Subhanahu wa Ta’ala juga telah berfirman bahwa Dia menurunkan Al-quran sebagai penyembuh atau penawar bagi umat manusia. Hal ii dijelaskan dalam Surat Al-Isra’ ayat 82 yang artinya:

Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian”. (QS. AL-Isra’:82).

  1. Mengusir gangguan setan

Manfaat ruqyah dalam islam berikutnya adalah untuk menyingkirkan gangguan syaiton. Hal ini juga dijelaskan oleh Abdul Khalik Al-atthar yang mengatakan bahwa ruqyah bertujuan untuk memohon pertolongan dari Allah agar kita terhindar dari gangguan sihir.

  1. Membentengi Diri

Terdapat banyak doa yang dibacakan saat proses ruqyah, beberapa diantaranya adalah surat yasin dan ayat kursi. Kedua surat ini dapat memberikan perlindungan pada diri sendiri. Untuk membentengi agar dijauhkan dari hal-hal yang jahat.

Dari Ibnu Mas’ud t, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa membaca sepuluh ayat dari empat ayat pertama dari surat al Baqarah dan ayat kursi, kemudian membaca dua ayat sesudahnya dan akhirnya, maka rumah itu tidak dimasuki setan hingga pagi hari.” (HR Thabrani).

  1. Obat ampuh untuk berlindung dari kejahatan

Imam Ibnu Qayyim berpendapat bahwa ruqyah adalah obat yang sangat ampuh untuk melindungi dari hal-hal buruk (seperti gangguan syaitan), apabila ruqyah tersebut dilakukan secara syariyyah. Maksudnya, Ruqyah dipraktekkan lewat bacaan-bacaan Al-quran ataupun dzikir. Maka hal ini bisa membantu membersihkan jiwa, bahkan menyembuhkan penyakit di tubuh.

Baca juga:

  1. Menjaga diri dari segala sesuatu

Beberapa doa yang dianjurkan dibaca saat ruqyah adalah surat Al-ikhlas, An Naas dan Al-Falaq. Membaca ketiga surat tersebut dapat membantu melindungi diri dari segala sesuatu yang buruk, misalnya kejahatan manusia, gigitan binatang ataupun gangguan syaitan.

[AdSense-A] Dari Abdullah bin Khubaib bahwasahnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Ucapkanlah !” Mereka (para shahabat) berkata, “Wahai Rasulullah, apa yang mesti kami ucapkan ?”Nabi bersabda, “Qul huwallaahu ahad (Surat al Ikhlas), surat An Naas, dan al Falaq sebanyak tiga kali di kala pagi dan malam hari, itu cukup bagimu sebagai pelindung dari segala sesuatu.” (HR Tirmidzi).

  1. Menyembuhkan penyakit

Metode ruqyah tidak hanya membantu menghilangkan gangguan jin dan syaitan saja. Tetapi juga membantu menghilangkan penyakit di tubuh. Hal ini didasari oleh penelitian yang dilakukan di Texas, Amerika oleh Dr. Dossey. Beliay melakukan suatu uji coba yang ternyata berhasil membuktikkan bahwa doa-doa dapat membantu mencegah perkembangan bakteri dalam tubuh serta menekan pertumbuhan sel kanker.

  1. Meningkatkan kesehatan tubuh

Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Emoto di Negeri Sakura kembali membuktikkan bahwa bacaan ayat-ayat Alquran dapat meningkatkan kesehatan tubuh manusia. Hal ini tentu sangat luar biasa. Yang mana menunjukkan bahwa kekuatan doa sangat menakjubkan.

  1. Mengurangi stres

Membaca doa-doa dari ayat Alquran dan dzikir dapat membantu menenangkan jiwa, termasuk menghilangkan stres dan despresi. Membaca doa tidak harus lewat ruqyah. Saat kita sedang sendirian dianjurkan untuk memperbanyak bacaan doa agar hati lebih tenang.

Baca juga:

  1. Mengendalikan emosi

Membaca doa dan dzikir juga bisa mengendalikan emosi. Ada banyak faktor yang menjadikan seseorang ingin marah, seperti tekanan dari orang-orang disekitar, rasa sedih berlebihan ataupun karena godaan setan. Nah, untuk menghilangkan emosi tersebut cara terampuh lewat membaca doa dan berdzikir kepada Allah Ta’ala.

  1. Membuat hati tenang

Setelah dibacakan doa-doa, biasanya hati orang yang diruqyah akan menjadi lebih tenang dan damai. Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh setan sudah tidak ada.

  1. Mengamalkan sunnah

Ruqyah tidak apa-apa untuk dipraktekkan jika sesuai syariat agama. Yakni dengan membaca doa-doa ayat Al-quran dan dzikir. Sebab prkaterk ruqyah juga telah ada sejak zaman nabi. Namun jika ruqyah dijadikan perbuatan syirik (percaya terhadap hal-hal lain selain Allah Ta’ala), bahkan berkomunikasi dan mengadakan perjanjian dengan jin, maka hukumnya haram.

  1. Menyembuhkan sengatan hewan

Ruqyah tidak hanya menghilangkan gangguan syetan. Penyakit yang diakibatkan sengatan hewan seperti kalajengking juga bisa disembuhkan lewat bacaan doa-doa Al-quran. Selain dengan obat-obatan medis dan traditional, dibantu dengan doa-doa ruqyah, insya Allah luka akibat hewan menyengat perlahan lahan sembuh.

[AdSense-C]

  1. Bentuk dzikir kepada Allah Ta’ala

Membaca doa-doa ayat Al-quran merupakan bentuk dzikir kepada Allah. Aktivitas ini dapat mendekatkan diri kepada Sang Khalik. Sehingga perasaan akan lebih tenang dan terhindar dari bisikan setan. Dengan berdzikir, kamu juga akan senantiasa merasa dekat dengan Allah SWT, baik secara jiwa dan juga raga.

  1. Mendekatkan diri pada Allah Ta’ala

Ruqyah yang dilakukan sesuai syariat agama membantu kita untuk lebih dekat pada Allah Ta’ala. Tentunya kita dianjurkan untuk memperbanyak membaca doa tidak hanya saat merasa lemah saja. Namun harus setiap saat. Karena dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT, kita akan merasa aman dan nyaman karena akan selalu terasa terlindungi dalam hidupnya.

  1. Mendapat kekuatan dari Allah Ta’ala

Apabila kita senantiasa berdzikir kepada Allah Ta’ala, maka Allah akan memberikan kekuatan pada kita. Bukan berarti kekuatan yang ajaib. Namun pertahanan diri menjadi lebih sehat, tidak mudah terjerat godaan setan dan terhindar dari kesesatan. Manfaat Dzikir juga dapat dirasakan ketika sedang berada dalam ujian dari Allah SWT,. Dengan berdzikir, kita merasa mendapatkan kekuatan untuk lulus dari ujian-Nya.

  1. Senantiasa diingat oleh Allah Ta’ala

Manfaat terakhir apabila kita sering berdzikir adalah kita akan diingat oleh Allah Ta’ala. Sebagaimana firmanNya: “Ingatlah kamu kepada-Ku, niscaya Aku ingat (pula) kepadamu (QS. Al-Baqarah:152). Akan sangat menggembirakan bagi seorang hamba yang senantiasa diingat oleh Allah SWT, sepanjang waktu dalam hidupnya.

Baca juga:

Demikianlah beberapa manfaat ruqyah dalam islam. Semoga bermanfaat dan dapat membantu.

17 Amalan Nabi Daud yang Menghasilkan Pahala

Nabi adalah manusia yang diutus oleh Allah subhanahu wa ta’ala untuk menyampaikan wahyu dari Allah. Sebenarnya, terdapat perbedaan antara istilah Nabi dan Rasul. Perbedaan yang paling mendasar adalah jika Nabi boleh menyampaikan wahyu yang diterimanya tetapi dia tidak memiliki kewajiban atas suatu umat atau wilayah tertentu. Sementara itu, Rasul memiliki kewajiban untuk menyampaikan wahyu kepada umat atau wilayah tertentu.

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh At Turmuzy, dari Abi Zar bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda ketika beliau ditanya tentang jumlah nabi, “(Jumlah para nabi itu) adalah seratus dua puluh empat ribu (124 ribu) nabi.” Kemudian beliau ditanya lagi jumlah rasul di antara nabi tersebut dan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Tiga ratus dua belas (312)”. (Baca juga: Nama-Nama Nabi Dan Rasul)

Dari semua jumlah nabi dan rasul itu, ada 25 nabi dan rasul yang dijelaskan di al Quran dan wajib kita imani. Salah satu nabi dan rasul itu adalah Nabi Daud. Nabi Daud adalah salah satu nabi yang diutus oleh Allah untuk menyampaikan wahyu dan memberi peringatan pada kaum Bani Israil. Sebagai nabi dan rasul Allah, Nabi Daud dikaruniai beberapa mukjizat oleh Allah. Beberapa mukjizat yang diterima oleh Nabi Daud adalah suara yang merdu, kemampuan untuk melenturkan besi serta bisa membuat gunung-gunung bersujud. (Baca juga: Macam-Macam Mukjizat Nabi)

Sebagai seorang nabi dan rasul, tentu banyak amalan dan perilaku Nabi Daud yang bisa kita contoh dan ambil hikmahnya. Maka, berikut ini akan kita bahas 17 amalan Nabi Daud yang bisa kita coba amalkan di kehidupan sehari-hari.

  1. Doa untuk Suara yang merdu

Doa ini adalah doa yang paling banyak diamalkan oleh para pembaca al Quran. Banyak orang yang ingin memiliki suara yang merdu, seperti suara Nabi Daud. Berikut ini adalah doa yang bisa dibaca, “Allaahumma inni as-aluka shautan khofiifan hasanan qawiyyan ka shauti nabiyyina daawuda ‘alaihi salaam”. Doa ini memiliki arti, “Ya Allah, sesungguhnya aku minta kepada-Mu suara yang ringan, bagus, dan kuat seperti suara Nabi Daud ‘alaihi salaam”.

  1. Doa untuk Melunakkan Hati yang Keras

Satu mukjizat lain yang dimiliki oleh Nabi Daud adalah kemampuannya melunakkan besi yang keras dengan jarinya. Maka, hikmah dari mukjizat ini adalah agar kita mampu memiliki kekuatan seperti itu. Bukan untuk melunakkan besi, namun diharapkan dengan doa ini kita bisa melembutkan hati seseorang yang keras. (Baca juga: Obat Hati Dalam Islam)

Bacalah, “Allahumma layyin li qalbahu, laiyyinta li daawudal hadiid”. Arti dari doa ini adalah “Ya Allah, lembutkanlah hatinya sebagaimana Engkau melembutkan Daud (akan) besi”. Anda bisa membaca doa ini saat harus menghadapi seseorang yang berhati keras. Mohonlah kepada Allah, Sang Pemilik Hati dan Maha Membolak-balikkan hati manusia.

  1. Doa agar Cepat Mendapatkan Jodoh

Doa agar cepat mendapatkan jodoh ini merupakan doa yang paling sering dicari. Doa ini cukup mustajab dan bisa Anda amalkan untuk mempermudah dan mendekatkan jodoh. Lafal doa ini, seperti yang tercantum dalam hadis riwayat Tirmidzi, adalah “Allahumma inni as-aluka hubbaka wa Hubba man yuhibbuka, wa ‘amalalladzii yuballighunii hubbaka. Allahummaj’al hubbaka ahabba ilayya min nafsii wa ahlii wa minal maa’il baarid”. Arti dari doa ini sendiri adalah “Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu cinta-Mu, dan cinta orang-orang yang mencintai-Mu, dan aku memohon kepada-Mu, perbuatan yang dapat mengantarkan aku kepada cinta-Mu. Ya Allah, jadikanlah cinta-Mu lebih aku cintai dari pada diriku, keluargaku, serta air dingin”.

Baca juga:

Doa ini bisa Anda baca setiap selesai sholat wajib dan sholat hajat. Membaca doa ini setelah sholat hajat akan lebih mudah diijabah oleh Allah. Namun, jangan lupa untuk menjaga keikhlasan dan kesabaran, serta tetap tawakkal kepada Allah hingga Allah menilai kita telap siap bertemu dengan jodoh yang terbaik menurut-Nya.

[AdSense-B]

  1. Puasa Shaiam ad-Dahr

Puasa ini adalah puasa yang selalu diamalkan oleh Nabi Daud. Puasa Nabi Daud ini adalah puasa yang paling disukai oleh Allah. Puasa Nabi Daud adalah berselang-seling, yaitu sehari puasa dan hari berikutnya beliau berbuka. Puasa ini adalah cara Nabi Daud untuk selalu mensyukuri segala nikmat yang diterimanya dari Allah. (Baca juga: Keutamaan Puasa Daud)

  1. Selalu bertasbih dan memohon cinta Allah

Nabi Daud juga selalu bertasbih sepanjang hayatnya sebagai bentuk kecintaannya kepada Allah. Bahkan, berdasarkan hadis, Nabi Daud sangat mencintai Allah melebihi cinta beliau kepada keluarga, harta dan dirinya sendiri. Beliau juga selalu memohon cinta Allah, dengan berdoa “Allahumma inni as-aluka hubbaka wa hubba man yuhibuka wal amalalladzi yuballighuni hubbaka, allahumma ‘al hubbaka ahabba ilayya min nafsi wa ahli wa minal ma’il barid”.

Baca juga:

Doa di atas memiliki arti, “Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu cinta-Mu serta cinta orang-orang yang mencintai-Mu serta aku mohon kepada-Mu perbuatan yang dapat mengantarku pada cinta-Mu. Ya Allah, jadikan cinta-Mu lebih kucintai dibandingkan diriku ini, keluargaku, serta air dingin di padang yang tandus”.

  1. Sholat malam

Berdasarkan hadis Bukhari no 1131, dari Abdullah bin Amr radhiallahu anhuma dia berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ‘Sesungguhnya puasa yang paling dicintai Allah adalah puasa Daud, sedangkan shalat yang paling disukai Allah adalah juga shalat Daud alaihissalam. Beliau tidur hingga pertengahan malam, kemudian bangun (untuk shalat lail) selama sepertiga malam, lalu kembali tidur pada seperenamnya (sisa malam). Dan beliau berpuasa sehari dan berbuka sehari”. (Baca juga: Cara Melaksanakan Shalat Tahajud)

  1. Tidak lengah terhadap 4 waktu

Nabi Daud dan keluarganya tidak pernah lengah terhadap 4 waktu, yaitu waktu untuk bermunajat, bermuhasabah, tabayun, dan menyenangkan diri sendiri dengan sesuatu yang halal. Maka, kita pun jangan pernah lengah untuk melakukan 4 hal di atas, untuk selalu menjadi manusia yang lebih baik dari hari ke hari. (Baca juga: Muhasabah Hati di Malam Hari)

[AdSense-A]

  1. Selalu berbuat dan beramal baik

Ada banyak pesan yang disampaikan Nabi Daud kepada umatnya, salah satunya berbunyi “Hai penabur kejahatan, kalian akan menuai duri-durinya”. Dari pesan tersebut, beliau mengajarkan bahwa manusia harus selalu berbuat baik, karena apapun yang kita lakukan akan kita tuai juga akibatnya.

  1. Terus belajar untuk memperkaya ilmu

Nabi Daud pernah membuat sebuah perumpamaan, yaitu “Perumpamaan seorang penceramah yang bodoh dalam menyeru kaum adalah seperti penyanyi yang menyanyi di dekat kepala seorang jenazah”. Dari perumpamaan tersebut, maka kita dianjurkan untuk memperkaya ilmu yang kita miliki sebelum kita mengajak orang lain mempelajari ilmu tersebut. Cara ini tentu lebih bermanfaat dibandingkan sekedar menyeru sebuah ilmu tanpa kita mengetahuinya secara lebih matang. (Baca juga: Hukum Menuntut Ilmu)

  1. Selalu memegang teguh hidayah

Seperti yang kita ketahui, hidayah tidak bisa didapatkan oleh semua orang. Bahkan, kita harus mencari hidayah tersebut, alih-alih hanya berdiam diri dan menunggu hidayah datang. Tentu hal ini sangat kita butuhkan karena hidayah akan membantu kita menjadi manusia yang lebih baik dan lebih bertakwa di mata Allah. Maka, tidak heran jika kita harus memegang teguh hidayah yang kita dapatkan karena hidayah tersebut sangatlah berharga. Hal ini sejalan dengan pesan Nabi Daud, “Betapa buruk kemiskinan itu setelah kaya, dan betapa buruknya pula kesesatan setelah petunjuk”. (Baca juga: Hidayah Allah Kepada Manusia)

  1. Kewajiban bekerja sebagai bentuk syukur

Di dalam al Quran, surat Saba’ ayat 13 disebutkan, “Bekerjalah, hai keluarga Daud untuk bersyukur kepada Allah. Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang bersyukur”. Maka, kita diperintahkan untuk bekerja karena bekerja merupakan salah satu bentuk ibadah dan rasa syukur kepada Allah. (Baca juga: Cara Bersyukur Menurut Islam)

  1. Selalu bertindak adil dan bijaksana

Nabi Daud juga diberikan kemampuan untuk selalu bijaksana dalam menyelesaikan berbagai masalah. Nabi Daud diberi rantai emas yang menjulur dari langit sampai Baitul Maqdis untuk memberi keputusan atas berbagai perbedaan pendapat. Bahkan, beliau juga menjadi teladan bagi semua orang dalam hal keadilan, ibadah dan hal lainnya. (Baca juga: Keutamaan Adil Terhadap Diri Sendiri)

  1. Selalu taat kepada Allah

Nabi Daud yang berhasil mengembalikan kejayaan untuk Bani Israil setelah terbunuhnya Jalut, dikenal sangat taat kepada Allah. Bahkan, beliau diceritakan telah memperkuat kerajaannya dengan tasbih , dzikir serta ketaatannya kepada Allah.

  1. Bersungguh-sungguh dalam ibadah

Seperti yang telah dibahas sebelumya, bahwa tidak ada puasa dan sholat yang lebih dicintai Allah selain yang dilakukan Nabi Daud. Maka, itu menunjukkan bahwa Nabi Daud sangat bersungguh-sungguh dalam beribadah.

  1. Selalu bekerja keras

Berdasarkan sabda Rasulullah shalallahi ‘alaihi wa sallam, “Memakan makanan dari hasil usaha sendiri adalah lebih baik. Nabi Daud alaihissalam makan dari hasil jerih payahnya sendiri. Meskipun dia seorang nabi dan seorang raja, tetapi dia memenuhi kebutuhan hidupnya dari hasil usahanya sendiri”. (Baca juga: Hukum Bekerja Dalam Islam)

  1. Mengutamakan cinta Allah

Nabi Daud yang taat beribadah selalu mengutamakan cinta Allah dibandingkan cinta makhluk lainnya. Berdasarkan sabda Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda: “Bila Allah mencintai seorang hamba, maka Allah berseru kepada Jibril: “Sesungguhnya Allah mencintai Fulan, maka cintailah dia.” Jibrilpun mencintainya. Kemudian Jibril berseru kepada penghuni langit: ”Sesungguhnya Allah mencintai Fulan, maka kalian cintailah dia.” Penghuni langitpun mencintainya. Kemudian ditanamkanlah cinta penghuni bumi kepadanya”. (HR Bukhari 5580)

  1. Rela berkorban untuk agama

Masih berkaitan dengan kecintaan Nabi Daud kepada Allah dan harapan beliau akan cinta dari Allah, maka beliau juga rela mengorbankan dirinya sendiri hingga keluarga dan harta yang dimilikinya demi kepentingan agama dan menjalankan perintah Allah. Tentu amalan ini juga harus kita teladani untuk menjadi muslim yang lebih baik. (Baca juga: Ciri-ciri Orang Munafik)

Wallahu a’lam bishawab.

12 Doa Agar Terlihat Cantik Setiap Hari dalam Islam

Bisa terlihat cantik merupakan impian setiap wanita dan menjadi hal yang sangat manusiawi karena naluri seorang wanita akan selalu ingin terlihat cantik secara raga dan jasmani. Agar bisa terlihat cantik setiap hari, banyak wanita yang melakukan perawatan, membeli alat kosmetik lengkap dan bahkan menyisihkan uangnya untuk membeli baju terbaru. Akan tetapi sebenarnya, para wanita juga bisa tampil cantik dengan karomiah dan juga doa yang dipanjatkan. Berikut ini adalah beberapa doa yang bisa dipanjatkan agar bisa terlihat tetap cantik setiap hari.

Di dalam surga, terdapat bidadari-bidadari- bidadari yang sopan, yang menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin. Maka nikmat Rabb-mu yang manakah yang kamu dustakan? Seakan-akan biadadari itu permata yakut dan marjan.” (Qs. Ar-Rahman: 56-58)

Beliau menjawab, “Karena shalat mereka, puasa dan ibadah mereka kepada Allah. Allah meletakkan cahaya di wajah mereka, tubuh mereka adalah kain sutra, kulitnya putih bersih, pakaiannya berwarna hijau, perhiasannya kekuning-kuningan, sanggulnya mutiara dan sisirnya terbuat dari emas. Mereka berkata, ‘Kami hidup abadi dan tidak mati, kami lemah lembut dan tidak jahat sama sekali, kami selalu mendampingi dan tidak beranjak sama sekali, kami ridha dan tidak pernah bersungut-sungut sama sekali. Berbahagialah orang yang memiliki kami dan kami memilikinya. ‘.” (HR. Ath Thabrani)

“Dan apabila kamu melihat mereka, tubuh-tubuh mereka membuatmu kagum. Dan jika mereka berkata-kata, kamu mendengarkan mereka. Mereka seakan-akan  kayu yang tersandar” (QS.Al Munafiqun:4)

“Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhisannya adalah wanita shalehah” (HR.Muslim, Ibnu Majah dan An Nasai)

Ketika ALLAH menyebut cantik Hiasan dalam Al Qur’an, ALLAH menyebut sebagai sifat bidadari: ”Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik.” (QS.Ar Rahman:70)

Artikel terkait:

  1. QS Al-Waqiyah Ayat 35-38

Doa ini dibacakan sesudah shalat fardhu atau sesudah dzikir apabila ingin aura kecantikan keluar seperti layaknya bidadari. Doa ini juga memiliki karomah untuk anda yang selalu ingin terlihat awet muda.

Innaa insaanaa hunna insaa a. Faja’alnaa hunna abkaaro. ‘uruban atroobaa.

Artinya: Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan. penuh cinta lagi sebaya umurnya.

  1. QS Yusuf Ayat 4

Doa ini dipercaya mempunyai karomah untuk tampilan wajah bersinar dan menjadi permohonan supaya cahaya wajah Nabi Yusuf AS yang terkenal sangat tampan bisa tertular pada orang yang membacakan doa ini.

“Idz qoola yuusufu liabihi yaa abati, inni roaitu ahada asyro kaukaban wasyamsu walqomaro roaituhum lii waajidiin”.

Artinya: Ingatlah ketika Yusuf berkata pada ayahnya: “Wahai ayahku, sesungguhnya aku telah bermimpi melihat sebelas bintang, matahari ,dan bulan. Aku lihat semuanya sujud kepadaku”.

[AdSense-B]

  1. QS Thaha Ayat 39

Doa ini merupakan bentuk dari permohonan supaya Allah SWT bisa menjaga tingkah laku diri kita dan juga kebaikan yang ada dalam diri kita termasuk kecantikan dari pengawasan-Nya. Sehingga, karena kecantikan yang sudah kita miliki tidak akan menimbulkan malapetaka.

Wa alqoytu alaika mahabbatam manna walitushna’a ‘alaa aini.

Artinya: Dan Aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang, yang datang dari-Ku, agar kamu diasuh di bawah pengawasan-Ku.

  1. Amalan Wirid Pertama

Bismillahirrahmanirrahim nur Allah nur Muhammad. Cahaya Allah cahaya Muhammad cahaya maryam siti fatimah.

Cara Mengamalkan:

Saat akan keluar dari rumah atau bertemu orang yang disukai seperti suami atau kekasih atau sebagainya adalah dengan membacakan doa diatas sebanyak tiga kali sambil menahan nafas lalu tiupkan kedua telapak tangan dan usap ke muka anda.

  1. Amalan Wirid Kedua

Bismilahirohmanirohhim, holakodunya minanuuri walakho adama wa’tini cahaya nur Muhammad

Cara mengamalkannya:

Sesudah selesai menunaikan shalat wajib lima waku, bacalah doa ini sebanyak 33 kali secara istiqomah.

Artikel terkait:

  1. Amalan Wirid Ketiga

Bismilahirohmanirohhim, holakodunya mianuuri walakho adama wa’tini cahaya nur Muhammad.

Cara Mengamalkannya:

Saat membasuh muka dengan air wudhu, bacakan doa ini sebanyak tiga kali secara istiqomah. Doa ini akan membuat wajah terlihat berseri dan cerah, bisa menarik perhatian bagi orang yang memandangnya dan orang yang memandang akan simpati pada diri anda.

[AdSense-A]

  1. Doa Agar Terlihat Cantik Bercahaya

Doa ini diambil dari ayat 15 dimana bisa ditujukan supaya bisa menggerakkan hati seseorang yang dituju supaya bisa mencintai dan menyayangi serta tampil cantik.

Walau ana qur’aanan suyi’rat, bihil jibaalu alu quth thi’at, bihil ardhu aw kullima bihil, mautaballilahil amru jamii’a

Sebutkan nama yang dituju sebanyak dua kali dan sebutkan keinginan sebanyak satu kali dan amalan bacaan ini sebanyak tujuh kai sesudah shalat fardhu. Lakukan selama tujuh kali shalat fardhu.

  1. Doa Mebangkitkan Inner Beauty

Allaahumma baa’id baini wa baina khathaayaaya, kamaa baa’adta bainal masyriqi wal maghrib.

Doa ini diamalkan sesudah selesai shalat fardhu sebanyak 21 kali. Apbila anda memiliki undangan yang melibatkan anda untuk bertemu dengan banyak orang, maka berwudhu lebih dulu lalu bacakan doa ini sebanyak tujuh kali dan Isnya Allah, orang yang melihat anda akan terpesona atau kagum pada diri anda.

Doa ini tidak dimaksudkan untuk menampilkan kecantikan kulit luar wajah atau tubuh saja, namun juga sampai ke dalam hati, perilaku dan sebagainya. Apabila diresapi dengan baik maknanya, maak juga akan terlindungi dari perbuatan dosa dan dijauhkan dari kesalahan masyrik dengan maghrib yang berarti dijauhkan dari kesalahan diri sendiri dan juga kesalahan orang lain yang mengotori kecantikan kita sejauh antara arah Timur dan Barat.

9. Doa Memancarkan Aura Wajah Bercahaya

Robbana at-mimlana nuurona waghfirlana innaka ala kulli syai’in qadir

“Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu”

Doa memancarkan aura wajah bercahay ini dibacakan sesudah shalat fardhu sebanyak sebelas kali dan yang paling utama adalah sesudah shalat subuh. Dengan izin dari Allah SWT, maka akan menjadikan aura kecantikan diri semakin terpancara sehingga anda akan dikelilingi cahaya.

Artikel terkait:

10. Surat Yusuf Ayat 31

Falamma roainahuu akbarnahuu wa qoth-tho’na aidiyahnuna wa qulna haasya lil-lahii maa haadzaa basyaroo,in haadzaa illa malakun kariim

“Ketika perempuan perempuan itu melihatnya, mereka terpesona kepada (keelokan rupa) nya, dan mereka (tanpa sadar) melukai tangannya sendiri. Seraya berkata, “Maha Sempurna Allah, ini bukanlah manusia. Ini benar-benar malaikat yang mulia”

Istiqomahkan dan baca surat Yusuf ayat 31 tersebut secara terus menerus sesudah selesai shalat hajat dan juga shalat subuh sebanyak seratus kali dalam tujuh hari berturut turut. Sesudah tujuh hari, amalkan doa ini sesudah selesai shalat wajib tujuh kali dengan selesai membacakan surat tersebut maka usapkan tangan anda ke wajah.

11. Doa Supaya Cantik Saat Bercermin

Al hamdulillaahi kamaa hassanta kholqii fahassin khuluqii

Artinya: Segala puji bagi Allah, baguskanlah budi pekertiku sebagaimana Engkau telah membaguskan rupa wajahku.

Doa ini dibacakan saat bercermin untuk terlihat cantik setiap hari dan pangkatnya adalah sunnah yang jika dilakukan atas dasar Islam akan menambah pahala bagi seeorang yang melaksanakannya.

12. Doa Bersinar Di Seluruh Tubuh

Bismilahirahmanirahim robbana at’mimlana nurrona waghfirlana innaka ala kulli syai’in qadir.

Cara Mengamalkan:

Baca doa ini sebanyak tiga kali dan tahan nafas setiap akan pergi mandi, cuci muka dan juga menyisir. Untuk cara mengamalkan doa tersebut saat amndi, bisa dibaca sambil menyiram seluruh tubuh dengan air begitu pula saat mencuci muka dan menyisir rambut. Lakukan cara ini secara rutin supaya aura kecantikan selalu terpancar di tubuh anda setiap hari.

Artikel terkait:

Demikian ulasan yang bisa kami berikan mengenai doa agar terlihat cantik setiap hari dan juga amalan ibadah yang sebaiknya dilaksanakan. Amalkan beberapa doa diatas ecara terus menerus supaya kecantikan wajah, tubuh dan hati anda selalu terpancar setiap hari tanpa henti. Semoga bisa diamalkan seluruh panduan yang sudah kami berikan dan wajah anda bia mengeluarkan kecantikan serta hati yang bersih layaknya muslimah sejati, semoga bisa bermanfaat.

15 Doa Bahagia Dunia Akhirat yang Mustajab

Kebahagiaan adalah sebuah perasaan dan keadaan yang pasti kita semua inginkan. Sebagai manusia, sangat wajar jika kita selalu berharap untuk hidup bahagia, terlepas dari segala liku-liku kehidupan yang dilalui. Bahkan, banyak dari kita yang menjadikan kebahagiaan sebagai tujuan hidup atau goal yang ingin kita capai. Bentuk kebahagiaan itu pun bermacam-macam. Ada yang mendefinisikan kebahagiaan dalam bentuk keluarga yang damai dan saling mendukung, ada pula yang mendefinisikan kebahagiaan sebagai kebebasan secara materi yang membuat kita tidak lagi kesulitan saat menginginkan sesuatu.

Baca juga:

Namun, tahukah Anda bahwa sesungguhnya dalam Islam definisi bahagia adalah jauh lebih luas daripada itu? Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan, “yang namanya kaya (ghina’) bukanlah dengan banyaknya harta (atau banyaknya kemewahan dunia). Namun yang namanya ghina’ adalah hati yang selalu merasa cukup”. Maka, sesungguhnya letak kebahagiaan adalah di dalam hati. Mungkin tidak terlihat secara kasat mata, namun bisa kita rasakan.

Sumber kebahagiaan sejati adalah ketenangan yang kita rasakan di dalam hati. Hal ini merupakan anugerah dari Allah yang tidak ternilai harganya. Pasti setiap orang menginginkan jiwa yang tenang, yang bebas dari kekhawatiran. Sayangnya, tidak semua orang bisa mendapatkan kebahagiaan sejati ini. Hal ini salah satunya dikarenakan banyak orang yang melupakan Allah, Dzat yang memberi kebahagiaan dan menciptakan ketenangan di jiwa yang sebenarnya.

Baca juga:

Hal ini dijelaskan oleh Allah dalam surat Al Fath ayat 4 yang berbunyi, “Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”.

Oleh karena itu, jika kita menginginkan kebahagiaan di dunia dan akhirat, hendaknya kita mengingat Allah dan senantiasa berdoa memohon kepada Allah. Sungguh tidak ada kebahagiaan sejati yang bisa kita rasakan tanpa rahmat dari Allah. Maka, berikut ini akan dibahas 15 doa bahagia dunia akhirat yang bisa kita amalkan.

  1. Doa Sapu Jagat

Keutamaan doa ini mungkin sudah kita ketahui sejak lama untuk selalu kita baca setiap selesai sholat, terutama sholat fardhu. Bacaan doa ini dalam Bahasa Arab adalah “Rabbanaa aatinaa fiddunnyaa hasanah, waqinaa ‘adzaa ban naar”. Dalam Bahasa Indonesia doa ini memiliki arti, “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan hidup di dunia serta kebaikan hidup di akhirat dan jagalah kami dari siksa api neraka”.

Dengan membaca doa ini, kita tidak hanya meminta kebahagiaan di dunia, melainkan juga memohon keselamatan kehidupan di akhirat kelak. Memang inilah tujuan hidup seorang muslim yang seharusnya. (Baca juga: Tips Hidup Bahagia Menurut Islam)

  1. Doa memohon kesejahteraan dunia akhirat

Selanjutnya, dia berikutnya adalah doa untuk memohon ampunan serta kesejahteraan. Dalam Bahasa Arab, doa ini berbunyi “Allahumma innaa nas alukal ‘afwa wal ‘aafiyata fiddiini wad dun-ya wal aakhiroti”. Artinya, “Ya Allah, kami mohon ampunan kepada-Mu serta limpahkan kesejahteraan agama dunia serta akhirat”. (Baca juga: Fadhilah Sholawat Fatih)

[AdSense-B]

  1. Memohon keselamatan dari penyakit dan maksiat

Sesungguhnya, seseorang yang tertimpa penyakit maupun melakukan dosa maksiat tidak akan bisa merasakan kebahagiaan dunia akhirat. Oleh karena itu, hendaknya kita memohon pertolongan Allah agar diselamatkan dari penyakit dan maksiat yang mungkin bisa menimpa kita sebagai manusia biasa. (Baca juga: Bahaya Penyakit Ain Dalam Islam)

Doanya berbunyi, “Allahumma ‘aafini fii badanii allahumma ‘aafini fii sam’ii allahumma ‘aafini fii bashorii laa ilaha illa anta”. Artinya, “Ya Allah, selamatkan tubuhku dari penyakit dan maksiat sesuatu yang tidak aku inginkan. Ya Allah, selamatkan pendengaranku dari penyakit dan maksiat sesuatu yang tidak aku inginkan. Ya Allah, selamatkan penglihatanku dari penyakit dan maksiat sesuatu yang tidak aku inginkan, tiada Tuhan (yang berhak disembah) kecuali Engkau”.

  1. Doa memohon keselamatan dunia akhirat

Doa selanjutnya adalah untuk memohon keselamatan dan meminta keberkahan hidup sekaligus ampunan dari Allah. Anda bisa membaca “Allahumma inaanas ‘aluka salamatan fiddiin wa ‘aafiyatan filjasad wa jizadatan fil ‘ilmi wa barakatan firrizqi wa taubatan kablalmaut wa rahmatan indalmaut wa maghfiratan ba’dalmaut. Allahumma hawwin ‘alaina fii sakaratilmaut wannajaa taminannari wal’afwa ‘indalhisaab, rabbana laa tujighluubanaa ba’daizd hadaitanaa wa hablanaa minladunkarahmatan innaka antalwahhab”.

Artinya, “Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada Engkau dari keselamatan agama serta sehat tubuh, berikanlah kami tambahnya ilmu pengetahua, serta keberkahan dalam rezeki, serta diampuni sebelum mati dan mendapat rahmat waktu mati, serta mendapat pengampunan sesudah mati. Ya Allah, mudahkan untuk kami menghadapi sakarotul maut, serta selamatkan dari siksa neraka, hingga pengampunan waktu hisab”.

  1. Memohon kemudahan saat meninggal

Setiap manusia pasti akan mati. Maka, jangan sampai kita juga memohon kemudahan saat meninggal dan kebahagiaan hidup di akhirat kelak. Anda bisa membaca doa “Allahumma hawwin ‘alainaa fii sakaraatil mauti wannajaata minan naari wal ‘afwa ‘indal hisaabi”. Artinya adalah “Ya Allah, mudahkanlah kami ketika saat pencabutan nyawa, dan selamatkan kami dari api neraka hingga mendapatkan kemaafan saat amal diperhitungkan. (Baca juga: Tanda-Tanda Khusnul Khotimah)

  1. Membaca Asmaul Husna

Tidak hanya berdoa, kita juga dianjurkan untuk senantiasa berzikir. Begitu pula saat kita memohon bahagia dunia dan akhirat, dimana keselamatan di dunia dan akhirat juga termasuk bentuk dari kebahagiaan di dunia dan akhirat. Teruslah membaca asmaul husna, khususnya asma Allah ‘As Salaam’ yang berarti ‘Yang Memberi Keselamatan’. Bacalah As Salam sebanyak-banyaknya setiap selesai sholat wajib supaya kita terpelihara dari bencana dan kesusahan yang berat. (Baca juga: Manfaat Membaca Asmaul Husna)

  1. Doa memohon hilangnya kesedihan

Seperti yang dibahas di awal, kebahagiaan itu letaknya di hati. Maka, hati yang sedih akan sulit merasakan kebahagiaan. Rasulullah pun mengajarkan pada kita doa untuk orang yang menderita kesedihan yang mendalam, yaitu “Ya Allah, Rahmat-Mu aku harapkan, janganlah Engkau serahkan segala urusanku kepada diriku sendiri walau sekejap mata, perbaikilah segala urusanku, tiada ilah yang berhak disembah selain Engkau” (HR. Abu Dawud). (Baca juga: Cara Menghilangkan Kesedihan Menurut Islam)

[AdSense-A]

  1. Doa memohon ketenangan hati

Hati yang tenang adalah hati yang bahagia. Dengan hati yang tenang, tidak ada kekhawatiran dan perasaan ‘kurang’ akan segala sesuatu. Maka, bacalah “Allahumma inni as aluka nafsaan bika muthma-innah, tu’minu biliqaa-ika wa tardhaa bi qadhaa-ika wa taqna’u bi’athaa-ika”. Artinya, “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu jiwa yang merasa tenang kepada-Mu, yang yakin akan bertemu dengan-Mu, yang ridha dengan ketetapan-Mu dan merasa cukup dengan pemberian-Mu”.

  1. Doa agar hati tenang

Bacalah, “Allahumma innii a-udzuubika minalhamma walkhujni, wal ajri, wakasal, walbujli, walhubni, wadhalidaini, walghabatirrajali”. Doa ini memiliki arti “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari (hal yang) menyedihkan dan menyusahkan, lemah dan malas, bakhil dan penakut, lilitan hutang dan penindasan orang”.

baca juga:

  1. Bacaan istighfar

Tidak jarang kita merasa tidak bahagia akibat banyaknya dosa yang telah kita lakukan. Maka, kita diajarkan untuk selalu beristighfar agar hati tenang dan hidup kita bahagia. Bacalah Ästaghfirullaahal ‘adhiim” yang berarti “Aku mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung”. (Baca juga: Amalan Istighfar)

  1. Doa memohon ketenangan batin

Bacalah ‘Allahumma tsabitnii waj’alnii haadiyan mahdiyyan’ untuk memohon ketenangan hati dan petunjuk dari Allah untuk segala yang kita lakukan. Artinya, “Ya Allah, tenangkanlah hatiku dan jadikanlah aku orang yang memberi petunjuk dan mendapat petunjuk”. Sungguh, dengan mendapat petunjuk dari Allah, hati kita akan merasa tenang atas apa-apa yang kita lakukan dan kita pun akan merasa bahagia.

  1. Doa memohon kesenangan akhirat

Jika kita termasuk dalam golongan orang-orang yang beruntung di dunia, maka jangan lupa untuk membaca doa “Allaahumma kamaa farrahtanaa fii haadzi hid dun-yaa fa farrihnaa fil aakhirati”. Doa ini memiliki arti “Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memberikan kesenangan kepada aku di dunia, maka berilah aku kesenangan di akhirat”.

baca juga:

  1. Doa mohon keberuntungan

Anda juga bisa membaca doa memohon keberuntungan, “Allaahumma inni as-alukal fauza ‘indalqaaa-i washshabra ‘indalqadhaa-i wamanaazilasysyuhadaa-i wa ‘aisyassu’adaa-i wannashra ‘alal a’daa-i wa muraafaqatal anbiyaa’” yang artinya “Yaa Allah, aku mohon kepada-Mu akan keberuntungan pada waktu bertemu dengan orang banyak, dan sabar ketika datang ketentuan dan pada tempat orang yang mati syahid, kehidupan orang-orang yang beruntung dan kemenangan mengalahkan musuh-musuh dan berteman dengan para Nabi”.

  1. Doa keluarga bahagia

Kebahagiaan dunia tentu tidak ingin kita rasakan sendiria, melainkan kita juga ingin keluarga kita merasakan kebahagiaan tersebut. Bacalah “Robbanaa hablanaa min aswaajinaa wadurriyyatinaa qurrota ‘ayyuuni waj’alnaa lil muttaqiina imam” yang artinya “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa”. (Baca juga: Tips Keluarga Bahagia dalam Islam)

  1. Doa agar suami-istri bahagia

Keluarga bahagia tentu berawal dari suami dan istri yang bahagia. Untuk itu berdoalah kepada Allah dengan doa “Qul in kuntum tuhibbuunallaha fattabi’uuni yuhbibkumullahu wayaghfirlakum dunuubakum wallahu gafururrahiim”. (Baca juga: Kunci Rumah Tangga Bahagia)

Artinya, “Katakanlah (wahai Muhammad): Jika benar kamu mengasihi Allah maka ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi kamu serta mengampuni dosa-dosamu. Dan (ingatlah), Allah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani”. Doa ini ada dalam surat al Imran ayat 31.

Semoga doa kita diperkenankan oleh Allah, aamiin ya rabbal ‘aalamiin.

4 Doa Pembuka 12 Pintu Rezeki yang Mustajab

Sebagai seorang manusia, kita pasti berharap untuk mendapat banyak rezeki dari Allah. Bentuk rezeki yang kita harapkan pun bermacam-macam, bisa berupa materi maupun non-materi. Rezeki berupa materi bisa seperti uang yang banyak, gaji yang tinggi, hingga jabatan yang mentereng. Sementara itu, rezeki yang non-materi contohnya adalah kesehatan, keselamatan, dan kebahagiaan.

Namun, sebagai seorang muslim, jangan lupa untuk mengutamakan keberkahan atas setiap rezeki yang kita terima. Mengharap keberkahan rezeki berarti kita tidak hanya berharap rezeki tersebut bermanfaat untuk dunia, tetapi juga bermanfaat untuk akhirat kita. Oleh karena itu, kita diwajibkan untuk memperhatikan cara kita mencari rezeki, baik dengan bekerja maupun berdoa.

Baca juga:

Sesungguhnya setiap manusia telah dijamin rezekinya oleh Allah. Besar atau kecilnya rezeki yang kita terima adalah kehendak Allah untuk kita, namun pasti dengan hikmah dan kebaikan di baliknya. Maka, seberapa besar atau kecilnya rezeki yang kita terima, kita wajib untuk mensyukurinya karena itulah yang terbaik untuk kita. (Baca juga: Keutamaan Sabar Dalam Islam)

Kita, manusia yang memiliki pengetahuan terbatas, tidak akan pernah tahu sebesar apa rezeki yang akan Allah berikan untuk kita. Maka, selain kita wajib berusaha seoptimal mungkin dalam mencari rezeki, kita juga harus berdoa untuk memohon keberkahan rezeki yang akan kita terima. Dua hal ini semata-mata untuk mengharap ridho Allah untuk setiap rezeki yang kita terima.

12 Pintu Rezeki dari Allah SWT

Ada 12 pintu rezeki yang selalu kita harapkan keberkahannya. 12 pintu-pintu rezeki itu adalah sebagai berikut:

  1. Rezeki yang telah dijamin – Dalam surat Huud ayat 6 disebutkan, “Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semuanya (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuz)”.
  2. Rezeki karena usaha – Surat An Najm ayat 39 menyebutkan, “Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya”. (Baca juga: Hukum Bekerja Dalam Islam)
  3. Rezeki karena bersyukur – Allah berfirman dalam surat Ibrahim ayat 7, “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat’”. (Baca juga: Cara Mensyukuri Nikmat Allah SWT)
  4. Rezeki yang tak terduga – di dalam Al Quran surat at Thalaq ayat 2 disebutkan di akhir ayat, “… Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya”.
  5. Rezeki karena istighfar – terdapat perintah dalam Al Quran untuk senantiasa beristighfar memohon ampun pada Allah. Hal ini ada pada surat Nuh ayat 10 hingga 11, “maka aku berkata (kepada mereka), ‘Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, sungguh, Dia Maha Pengampun, niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu’”.
  6. Rezeki karena menikah – dalam surat An Nuur ayat 32, “Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya), Maha Mengetahui”. (Baca juga: Doa Agar Cepat Menikah)
  7. Rezeki karena Anak – terdapat larangan untuk membunuh anak, bahkan jika dia orang miskin yang khawatir tidak bisa memenuhi kebutuhan anak-anaknya. Hal ini disebutkan dalam surat Al Isra’ ayat 31, “Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut miskin. Kamilah yang memberi rezeki kepada mereka dan kepadamu. Membunuh mereka itu sungguh suatu dosa yang besar”.
  8. Rezeki karena sedekah – karena Allah telah menjanjikan ganjaran yang baik kepada setiap orang yang bersedekah, seperti yang ada dalam surat Al Baqarah ayat 245, “Barang siapa meminjami Allah dengan pinjaman yang baik, maka Allah melipatgandakan ganti kepadanya dengan banyak. Allah menahan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan”. (Baca juga: Sedekah Dalam Islam, Keutamaan Sedekah di Hari Jumat)

[AdSense-B]

Selain 8 pintu rezeki di atas, 4 pintu rezeki lainnya adalah rezeki karena kita rajin bersilaturahmi, rezeki karena senantiasa beriman dan bertakwa, rezeki karena mengorbankan diri, harta dan waktu untuk urusan agama, serta rezeki karena selalu membaca al Quran, membaca surat Al Waqiah dan sholat dhuha secara istiqomah. 12 pintu rezeki tersebut bisa didapat oleh semua orang, tidak memandang status dan golongan orang tersebut.

Baca juga:

Oleh karena itu, jika kita ingin mendapatkan rezeki yang lancar, hendaknya kita mencoba untuk membuka 12 pintu rezeki tersebut dengan mengamalkan setiap sebab yang menjadikan pintu rezeki tersebut terbuka. Seiring dengan usaha membuka pintu-pintu rezeki itu, kita juga harus senantiasa berdoa untuk merayu Allah dan melengkapkan ikhtiar kita. Karena tidak ada rezeki yang kita dapat kecuali karena kehendak Allah semata.

[AdSense-A] Berikut ini adalah doa pembuka 12 pintu rezeki yang bisa kita amalkan setiap hari sebagai salah satu bentuk usaha kita dalam mencari rezeki yang halal dan berkah:

  1. Doa Pembuka 12 Pintu Rezeki

Sebaiknya, kita mulai untuk membiasakan diri untuk sholat tahajud dan sholat witir karena Allah di waktu sepertiga malam merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa. Setelah sholat, bacalah dzikir dan sholawat, kemudian bacalah, “Allahummaf tahlii abwaabal khoiri, wa abwaaba sholaamati, wa abwaabas shihati, wa abwaaban nia’mati, wa abwaaba barokhati, wa abwaabal quwwati, wa abwaabal, mawaddathi, wa abwaabar rohmati, wa abwaabar rizqi, wa abwaabal ‘ilmi, wa abwaabal maghfirothi, wa abwaabal jannati, yaa arhamarroohimiin”.

Arti dari doa di atas adalah “Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu kebaikan, pintu-pintu keselamatan, pintu-pintu kesehatan, pintu-pintu nikmat, pintu-pintu keberkatan, pintu-pintu kekuatan, pintu-pintu cinta sejati, pintu-pintu kasih sayang, pintu-pintu rezeki, pintu-pintu ilmu, pintu-pintu ampunan dan pintu-pintu surga. Ya Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”. (Baca juga: Dzikir Pembuka Rezeki)

  1. Doa Memohon Rezeki yang Halal dan Berkah

Selain memohon untuk dibukakan pintu rezeki, kita hendaknya juga memohon agar rezeki yang kita terima adalah rezeki yang halal dan berkah. Bagaimanapun, kehalalan dan keberkahan rezeki adalah yang utama. Inilah yang seharusnya menjadi tujuan mencari rezeki seorang muslim, bukan dari banyak atau jumlah rezeki yang didapat. (Baca juga: Fadhilah Surat Al Waqiah)

Untuk memohon rezeki yang halal dan berkah, bacalah doa berikut:

Allahumma innii as aluka an tarzuqanii rizqan halaalan waasi’an thayyiban min ghairita’abin wala masyaqqatin walaa dhoirin wa laa nashabin innaka ‘alaa kulli syai in qadiir”.

Doa di atas memiliki arti: “Ya Allah, aku minta pada Engkau akan pemberian rezeki yang halal, luas, baik tidak tanpa repot dan juga tanpa kemelaratan dan tanpa keberatan, sesungguhnya Engkau kuasa atas segala sesuatu”.

  1. Doa memohon rezeki yang melimpah

Nabi Sulaiman adalah nabi yang oleh Allah dikaruniai rezeki yang berlimpah berupa harta kekayaan yang luar biasa banyak dan kerajaan yang besar serta agung. Semua ini tidak lepas dari doa Nabi Sulaiman yang dikabulkan oleh Allah. Doa ini tercantum dalam surat Shaad ayat 35, yang berbunyi, “Rabbighfirlii wahablii mulkan laa yanbaghii li-ahadin min ba’dii, innaka antalwahhaab”. Doa tersebut memiliki arti, “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh siapa pun setelahku. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Pemberi”. (Baca juga: Cara Cepat Kaya Menurut Islam)

  1. Doa untuk menarik rezeki dari segala penjuru

Kita dianjurkan untuk segera berzikir setiap selesai sholat fardhu. Selain itu, kita juga diperbolehkan untuk berdoa memohon terpenuhinya hajat kita dengan bantuan Allah. Demikian juga, kita bisa berdoa memohon rezeki dari segala penjuru, dengan membaca doa “Wahai Allah limpahkanlah rahmat atas junjungan kita Nabi Muhammad sebanyak aneka rupa rezeki. Wahai Dzat yang Maha Meluaskan rezeki kepada orang yang dikehendaki-Nya tanpa hisab. Luaskanlah dan banyakkanlah rezekiku dari segenap setiap penjuru dari perbendaharaan rezeki-Mu tanpa pemberian dari makhluk, berkat kemurahan-Mu juga. Dan, limpahkanlah pula rahmat dan salam atas dan para sahabat beliau”. Kita bisa membaca doa ini sebanyak 7 kali setiap selesai sholat fardhu. (Baca juga: Fadhilah Sholawat)

Selain membaca doa-doa di atas, sebaiknya kita mulai melakukan amalan-amalan sunah setiap hari seperti sholat dhuha 4 rakaat dengan dua kali salam. Allah berjanji akan mencukupkan diri orang yang melakukan sholat sunah dhuha pada hari itu. Selain itu, dengan mengamalkan sunah, akan bertambah juga timbangan amal sholeh kita dan diharapkan bisa menggugurkan dosa-dosa kita. Tidak hanya itu, senantiasalah beristighfar dan memohon ampunan dari Allah. Karena dosa bisa menjadi penghalang datangnya rezeki kepada kita. (Baca juga: Amalan Istighfar)