17 Sifat Wanita yang Tidak Pantas Dijadikan Istri

Sebagai seorang laki – laki muslim yang mempunyai keimanan kepada Allah Swt pastinya sangat menginginkan untuk mempunyai caon istri sholehah. Mampu mengurus suami dengan baik dan bisa menghormati serta menyayangi ibu serta keluarga.

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai 17 sifat wanita yang tidak pantas dijadikan istri sekaligus sifat wanita yang tidak boleh dinikahi yang nantinya diulas lebih dalam sehingga bisa anda jadikan sebagai bahan referensi, yuk kita simak bersama – sama penjelasan berikut ini :

1. Materialistis

Materialistis atau sering disebut dengan matre adalah sifat yang hanya mengambil manfaat dari orang lain saja. Kaum hawa sekarang ini banyak yang mempunyai sifat matre. Lebih senang dekat dengan lelaki kaya yang bisa memberikan apa saja yang ia inginkan. Namun jika lelaki tersebut sedang terpuruk, maka ia akan dengan cepat pergi meninggalkannya dan mencari lelaki lain.

2. Mengumbar Aurat

Mengumbar aurat tentu saja tidak diperbolehkan dalam agama Islam. Sebagai calon suami, anda wajib mengingatkan calon istri anda untuk segera menutup auratnya. Jika hal tersebut sudah anda lakukan namun tidak ada perubahan, saya sarankan anda mundur saja.

Karena nantinya hal tersebut akan anda pertanggung jawabkan di hadapan Allah Swt. Sebagai wanita yang baik sebaiknya memahami cara berpakaian wanita muslimah untuk menjaga auratnya agar tidak mengundang syahwat para kaum adam.

“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan wanita-wanita (keluarga) orang-orang mukmin, agar mereka mengulurkan atas diri mereka (ke seluruh tubuh mereka) jilbab mereka. Hal itu menjadikan mereka lebih mudah dikenal (sebagai para wanita muslimah yang terhormat dan merdeka) sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah senantiasa Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al – Ahzab ayat : 59)

3. Egois

Orang yang memiliki sifat egois pasti cenderung tidak mau menerima pendapat orang lain dan selalu ingin memaksakan kehendaknya kepada orang lain. Nah sifat seperti ini nantinya bisa memicu perpecahan yang berujung pada perceraian.

“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan apa yang kamu miliki. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri.” (QS. An Nisa : 36)

4. Suka Mengeluh

Mengeluh sama halnya tidak bersyukur dan tidak menerima apa yang ia punyai. Wanita yang seperti ini nantinya akan selalu protes jika uang bulanan yang ia dapatkan dari suami pas – pasan. Ujung – ujungnya anda akan ribut setiap hari dan menambah beban pikiran anda. Dengan begitu apakah wanita dengan sifat seperti ini bisa mengemban tugas ibu rumah tangga dengan baik dan bisa menjaga amanah suami untuk mengelola keuangan rumah tangga.

“Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak dapat menentukan jumlahnya.” (QS. An Nahl : 18)

[AdSense-B]

5. Sombong

sifat sombong dalam islam selalu membangga – banggakan apa yang ia miliki dan berperilaku angkuh terhadap orang lain. Kemudian ia akan selalu memamerkan kekayaan, kepintaran, kesuksesan untuk mendapatkan pujian dari orang lain.

“Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin ketinggian (menyombongkan diri ) dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. Dan kesudahan (yang baik) itu adalah bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al – Qashash : 83)

6. Iri dan Dengki

Wanita yang mempunyai sifat iri dan dengki akan membuat anda sebagai lelaki menjadi kesusahan sendiri. Melihat orang lain membeli sesuatu, pasti ia tidak mau kalah dan ingin segera memilikinya. Hal tersebut akan menadi beban lebih untuk anda. Jika anda tidak bisa memenuhinya, pasti anda akan dihina habis – habisan.

“Banyak diantara ahli kitab yang ingin sekiranya mereka dapat mengembalikan kamu setelah kamu beriman, menjadi kafir kembali, karena rasa dengki dalam hati mereka, setelah kebenaran jelas bagi mereka.” (QS. Al -Baqarah : 109)

7. Suudzon

Selalu berburuk sangka terhadap orang lain sama halnya dengan bersikap suudzon. Suudzon termasuk prasangka dalam islam. Curiga terlalu berlebihan dan selalu menyimpulkan sesuatu tanpa tau kebenarannya. Anda pasti akan merasa tidak nyaman jika selalu dituduh melakukan hal yang bukan – bukan. Padahal kenyataannya bukan seperti yang dituduhkan.

“Dan orang-orang yang mengganggu dan menyakiti orang-orang mukmin lelaki dan perempuan yang beriman, dengan perkataan atau perbuatan yang tidak tepat atau sesuatu kesalahan yang tidak dilakukannya, maka sesungguhnya mereka telah memikul kesalahan menuduh secara dusta dan berbuat dosa yang amat nyata.” (QS. Al Ahzab : 58)

8. Penghasut

Mempengaruhi orang lain untuk berbuat buruk bukanlah hal yang baik. Menghasut cenderung menjurus ke hal yang nantinya akan memecah belah hubungan orang lain (adu domba). Bayangkan saja jika hubungan baik anda dengan orang tua menjadi rusak akibat ulah wanita penghasut.

“Rasulullah Saw berwasiat kepada Sayyidina Ali Wahai Ali ! Saya melihat tulisan pada pintu Syurga yang berbunyi “Syurga itu diharamkan bagi setiap orang yang bakhil (kedekut), orang yang derhaka kepada kedua orang tuanya, dan bagi orang yang suka mengadu domba (mengasut).”

[AdSense-A]

9. Pembohong

Wanita yang mempunyai sifat pembohong nantinya saat membina rumah tangga akan selalu memberikan keterangan palsu mengenai pengeluaran rumah tangga yang sebenarnya untuk memenuhi hasrat pribadinya seperti hura – hura, belanja barang – baran yang tidak perlu dan lain sebagainya.

“Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta.” (QS. An – Nahl : 105)

10. Pemalas

Malas melakukan aktivitas dan pekerjaan harian tentu saja bukanlah sifat yang baik. Bagaimana mau mengurus rumah tangga dan suami jika mengurus diri sendiri saja tidak bisa. Sifat ini cenderung sulit untuk dirubah karena sudah menjadi kebiasaan sejak lama dan ia enjoy menjalaninya.

“Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya’ (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.” (QS. An Nisa : 142)

11. Perhitungan dan Pelit

Wanita yang terlalu mengatur, tidak pernah mau mengeluarkan uangnya sesekali untuk membayar makanan, minuman atau pun jajan sudah bisa dipastikan ia mempunyai sifat perhitungan dan pelit. Nantinya anda akan terlalu diatur dan sulit untuk mengeluarkan sedekah.

“Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan akan dikalungkan kelak di lehernya pada hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Ali ‘Imran : 180)

12. Pemarah

Selalu menghadapi masalah dengan emosi termasuk dalam kategori pemarah. Hal ini akan membuat anda jenuh dan tidak nyaman. Bayangkan saja jika anda baru saja pulang kerja selalu di marah – marahi karena hal – hal sepele, pasti anda akan tambah stres.

“Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang terhina lagi terusir. Sesungguhnya barangsiapa di antara mereka mengikuti kamu, benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahannam dengan kamu semuanya”. (QS Al – A’raf : 18)

13. Murahan

Wanita yang tidak menjaga kehormatannya sebagai seorang wanita dan cenderung dekat dengan banyak pria bisa dikatakan sebagai wanita murahan. Nempel sana nempel sini tanpa tau batasan akan membuat anda merasa jengkel. Sebagai suami apakah anda tidak risih jika istri anda dibawa – bawa oleh laki – laki lain setiap hari.

14. Cerewet

Berkomentar dengan apapun yang ia lihat dan ia dengar secara berlebihan akan membuat anda merasa tidak nyaman bukan sebagai seorang lelaki. Cerewet memang perlu, tapi harus pada tempatnya. Tapi jika cerewetnya selalu membuat anda kesal, apakah anda yakin akan membina rumah tangga dengan wanita seperti itu?

[AdSense-C]

15. Kasar

Bersikap kasar terhadap orang lain akan sungguh tidak pantas dilakukan, terlebih lagi sebagai seorang wanita yang nantinya akan menjadi ibu. Sangat ditakutkan wanita yang mempunyai sifat kasar akan memperlakukan anak – anak anda dengan tidak baik.

16. Pendendam

Sulit untuk memaafkan kesalahan orang lain baik secara sengaja atau pun tidak sengaja dan ingin membalas perilaku buruk orang lain bisa disebut sebagai pendendam. Wanita pendendam nantinya akan membawa pengaruh buruk bagi keluarga untuk ikut serta membenci orang lain yang ia benci.

“Dan orang-orang yang menahan amarahnya.” (QS. Ali’Imran : 134)

17. Pencemburu

Bersikap curiga terlalu berlebihan kepada anda mengenai hubungan pertemanan dengan teman kerja atau pun teman sekolah sehingga membuat hubungan anda menjadi tidak baik, tentu saja akan membuat anda menjadi risih.

Dapat diambil kesimpulan bahwa artikel mengenai 17 sifat wanita yang tidak pantas dijadikan istri yang sudah diulas di atas secara detail dan dikemas dengan baik diharapkan bisa membantu memudahkan anda dalam mempelajari serta memahaminya lebih dalam lagi sehingga layak dijadikan sebagai sumber referensi.

Sampai disini dulu ya artikel kali ini yang membahas mengenai 17 sifat wanita yang tidak pantas dijadikan istri. Semoga bisa bermanfaat bagi sobat sekalian dan terima kasih sudah meluangkan sedikit waktunya untuk membaca artikel saya ini. Sampai jumpa di artikel lainnya.

17 Sifat Wanita yang Tidak Boleh Dinikahi Menurut Islam

Menikah adalah salah satu sunnah rasul yang bernilai pahala tinggi. Kewajiban Menikah bagi umat muslim juga telah dijelaskan dalam Al-Quran serta Al-hadist. Namun tentunya menikah juga tidak boleh dilakukan asal-asalan. Terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan demi terciptanya kebahagiaan Kehidupan Setelah Menikah. Salah satunya perkara memilih jodoh. Seorang laki-laki yang hendak menikahi wanita, sebaiknya mempertimbangkan 4 kriteria, yakni agama, nasab, kecantikan dan harta. Namun yang paling utama adalah memilih berdasarkan agama yang baik.

Dari Abu Huraira r.a, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda yang artinya: “Perempuan dinikahi karena empat faktor. Karena hartanya, nasabnya, kecantikannya dan karena agamanya. Maka menangkanlah wanita yang mempunyai agama, engkau akan beruntung.” (HR Bukhari, Muslim, al-Nasa’i, Abu Dawud dan Ibn Majah).

Di samping agama, akhlak juga sangat penting untuk diperhatikan. Seorang wanita yang memiliki akhlakul karimah insyaAllah dapat menjaga suami dan anak-anaknya secara baik. Pertengkaran juga bisa diminimalisir. Dengan demikian nantinya bisa terwujud Keluarga sakinah dalam IslamKeluarga harmonis menurut IslamKeluarga Sakinah, Mawaddah, Warahmah

Nah, berikut ini beberapa sifat wanita yang tidak boleh dinikahi menurut agama.

  1. Wanita yang suka mengeluh

Sifat wanita yang tidak boleh dinikahi pertama adalah yang suka mengeluh. Kebanyang kan, kalau menikahi wanita yang suka mengeluh maka suasana rumah akan terasa sumpek. Jika diberi uang sedikit mengeluh, ditimpa musibah mengeluh, setiap saat mengeluh. Hal ini tentu tidak diperbolehkan dalam islam dan bisa memicu konflik dalam keluarga. Sebagai manusia kita wajib bersyukur atas apa yang telah diterima. Jikalau mengalami musibah maka tugas kita adalah bersabar dan ikhlas

  1. Wanita yang suka mengadu

Tipe wanita berikutnya tidak sebaiknya tidak dinikahi adalah wanita yang suka mengadu. Sifat seperti ini bisa menjadi pemicu hancurnya rumah tangga. Sejatinya, seorang istri tidak boleh mengumbar kejelekan suaminya. Dan jika terjadi masalah di rumah tangga sebaiknya tidak terburu-buru mengadu pada orang tua

  1. Wanita yang suka mengungkit kebaikannya

Salah satu sifat yang cenderung ada pada diri wanita adalah selalu merasa benar dan tidak mau disalahkan. Lebih bahaya lagi terdapat wanita yang suka mengungkit kebaikannya. Sifat tersebut tentu adalah sifat tercela. Sebab bagaimanapun juga islam tidak pernah mengajarkan untuk bersifat riya’. Perbuatan kebaikan sudah ada catatannya di sisi Allah Ta’ala. Jadi tidak perlu diumbar.

  1. Wanita yang tidak pernah merasa puas

Sifat wanita yang cenderung selalu merasa kurang dengan kata lain tamak, ini haruslah dihindari. Sifat tersebut dapat merugikan perekonomian suami bahkan menyiksa batin.

Dari Abdullah bin Umar radhiyallahu anhu bahwasahnya Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Allah tidak akan memandang istri dengan pandangan rahmat, yang tidak bersyukur kepada suaminya padahal istrinya butuh kepadanya.” (HR. An-Nasai, Al-Hakim dan Al-Baihaqi).

  1. Wanita yang suka mengingat kejelekan orang lain

Sebaiknya hindarilah menikahi wanita yang bersifat pendendam dan suka mengingat kejelekan orang lain. Wanita dengan karakter demikian cenderung melupakan kebaikan-kebaikan suami. Dan yang diingat hanyalah keburukannya saja. Sifat ini bisa menghapus harapan rumah tangga bahagia dalam Islam.

Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam  bersabda: “Diperlihatkan neraka kepadaku. Ketika itu aku melihat kebanyakan penghuninya adalah wanita.” Seseorang bertanya, “Apakah mereka kufur kepada Allah?” Rasulullah menjawab, “Mereka kufur kepada suami dan tidak berterima kasih atas kebaikan yang diterimanya. Walaupun sepanjang masa engkau telah berbuat baik kepada mereka, begitu mereka melihat sedikit kesalahan darimu, maka mereka berkata, ‘Aku tak pernah melihat kebaikan darimu’” (HR. Bukhari).

[AdSense-B]

  1. Wanita yang suka berselingkuh

Di jaman sekarang ini wanita bermain dengan laki-laki dianggap biasa saja. Padahal pergaulan dalam Islam memiliki batasan-batasan tertentu. Wanita tidak boleh bergaul secara bebas dengan laki-laki non muhrim. Kecuali untuk urusan-urusan penting saja. Misalnya pekerjaan, aktivitas jual-beli, urusan sekolah, dan hal-hal lain yang memang tidak bisa dihindari. Namun jika bergaul tanpa alasan, misalnya jalan-jalan berdua, duduk di taman, bercanda layaknya sesama wanita, bergandengan tangan, berpelukan dan sejenisnya, maka hal itu tentu dilarang. Cinta menurut Islam adalah perasaan sayang yang muncul setelah pernikahan.

Menikahi wanita dengan sifat demikian bisa membahayakan kehidupan rumah tangga. Bukan tak mungkin ia akan terbawa rayuan laki-laki lain sehingga memicu perselingkuhan. Oleh sebab itu, nikahilah wanita yang baik secara agama.

  1. Wanita yang terlalu hobi berdandan

Berdandan memang tidak dilarang dalam islam. Justru seorang wanita dianjurkan merias diri guna menyenangkan hati  suaminya. Namun demikian, berdandan berlebihan juga tidak baik. Ini tidak hanya membuat wanita melupakan tugas utamanya sebagai istri. Tapi juga menjurus kepada sifat boros. Selain itu, seorang istri juga tidak diperbolehkan berdandan berlebihan ketika keluar rumah. Sebab bisa mengundang lirikan dari laki-laki lain. 

  1. Wanita yang cerewet

Wanita memang cenderung lebih banyak bicara dibandingkan laki-laki. Hal itu wajar-wajar saja. Namun apabila wanita terlalu banyak omong (atau kata lainnya cerewet) maka sebaiknya jangan dinikahi. Cerewet disini yang berarti dalam ruang lingkup negatif. Misalnya suka marah-marah dan mengeluh berlebihan.

Nabi Muhammad shalallahu ’alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya orang yang paling aku benci dan paling jauh tempat duduknya dariku pada hari kiamat adalah orang-orang yang banyak berceloteh, orang-orang yang gemar berbicara dan al mutafaihiqun.” Ornag-orang lalu bertanya : Wahai Rasulullah, kami mengetahui siapa itu orang-orang yang banyak berceloteh dan gemar berbicara, lantas siapakah al mutafaihiqun itu? Beliau bersabda, Yaitu orang-orang yang sombong.”(HR.Tirmidzi).

[AdSense-A]

  1. Wanita yang sombong

Sombong atau berbangga diri jelas bukanlah sifat yang diajarkan dalam islam. Maka itu, sebaiknya hindarilah menikahi wanita yang berkarakter sombong. Sebab ucapan dari orang-orang yang sombong biasanya menyakiti hati.

“Dan janganlah engkau berjalan di bumi dengan berlagak sombong, karena sesungguhnya engkau tidak akan dapat menembus bumi, dan engkau tidak akan dapat menyamai setinggi gunung-gunung.”(QS. Al-Israa’: 37)

 Nabi Muhammad shalallahu ’alaihi wa sallam bersabda yang artinya: “Tidak akan masuk surga orang yang dalam hatinya ada sifat sombong, walaupun hanya seberat biji sawi.” (H. R. Muslim)

  1. Wanita yang bersifat kelaki-lakian

Wanita bersifat kelaki-lakian atau tomboy juga sebaiknya tidak dinikahi. Mengapa? Karena islam melaknat wanita yang menyerupai laki-laki, begitupun sebaliknya. Selain dari itu, survey juga membuktikan bahwa kebanyakan laki-laki tidak menyukai wanita dengan karakter kasar, gagah dan berpakaian mirip laki-laki.

Dari Ibnu Abbas ra berkata, bahwasanya Rasulullah shalallahu ’alaihi wa sallam melaknat mukhannasin (laki-laki yang menyerupai perempuan) dan mutarajjilat (perempuan yang menyerupai laki-laki). Beliau bersabda, “Keluarkanlah mereka dari rumah-rumah kalian. Maka Rasulullah SAW mengeluarkan Fulan dari rumahnya dan Umar juga mengeluarkan Fulan dari rumahnya.” (HR. Bukhari)

  1. Wanita yang pemalas

Kriteria istri yang baik dalam islam adalah yang mampu memenuhi kewajibannya sebagai ibu rumah tangga. Menikahi wanita pemalas tidak ada artinya. Pada dasarnya laki-laki menikah dengan tujuan agar ada seseorang yang merawat dirinya. Bukan sekedar menemani. Nah, jika istri bersifat pemalas maka otomatis pekerjaan rumah jadi terbengkalai. Tanggung jawab terhadap anak-anak pun mungkin juga tidak bisa dilakukan.

  1. Wanita materialistis

Wanita matre atau materialistis juga merupakan golongan wanita yang tidak boleh dinikahi dalam islam. Wanita dengan karakter ini bisa merugikan suami dan menghancurkan perekonomian keluarga. Selain itu, sifat boros atau menghambur-hamburkan uang juga dibenci Allah Ta’ala.

  1. Wanita yang tidak bisa menjaga kehormatannya

Kedudukan wanita dalam Islam sangatlah mulia dan dilindungi. Namun wanita yang mulia adalah wanita yang mampu menjaga kehormatannya. Sedangkan wanita yang tidak bisa menjaga dirinya misalnya saja gemar berzina, ini adalah dosa yang tak terampuni dalam islam. Wanita seperti demikian sebaiknya dihindari karena berzina adalah dosa besar. Kecuali orang tersebut sudah bertaubat, maka boleh untuk dinikahi.

  1. Wanita pendengki

Sifat dengki (hasad) atau iri hati  adalah sifat yang dibenci oleh Allah Ta’ala. Sifat dengki bisa menyebakan penyakit ‘ain yang merugikan diri sendiri dan membuat hati sulit bersyukur. Maka itu, jauhilah sifat dengki. Dan sebaiknya hindari menikah dengan wanita pendengki.

Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (An Nisaa’ 32).

  1. Wanita yang terlalu pencemburu

Orang bilang cemburu adalah tanda cinta. Tapi ketahuilah bahwa cemburu berlebihan justru tidak baik dan bisa memicu pertikaian. Bahkan menghancurkan bahtera rumah tangga. Oleh sebab itu, sebaiknya jangan menikah dengan wanita yang terlalu posesif dan pencemburu. 

  1. Wanita yang suka mengumpat

Mengumpat merupakan perbuatan tercela. Seseorang yang suka mengumpat tidak hanya dibenci manusia lain, tapi juga dibenci Allah Ta’ala.

Diriwayatkan oleh Abu Daud dari Anas, Rasulullah shalallahu ’alaihi wa sallam bersabda: “Pada malam aku diIsra’kan aku telah melalui suatu kaum yg mencakar-cakar muka mereka dgn kuku-kukunya sendiri, maka aku berkata: “Hai Jibril siapa mereka ini? jawab Jibril: Mereka ini adalah org2 yg suka mengumpat dan mereka juga suka menjaga tepi kain orang”. (HR. Abu Daud dari Anas).

17. Wanita keras kepala

Wanita keras kepala biasanya sulit menerima masukan. Saat salah, ia tidak mau diingatkan. Apabila diberikan nasehat juga cenderung melalaikan. Maka itu, jangan menikahi wanita berkarakter keras kepala. Sebaliknya nikahilah wanita yang lembut hati dan baik budi pekertinya.

Bagi lelaki yang sholeh, memilih seorang calon istri hendaknya mengutamakan agama. Ciri wanita yang baik untuk dinikahi menurut Islam adalah wanita yang memiliki ilmu agama dan santun  akhlaknya. Menikahi wanita yang demikian maka insyaAllah sudah cukup untuk membentuk keluarga yang sakinah, mawadah dan rahmah.