12 Doa untuk mendapatkan Jodoh dalam Islam

Setiap manusia yang ada di dunia ini pasti menginginkan pasangan hidup (suami/istri) yang menemaninya dalam hidup. Hal ini tentu menjadi bagian dari fitrah manusia yang membutuhkan cinta dan kasih sayang. Cinta dan kasih sayang ini yang nantinya akan dirawat dan dipupuk untuk dapat menjadi sebuah keluarga.

Terkait masalah ini Allah sampaikan dalam Al-Quran, “(Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan- pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat.” (QS Asy-Syura : 11)

Allah telah membuat sebuah ketetapan di dunia, bahwa setiap yang ada di dunia ini bersifat berpasang-pasangan. Termasuk laki-laki dan perempuan. Antara perempuan dan laki-laki tentu memiliki kekurangan dan kelemahan masing-masing. Untuk itulah berpasang-pasangan bertujuan untuk membantu saatu sama lain, menutupi kekurangan satu sama lain, dan saling mendukung untuk dapat maju mencapai tujuan bersama.

Cara Agar Mendapat Jodoh Terbaik

Untuk bisa mendapatkan jodoh tentu saja manusia harus berusaha dan berdoa. Berusaha sebaik mungkin dan berdoa untuk mendapatkan jodoh yang terbaik. Untuk itu, berikut adalah cara-cara agar mendapatkan jodoh yang terbaik

  1. Berada di Lingkungan yang Shaleh

Untuk bisa mendapatkan jodoh terbaik, maka kita harus berada dalam lingkungan yang baik dan shaleh. Tentunya jodoh kita tidak akan jauh dari mana lingkungan dan pergaulan kita berada. Berada di lingkungan yang shaleh tentunya membuat kita semakin dekat dengan pengondisian yang shaleh pula.

Untuk itu, mendapatkan jodoh yang shaleh pun semakin terbuka lebar dan luas dan berpeluang lebih tinggi dibanding berada di lingkungan yang buruk atau tidak mengondisikan pada agama. Hal ini karena lingkungan islami bisa membentuk pergaulan sesuai dengan  Pengertian Ukhuwah Islamiyah, Insaniyah dan Wathaniyah.

  1. Membuka Diri dalam Pergaulan

Untuk bisa mendapatkan jodoh yang baik, kita pun harus membuka diri dalam pergaulan dan mau untuk bersosialisasi. Tentu orang lain tidak akan mengenal dan bisa memberikan kita kenalan untuk calon jodoh kita jika kita tidak membuka diri dalam pergaulan. Untuk itu hindari sikap eksklusif, memilih milih teman, dan anti sosial jika kita ingin mendapatkan jodoh yang baik dan sesuai dengan karakter kita. Bukalah pertemanan secara luas namun tetap dalam batasan Pergaulan Dalam Islam.

Membuka diri dalam pergaulan artinya kita mau berkenalan dengan orang lain yang baru, menghargai orang lain, bisa berempati dan simpati pada orang lain.

[AdSense-B]

  1. Menjadi Orang yang Konsekuen dan Menerima Pasangan

Ada banyak orang belum mendapatkan jodoh atau lama menemukan jodohnya karena ia orang yang terlalu memilih-milih atau mencari pasangan yang ideal sesuai dengan harapannya 100%. Tentu di dunia ini tidak ada yang sesuai harapan kita 100% mengingat bahwa calon suami atau istri adalah manusia yang pasti memiliki kelemahan. Untuk itu, pandai-pandailah kita mencari orang yang mau menerima kondisi atau keadaan kita begitupun kita yang mau menerima kondisi dan segala kekurangan dia.

Tentu saja dalam membina Keluarga Sakinah Dalam Islam  dan Keluarga Harmonis Menurut Islam kedepannya tidak mudah. Maka butuh komitmen dan konsekuensi yang harus dihadapi dari masing-masing.

  1. Memilih Berdasarkan Agama dan Kecocokan

Memilih atas dasar agama dan kecocokan tentunya adalah hal yang paling utama. Hal ini sebagaimana sunnah Rasulullah SAW bahwa memilih atas dasar agama adalah hal nomer satu sebelum kita melihat atas dasar keturunan, tahta, dan hartanya. Tentu pilihan kita akan menentukan siapa jodoh kita, diri kita sendiri pun juga menentukan. Apabila ada kecocokan maka Konflik dalam Keluarga bisa diatasi dengan mudah.

Hal ini sebagaimana Allah sampaikan, dalam Al-Quran,

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga) “(QS An-Nur : 26)

[AdSense-C]

Doa Untuk Mendapatkan Jodoh

Selain mengikuti Cara Mendapatkan Jodoh Menurut Islam, Doa juga diperlukan. Tidak ada aturan baku dalam berdoa. Allah pun sudah menyampaikan dalam Al-quran bahwa setiap manusia boleh meminta dan memohon kepada Allah. Allah yang Maha Mendengar dan Mengabulkan doa tidak pernah membatasi doa dan permohonan manusia. Tentu saja doa yang dibarengi oleh ikhtiar dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Doa juga bisa diucapkan dalam bahasa Indonesia ataupun bahasa Arab atau bahasa lainnya dimana kita pahami dan mampu menghayati doa tersebut secara mendalam. Hal teknis ini tentu tidak menjadi masalah karena Allah Maha Mengetahui dan Menguasai apa yang ada dalam hati manusia sekalipun.

Di dalam Al-Quran terdapat doa untuk mendapatkan jodoh yaitu : “Rabbana hablana min azwaajina, wa dzurriyyatina qurrata a’yuniw, waj’alna lil muttaqiena immaa”.

Artinya : “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami jodoh (isteri-isteri) kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang2 yang bertakwa” (QS Al Furqan : 74)

Itulah doa yang terdapat dalam Al-Quran. Untuk doa-doa lainnya sebagai muslim kita bisa membacakan sendiri dan membahasakannya sendiri sesuai dengan kondisi atau konteks masing-masing.

12 contoh doa tersebut adalah:

  1. Ya Allah, Ya Rabb, berikanlah aku kekuatan untuk senantiasa mencari pasangan terbaik di dunia dan akhirat. Berikanlah aku kemudahan dalam ikhtiar agar ibadah pernikahan dan membina rumah tangga dapat terjalin sesuai Ridho-Mu.
  2. Ya Allah, berikanlah petunjuk agar senantiasa mengenal dan mencari jodoh yang terbaik menurut-Mu bukan hanya karena hawa nafsu dan juga kepentingan dunia semata.
  3. Ya Allah berikanlah aku kesabaran dan keistiqomahan dalam mencari pasangan hidup yang dapat mendekatkan diriku selalu pada jalan-Mu bukan hanya untuk jalan dunia semata.
  4. Ya Allah dekatkan aku dengan orang-orang shaleh, lingkungan yang shaleh, dan keluarga yang shaleh agar aku bisa menemukan pasangan hidup yang sesuai dengan RidhoMu dan dekatkan aku dengan mereka agar selalu istiqomah dalam memperbaiki diri..
  5. Ya Allah berikanlah aku pasangan yang terbaik di dunia dan akhirat, dan jangan biarkan aku terperosok pada pilihan yang salah karena aku tidak mendapatkan petunjuk darimu.
  6. Ya Allah, dekatkanlah orang yang menjadi jodohku, agar kami saling mengenali dan memahami, untuk bisa menuju rihdho-Mu dalam tujuan Rumah Tangga yang Sakinah Ma Waddah Wa Rahmah
  7. Ya Allah jangan jadikan aku sebagai orang yang kufur akan nikmatmu, jadikan aku sebagai orang yang mampu mensyukuri nikmatmu yaitu nikmat orang-orang shaleh, dan jadikanlah orang shaleh-shalehah sebagai jodohku kelak
  8. Ya Allah, jika memang bukan jodohku, jangan jadikan orang yang aku pilih dan cintai sebagai penghalang aku untuk senantiasa beribadah di jalanmu. Tunjukkanlah jodohku di jalanmu agar aku selalu dapat menjadi orang yang bersyukur
  9. Ya Allah, berikan aku pasangan yang dapat membuat aku semangat untuk beribadah di jalanmu dan senantiasa istiqomah dalam aturanmu. Jangan biarkan rasa cinta dan kasih sayang kepada manusia menghalangi aku untuk selalu taat pada syariah-Mu
  10. Ya Allah berikan aku kesabaran untuk selalu menjemput jodoh terbaik. Berikan aku keistiqomahan diri untuk selalu memperbaiki diri agar aku pantas mendapatkan jodoh yang terbaik
  11. Ya Allah, jika memang belum jodohku, maka jangan jadikan aku buta terhadap cinta yang sebenarnya yaitu cinta pada-Mu. Jangan biarkan hati ini tertutup hanya karena cinta kepada manusia. Aku serahkan jodoh ku pada apa yang menjadi kehendak-Mu
  12. Ya Allah, berikan aku kemudahan menjalankan usaha untuk menjemput jodohku yang sesuai dengan jalan-Mu. Jangan biarkan aku lalai dari jalan-Mu karena cinta terhadap manusia.

Semoga kita bisa mendapatkan atua menjemput jodoh yang bersama-sama menggapai Tujuan Penciptaan Manusia, Proses Penciptaan Manusia , Hakikat Penciptaan Manusia , Konsep Manusia dalam Islam, dan Hakikat Manusia Menurut Islam sesuai dengan fungsi agama , Dunia Menurut Islam, Sukses Menurut Islam, Sukses Dunia Akhirat Menurut Islam, dengan Cara Sukses Menurut Islam .

4 Cara Mendapatkan Jodoh menurut Syariat Islam

Setiap manusia, Allah ciptakan dengan fitrah saling mencintai dan menyayangi satu sama lain, khususnya terhadap mereka yang berlawan jenis. Fitrah ini Allah ciptakan bukan semata-mata karena untuk memenuhi hawa nafsu manusia saja, melainkan karena memang untuk membangun keluarga yang sakinnah ma waddah dan rahmah.

Jodoh dalam Islam

Dari rasa cinta dan kasih sayang itu pula lah akan lahir keturunan dan juga kelestarian di muka bumi ini untuk saling mendidik dan menjaga. Hal itu bukan sebagai tujuan dari hidup, melainkan bagian dari hidup manusia untuk selalu beribadah kepada Allah SWT.

Untuk itulah, manusia memerlukan jodoh atau pasangan hidupnya agar dapat hidup bersama, bekerja sama, dan saling membangun keluarga yang baik di tengah-tengah masyarakat. Hal ini sebagaimana disampaikan dalam Al-Quran, Surat Asy-syuara ayat 11,

“(Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan- pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat.”

Kedudukan Jodoh dalam Islam

Mencari jodoh dalam islam, bukan semata-mata hanya karena perasaan cinta dan hawa nafsu semata. Jodoh dalam islam tidak terlepas dari fungsi manusia hidup di muka bumi ini. Muslim yang tidak memahami kedudukan jodoh dalam islam tentu juga akan salah mendudukan dan mencari jodoh yang terbaik dalam hidupnya. Bagaimanapun juga, proses pencarian jodoh memerlukan ikhtiar dan usaha, serta doa terbaik dalam diri kita.

Berikut adalah kedudukan jodoh dalam islam yang harus manusia pahami sebelum proses ikhtiar mencari jodoh dilakukan.

  1. Membangun Keluarga

Islam memerintahkan masing-masing manusia untuk mencari pasangan dari lawan jenisnya untuk dapat membangun keluarga. Keluarga Dalam Islam ini dimaksudkan untuk dapat melangsungkan kehidupan bersama dan menghasilkan keturunan. Tentunya setiap muslim memiliki ujian dan tantangan tersendiri dalam membangun keluarga sehingga tidak ada keluarga yang ideal dan sempurna.

Untu itu, jodoh dalam membangun keluarga tentunya berfungsi untuk dapat menutupi kekurangan dan kelemahan masing-masing dalam membangun keluarga yang diorientasikan untuk beribadah dan menguatkan mencapai hidup dunia dan akhirat.

[AdSense-B]

  • Terdapat Hak, Kewajiban, dan Fungsi

Ketika jodoh dan sudah menikah, tentu saja ada hak, kewajiban, dan fungsi yang harus dilakukan. Adanya jodoh tentu saja memiliki hak dan kewajiban agar masing-masing bisa saling memperkuat dan menutupi kekurangan masing-masing. Salah satu fungsinya adalah di dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari yaitu nafkah lahir. Untuk itu membutuhkan Perencanaan Keuangan Keluarga yang nanti dilakukan juga sebelum menikah.

  • Saling Mendukung Untuk Beribadah

Jodoh kita tentunya tergantung dari siapa kita. Untuk itu, jodoh berfungsi juga agar bisa saling mendukung untuk beribadah kepada Allah. Pencarian jodoh tentunya harus dikaitkan dengan ibadah dan agama yang kita pilih. Islam sendiri memerintahkan untuk mencari pasangan hidup yang baik agar semangat beribadah dan menghambakan diri kepada Allah semakin tinggi. Keluarga Sakinah Dalam Islam  dan Keluarga Harmonis Menurut Islam hanya akan didapatkan jika masing-masing jodoh mau berubah lebih baik dan saling mendukung beribadah.

  • Memenuhi Fitrah Manusia

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS Ar Rum : 21)

Jodoh sendiri berfungsi untuk bisa memberikan ketentraman dan kenyamanan diantara masing-masingnya setelah menikah. Kasih sayang yang timbul karena cinta yang ada antar jodoh atau pasangan adalah karunia Allah bagi hamba yang mau memahami dan mendalaminya secara benar.

Tentu saja, fitrah manusia ini harus dijaga dan dilaksanakan agar kita mendapatkan kebahagiaan. Kebahagiaan ini Allah turunkan sebagia bentuk kasih sayang Allah agar manusia dapat melangsungkan kehidupan di dunia lebih baik, walaupun pastinya nanti akan selalu ada Konflik dalam Keluarga. Akan tetapi akan selalu ada jalan bagi mereka yang menyerahkan keluarganya atas dasar kecintaan pada Allah.

Cara Mendapatkan Jodoh Sesuai Aturan Islam

Sebagai seorang muslim, tentunya kita ingin mendapatkan seorang jodoh yang terbaik dan bisa memberikan kita kebahagiaan. Kebahagiaan tersebut tidak hanya di dunia namun juga menyelamatkan kita ketika di akhirat. Untuk itu, islam sendiri memberikan panduan agar mendapatkan jodoh yang terbaik.

Di dalam Ayat berikut Allah menjelaskan bahwa, “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga) “(QS An-Nur : 26)

Artinya, wanita yang baik-baik akan mendapatkan laki-laki yang baik. Begitupun sebaliknya. Untuk itu, walaupun Allah sudah Mengetahui dan Menguasai jodoh kita, tentunya semua itu bergantung dari siapa diri kita, sebaik apa kita, dan bagaimana kita dalam mengusahakan jodoh itu bertemu dengan kita. Berikut adalah jalan atau cara agar kita bisa mendapatkan jodoh sesuai dengan islam.

  1. Memilih Jodoh Atas Dasar Keimanan

Dalam sebuah hadist Rasulullah menyebutkan bahwa agama adalah hal utama dalam memilih jodoh atau pasangan. Untuk itu, sebagai muslim hendaknya kita melihat seseorang berdasarkan atas agamanya bukan atas harta, ketampanan atau kecantikan, keluarga terlebih dahulu. Agama adalah tiang dari keluarga, untuk itu, tiang ini tidak boleh dinomer duakan atau dikesampingkan.

Harta, ketampanan kecantikan, dan kedudukan sifatnya fana namun keimanan sifatnya membawakan kebahagiaan hingga akhirat. Tentu kita menginginkan jodoh yang dapat membawakan kita selamat kelak di akhirat.

[AdSense-C]

  1. Selalu Memperbaiki Diri

Agar bisa mendatangkan jodoh yang terbaik, maka kita harus selalu memperbaiki diri kita. Tidak mungkin seseorang yang baik mau mendapatkan jodoh yang jauh kebaikannya dari dia. Seorang yang shaleh akan selalu mencari pasangan yang shalehah dan begitu sebaliknya. Sehingga, apapun yang terjadi jodoh kita akan selalu berawal dari diri kita. Jodoh yang baik tentu akan datang sesuai dengan kebaikan dan keshalihan diri kita.

  1. Berkumpul dan Bergabung Bersama Orang-Orang Shaleh

Jodoh dari Allah tentunya harus di usahakan atau dilakukan ikhtiat agar ditemukan. Biasanya pertemuan jodoh kita tergantung dari dengan siapa kita berkumpul, siapa saja teman-teman dan sahabat kita. Semuanya bergantung kepada lingkungan mana kita berkumpul.

Untuk itu jika kita menginginkan jodoh yang shaleh dan taat kepada Allah maka kita pun harus bergabung dan berkumpul bersama orang-orang yang shaleh. Dari situlah kita bisa menemukan orang-orang yang tentunya memiliki keimanan dan kekuatan taqwa.

  1. Berdoa dan Tawakal Kepada Allah

Selain berikhitar, tentu saja berdoa dan tawakal kepada Allah adalah hal yang harus dilakukan. Ikhtiar kita tentu akan menyombongkan diri kita jika kita tidak berdoa dan bertawakal kepada Allah. Tentu saja Allah tau yang terbaik dan menguasai persoalan hidup kita. Sehingga, kita serahkan segala urusan hanya kepada Allah SWT.

Dari semua penjelasan tersebut, mencari pasangan hidup adalah bagian dari beribadah kepada Allah SWT.  Dengan beribadah, kita dapat memahami arti dari Tujuan Penciptaan Manusia, Proses Penciptaan Manusia , Hakikat Penciptaan Manusia , Konsep Manusia dalam Islam, dan Hakikat Manusia Menurut Islam sesuai dengan fungsi agama , Dunia Menurut Islam, Sukses Menurut Islam, Sukses Dunia Akhirat Menurut Islam, dengan Cara Sukses Menurut Islam .