Pahala Shalat Tarawih Malam Pertama dan Keutamaannya

Shalat tarawih adalah salah satu ibadah yang dianjurkan untuk dilaksanakan selama bulan ramadhan. Hukum shalat tarawih di bulan ramadhan adalah sunnah muakkad dan bisa dilaksanakan baik (baca keutamaan shalat tarawih berjamaah) dengan cara berjamaah di masjid atau sendirian di rumah (baca hukum shalat tarawih sendirian). Tidak hanya bagi pria, wanita juga dianjurkan untuk melaksanakannya meskipun lebih utama jika wanita melaksanakan shalat tarawih di rumah (baca shalat tarawih bagi wanita). Shalat tarawih menjadi kekhasan tersendiri saat bulan ramadhan dan nampaknya puasa ramadhan tidak lengkap tanpa melaksanakan shalat tarawih meskipun shalat tarawih hukumnya sunnah dan tidak menjadi patokan sah atau tidaknya puasa seseorang (baca hukum puasa tanpa shalat tarawih).

Shalat tarawih digolongkan dalam macam shalat sunnah yang dilaksanakan pada malam hari atau yang biasa disebut dengan qiyamul lail . Shalat tarawih hampir sama dengan shalat malam lainnya yakni shalat tahajud (baca manfaat tahajud dan shalat tahajud di bulan ramadhan) meskipun memiliki sedikit perbedaan. Umat muslim biasanya mengerjakan shalat tarawih setelah melaksanakan shalat isya dan tanpa tidur terlebih dahulu sebagaimana syarat melaksanakan shalat tahajud serta diakhiri dengan shalat witir (baca keutamaan shalat witir) . Rasul SAW sendiri selalu melaksanakan shalat tarawih saat bulan ramadhan meskipun tidak selalu dengan berjamaah karena dikhawatirkan umat islam mengira bahwa hukum shalat tarawih adalah wajib untuk dikerjakan pada bulan ramadhan. Berikut ini adalah dalil-dalil yang menganjurkan melaksanakan shalat malam khususnya shalat tarawih.

فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ وَإِلَىٰ رَبِّكَ فَارْغَبْ

“Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Rabb-mu-lah hendaknya kamu berharap.” [Asy-Syarh/94 : 7-8)

فْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ صَلاَةِ الْمَفْرُوْضَةِ، صَلاَةُ اللَّيْلِ

“Shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat yang dilakukan di malam hari.” (HR Abu Hurairah)

Pahala  Shalat Tarawih Malam Pertama

Shalat tarawih pada malam pertama adalah tanda bahwa keesokan harinya umat muslim akan memasuki bulan ramadhan dan wajib melaksanakan ibadah puasa dalam tiga puluh hari ke depan. Biasanya umat islam akan beramai-ramai menuju masjid dan melaksanakan shalat taraih dengan bersemangat saat malam pertama karena kegembiraan menyambut ramadhan. Shalat tarawih memiliki banyak keutamaan (baca keutamaan shalat tarawih)  dan setiap orang yang melaksanakannya tentu ingin mendapatkan manfaat shalat tarawih yang dikerjakannya.

Setiap ibadah yang dilaksanakan pada bulan ramadhan akan dilipatgandakan oleh Allah SWT. Jika ibadah yang kecil saja mendapatkan pahala maka ibadah yang rutin dilaksanakan seperti shalat tarawih akan mendatangkan pahala yang besar bagi pelakunya.Pahala shalat tarawih  malam pertama amatlah besar sebagaimana yang disebutkan dalam hadits bahwa pahala shalat tarawih yang dilaksanakan dengan ikhlas sama dengan pahala shalat semalam penuh.

مَنْ قَامَ مَعَ اْلإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَة

“Barang siapa qiyamul lail bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya (pahala) qiyam satu malam (penuh).” [HR Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi, Ibn Majah,dan Nasa’i,)

Dan disebutkan dalam hadits lainnya

مَنْ قَامَ مَعَ اْلإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَة

‘Barang siapa shalat (tarawih) bersama imam sampai selesai. maka ditulis untuknya shalat satu malam (suntuk).’ (HR abu Dzar)

Keutamaan Shalat Tarawih Malam Pertama

Sebagaimana shalat malam lainyya, shalat tarawih pada malam pertama bulan ramadhan memiliki beberapa keutamaan. Adapun keutamaan atau fadhilah shalat tarawih pada malam pertama adalah sebagai berikut[AdSense-B]

1. Diampuni dosanya

Shalat tarawih yang dilaksanakan pada malam pertama dan malam lainnya akan menghapuskan dosa seseorang baik yang dilakukan masa kini maupun dosanya yang telah lalu. Siapa yang tidak dihapuskan dosanya di masa lalu. Bahkan sebuah hadits menyebutkan bahwa siapa yang melaksanakan shalat tarawih pada malam pertama bulan ramadhan, ia diibaratkan seperti baru dilahirkan kembali oleh ibunya atau dengan kata lain bersih dari dosa dan kesalahan. Sebagaimana yang disebutkan dalam hadits berikut ini

إِِنَّ رَمَضَانَ شَهْرٌ فَرَضَ اللَّهُ صِيَامَهُ وَإِنِّي سَنَنْتُ لِلْمُسلِمِيْنَ قِيَامَهُ فَمَنْ صَامَهُ وَقَامَهُ إِعيمَانًا وَاحْتِسَابًا خَرَجَ مِنَْ الذُّنُوبْ كَيَوْم وَلَدَتْهُ أُمُّه

“Sesungguhnya Ramadhan adalah bulan dimana Allah mewajibkan puasanya, dan sesungguhnya aku menyunnahkan qiyamnya untuk orang-orang Islam. Maka barang siapa berpuasa Ramadhan dan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka ia (pasti) keluar dari dosa-dosanya sebagaimana pada hari ia dilahirkan oleh ibunya. (HR : Ahmad, Ibnu Majah. Al Bazzar, Abu Ya’la dan Abu Hurairah.)

Dan juga disebutkan dalam hadits lainnya

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ اِيْمَانَا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْذنْبِه

“Barang siapa melakukan qiyam (lail) pada bulan Ramadhan, karena iman dan mencari pahala, maka diampuni untuknya apa yang telah lalu dari dosanya.” (HR Abu Hurairah)

2. . Dimantapkan hatinya

Shalat tarawih pada malam pertama sangat dianjurkan untuk dilaksanakan karena pada malam pertama kita akan menetapkan hati kita sebelum memasuki bulan ramadhan. Pada shalat tarawih malam pertama kita sudah mantap untuk melaksanakan segala ibadah dan menyiapkan jasmani serta rohani kita di bulan ramadhan.

3. Penanda awal ramadhan

Shalat tarawih pada malam pertama adalah pertanda bahwa umat muslim pada keesokan harinya akan mulai melaksanakan ibadah puasa ramadhan. Hal ini juga secara tidak langsung merupakan pemberitahuan kepada setiap umat muslim jika ada diantara mereka yang belum mengetahui kapan dimulainya puasa ramadhan. Bulan ramadhan memiliki banyak keistimewaan dan sangat sayang untuk dilewatkan terutam jika melewatinya tanpa melaksanakan shalat tarawih.

4. Dikabulkan doanya

Bulan ramadhan adalah waktu yang tepat untuk berdoa dan memohon kepada Allah SWT. Doa yang dipanjatkan setelah shalat malam termasuk setelah shalat tarawih pada malam pertama memiliki kesempatan yang besar akan dikabulkan oleh Allah jika doanya dipanjatkan dengan tulus dan ikhlas sebagaimana hadits Rasulullah SAW

“Sesungguhnya pada malam hari itu benar-benar ada saat yang seorang muslim dapat menepatinya untuk memohon kepada Allah suatu kebaikan dunia dan akhirat, pasti Allah akan memberikannya (mengabulkannya); dan itu setiap malam.” (HR Muslim dan Ahmad)

5. Sarana mendekatkan diri pada Allah SWT

Shalat tarawih sebagaimana shalat malam lainnya dan dikerjakan pada malam pertama hingga berakhirnya bulan ramadhan adalah salah satu sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagaimana yang disebutkan dalam hadits berikut[AdSense-C]

“Lazimkan dirimu untuk shalat malam karena hal itu tradisi orang-orang saleh sebelummu, mendekatkan diri kepada Allah, menghapus dosa, menolak penyakit, dan pencegah dari dosa.” (HR Ahmad)

6. Mencegah dosa

Seperti yang disebutkan dalam hadits diatas, shalat malam termasuk shalat tarawih pada malam pertama adalah ibadah yang bisa mencegah dosa. Hal ini dikarenakan jika seseorang melaksanakan shalat tarawih maka ia akan menghabiskan waktu untuk beribadah daripada hal-hal lain yang tidak bermanfaat dan bisa jadi merupakan perbuatan maksiat.

Demikian fadhilah shalat tarawih pada malam pertama. Bulan ramadhan akan segera tiba dan kita sebagai umat islam wajib menyambutnya dengan suka cita karena bulan ramadhan adalah bulan yang sangat mulia. Persiapkan segala sesuatu untuk menyambut ramadhan terutama untuk melaksanakan shalat pada malam pertama bulan ramdhan. (baca juga tips persiapan menjelang puasa ramadhan, persiapan puasa ramadhan menurut islam, tips agar lancar berpuasa, tips agar kuat berpuasa dan tips berpuasa sambil bekerja)

32 Keutamaan Shalat Tarawih yang Luar Biasa

Bulan ramadhan adalah bulan penuh berkah dan keistimewaan ramadhan bisa dirasakan oleh seluruh umat muslim di dunia. Pada bulan ramadhan umat muslim menunaikan ibadah puasa ramadhan (baca puasa ramadhan dan fadhilahnya) dan dibarengi oleh ibadah-ibadah lainnya. Bulan ramadhan bisa jadi satu bulan yang istimewa dan khas bagi umat muslim karena selain berpuasa, umat islam juga menunaikan shalat tarawih di malam harinya. Masyarakat akan berbondong-bondong mendatangi masjid atau tempat ibadah terdekat untuk menunaikan shalat tarawih berjamaah. Tapi tahukah anda apa itu sebenarnya shala tarawih dan apa saja keutamaan atau fadhilah yang kita dapat dari shalat tarawih tersebut. Simak penjelasan berikut ini

Pengertian Shalat Tarawih

Shalat tarawih digolongkan dalam Qiyamul lail atau shalat malam karena dilaksanakan pada malam hari. Shalat ini dinamakan shalat tarawih yang artinya adalah istirahat. Hal ini dimaksudkan bahwa setelah umat islam melaksanakan shalat empat rakaat atau shalat isha, umat islam bisa beristirahat sejenak. Shalat tarawih adalah shalat sunnah yang khusus dilaksanakan pada bulan ramadhan dan berbeda dengan shalat malam pada umumnya seperti shalat tahajud (baca manfaat tahajud dan keutamaan shalat tahajud).  Tidak seperti shalat tahajud, untuk melaksanakan shalat tarawih seseorang tidak diwajibkan untuk tidur terlebih dahulu dan shalat tarawih tidak bisa dilaksanakan di malam selain bulan ramadhan.namun sama seperti shalat tahajud, shalat tarawih juga diakhiri oleh shalat witir.

Para ulama menyatakan bahwa hukum shalat tarawih adalah sunnah muakkad atau sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan. Tidak hanya bagi kaum pria, shalat tarawih juga dianjurkan untuk para wanita dan disarankan untuk melakukannya secara berjamaah meskipun boleh dilaksanakan sendirian dirumah (baca hukum shalat tarawih sendirian) . Shalat tarawih memang lebih afdhol dan dianjurkan untuk dilaksanakan berjamaah dan dalam masjib seperti yang selalu dilakukan sahabat rasullullah SAW Umar bin Al Khottob dan para sahabat radhiyallahu ‘anhum. Dikarenakan hal inilah maka kaum muslimin tetap melakukan shalat tarawih berjamaah dari waktu ke waktu dan termasuk dalam salah satu syiar islam yang bisa bermanfaat untuk kesejahteraan dan pemersatu umat.

Keutamaan Shalat Tarawih

Seperti shalat wajib, maupun shalat sunnah yang lain, shalat tarawih memiliki beberapa keutamaan yang dijelaskan dalam hadist. Seperti yang dijelaskan dalam hadits berikut ini mengenai keutamaan shalat tarawih :

1. Diampuni dosanya di masa lalu

Seseorang yang melakukan ibadah tarawih dengan niat yang tulus dan bersungguh-sungguh akan diampuni dosanya oleh Allah SWT sebagaimna dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA bahwa Rasullullah SAW bersabda :

“Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan (shalat tarawih) karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari Muslim) ).

2. Pahalanya Seperti Shalat Malam Penuh

Orang yang melaksanakan shalat tarawih berjamaah bersama imam maka ia seperti menunaikan shalat malam sepanjang malam dan mendapatkan pahala berlimpah dari perbuatannya tersebut. Sebagaimana yang dijelaskan dalam hadits berikut

Dari Abu Dzar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengumpulkan keluarga dan para sahabatnya. Lalu beliau bersabda, “Siapa yang shalat (malam) bersama imam hingga ia selesai, maka ditulis untuknya pahala melaksanakan shalat satu malam penuh.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

3. Fadhilah shalat tarawih menurut sabda Rasulullah 

Sedangkan berdasarkan hadist yang diriwayatkan oleh Ali Bin Abi Thalib, shalat tarawih memiliki 30 fadhilah yang berbeda setiap malamnya hal ini sesuai dengan sabda Rasullullah SAW yang menyatakan bahwa :

  1. Pada malam pertama Orang mukmin keluar dari dosanya seperti saat dia dilahirkan oleh ibunya.
  2. Dan pada malam kedua, ia diampuni, dan juga kedua orang tuanya, jika keduanya mukmin.
  3. Dan pada malam ketiga, seorang malaikat akan berseru dibawah ‘Arsy: “Mulailah beramal, semoga Allah mengampuni dosamu yang telah lewat.”
  4. Pada malam keempat, dia memperoleh pahala seperti pahala membaca Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Furqan (Al-Quran).
  5. Pada malam kelima, Allah Ta’ala memeberikan pahala seperti pahala orang yang shalat di Masjidil Haram, masjid Madinah dan Masjidil Aqsha.
  6. Pada malam keenam, Allah Ta’ala memberikan pahala orang yang berthawaf di Baitul Makmur dan dimohonkan ampun oleh setiap batu dan cadas.[AdSense-B]
  7. Pada malam ketujuh, seolah-olah ia mencapai derajat Nabi Musa a.s. dan kemenangannya atas Fir’aun dan Haman.
  8. Pada malam kedelapan, Allah Ta’ala memberinya apa yang pernah Dia berikan kepada Nabi Ibrahin as
  9. Pada malam kesembilan, seolah-olah ia beribadat kepada Allah Ta’ala sebagaimana ibadatnya Nabi saw.
  10. Pada Malam kesepuluh, Allah Ta’ala mengaruniai dia kebaikan dunia dan akhirat.
  11. Pada malam kesebelas, ia keluar dari dunia seperti saat ia dilahirkan dari perut ibunya.
  12. Pada malam keduabelas, ia datang pada hari kiamat sedang wajahnya bagaikan bulan di malam purnama.
  13. Pada malam ketigabelas, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari segala keburukan.
  14. Pada malam keempat belas, para malaikat datang seraya memberi kesaksian untuknya, bahwa ia telah melakukan shalat tarawih, maka Allah tidak menghisabnya pada hari kiamat.
  15. Pada malam kelima belas, ia didoakan oleh para malaikat dan para penanggung (pemikul) Arsy dan Kursi.
  16. Pada malam keenam belas, Allah menerapkan baginya kebebasan untuk selamat dari neraka dan kebebasan masuk ke dalam surga.
  17. Pada malam ketujuh belas, ia diberi pahala seperti pahala para nabi.
  18. Pada malam kedelapan belas, seorang malaikat berseru, “Hai hamba Allah, sesungguhnya Allah ridha kepadamu dan kepada ibu bapakmu.”
  19. Pada malam kesembilan belas, Allah mengangkat derajat-derajatnya dalam surga Firdaus.
  20. Pada malam kedua puluh, Allah memberi pahala para Syuhada (orang- orang yang mati syahid) dan shalihin (orang-orang yang saleh).
  21. Pada malam kedua puluh satu, Allah membangun untuknya sebuah gedung dari cahaya.
  22. Pada malam kedua puluh dua, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari setiap kesedihan dan kesusahan.
  23. Pada malam kedua puluh tiga, Allah membangun untuknya sebuah kota di dalam surga.
  24. Pada malam kedua puluh empat, ia memperoleh duapuluh empat doa yang dikabulkan.
  25. Pada malam kedua puluh lima , Allah Ta’ala menghapuskan darinya azab kubur.
  26. Pada malam kedua puluh enam, Allah mengangkat pahalanya selama empat puluh tahun.
  27. Pada malam kedua puluh tujuh, ia dapat melewati shirath pada hari kiamat, bagaikan kilat yang menyambar.[AdSense-C]
  28. Pada malam kedua puluh delapan, Allah mengangkat baginya seribu derajat dalam surga.
  29. Pada malam kedua puluh sembilan, Allah memberinya pahala seribu haji yang diterima.
  30. Dan pada malam ketiga puluh, Allah ber firman : “Hai hamba-Ku, makanlah buah-buahan surga, mandilah dari air Salsabil dan minumlah dari telaga Kautsar. Akulah Tuhanmu, dan engkau hamba-Ku.”

Demikian keutamaan-keutamaan yang disebutkan oleh rasullulah SAW yang bisa kita peroleh dari melaksanakan shalat tarawih. Semoga saat bulan ramadhan tiba kita selalu bisa melaksanakan ibadah ini tanpa halangan suatu apapun dan memperoleh keutamaan shalat tarawih tersebut. Simak juga tips-tips yang bermanfaat agar puasa ramadhan kita lancar seperti tips persiapan menjelang puasa ramadhan, tips agar kuat berpuasa, tips agar lancar berpuasa, tips puasa sambil bekerja dan tips persiapan puasa menurut islam.