Waktu Shalat Dhuha yang Baik Menurut Islam

Manusia merupakan mahluk yang diciptakan dengan dua sisi, yaitu sisi baik dan sisi buruk. Manusia dalam Islam hakikatnya diciptakan untuk beribadah pada Allah SWT sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan.

Ada berbagai jenis ibadah yang dapat dilaksanakan manusia setiap harinya mulai dari kategori ibadah wajib yang tidak boleh ditinggalkan sama sekali hingga kategori ibadah sunnah, yaitu kategori ibadah yang dianjurkan untuk dikerjakan untuk menambah pahala dan menutup kekurangan dari ibadah wajib. Terkait ibadah sunnah, Islam memberikan banyak pilihan ibadah yang dapat dikerjakan, salah satunya ialah shalat dhuha.

Pengertian Shalat Dhuha

Shalat dhuha merupakan salah satu dari macam-macam shalat sunnah yang dapat dikerjakan seorang muslim setiap hari pada waktu dhuha. Jumlah rakaat yang dikerjakan minimal dua rakaat. Keutamaan shalat dhuha di antaranya membuka pintu rizki Allah melalui do’a setelah sholat dhuha dan menjaga seorang muslim dari kemunkaran. Dari Nu’aim bin Hammar Al Ghothifaniy, Rasulullah SAW bersabda,

“Allah Ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, jangankah engkau tinggalkan empat raka’at shalat di awal siang (di waktu dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang.” (HR. Ahmad (5:286), Abu Daud no. 1289, At Tirmidzi no. 475, Ad Darimi no. 1451. Syaikh Al Albani dan Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan hadits ini shahih)

Hadits ini dapat memiliki dua kandungan. Penulis ‘Aunul Ma’bud – Al’Azhim Abadi – menyatakan, “Hadits ini bisa mengandung pengertian bahwa shalat dhuha akan menyelamatkan pelakunya dari berbagai hal yang membahayakan. Bisa juga dimaksudkan shalat dhuha dapat menjaga dirinya dari terjerumus dalam dosa atau ia pun akan dimaafkan jika terjerumus di dalamnya. Atau maknanya bisa lebih luas dari itu.” (‘Aunul Ma’bud, 4: 118).

Adapun At Thibiy menyebutkan, “Yaitu engkau akan diberi kecukupan dalam kesibukan dan urusanmu, serta akan dihilangkan dari hal-hal yang tidak disukai setelah engkau shalat hingga akhir siang. Yang dimaksud, selesaikanlah urusanmu dengan beribadah pada Allah di awal siang (di waktu dhuha), maka Allah akan mudahkan urusanmu di akhir siang.” (Tuhfatul Ahwadzi, 2: 478).

Hadits di atas menyebutkan shalat dhuha dilaksanakan di awal siang. Keterangan waktu tersebut tentu saja masih bermakna luas, sehingga artikel kali ini akan membahas mengenai ketentuan waktu shalat dhuha yang baik.

Waktu Shalat Dhuha

Waktu dhuha dimulai setelah matahari meninggi hingga dekat waktu zawal  (tergelincirnya matahari ke barat) atau berkisar sejak 12 menit setelah matahari terbit hingga 10 menit menjelang zhuhur. Dengan demikian, terdapat dua waktu pelaksanaan shalat dhuha yakni awal waktu dan akhir waktu.

  1. Awal Waktu

Terkait pelaksanaan di awal waktu, seorang muslim harus berhati-hati agar shalat dhuha yang dikerjakan tidak jatuh pada waktu yang dilarang untuk pelaksanaan shalat. Dari ‘Amr bin ‘Abasah, Rasulullah SAW bersabda,

Kerjakanlah shalat shubuh kemudian tinggalkan shalat hingga matahari terbit sampai matahari meninggi. Ketika matahari terbit, ia terbit di antara dua tanduk setan, saat itu orang-orang kafir sedang bersujud.” (HR. Muslim no. 832)

Oleh karena itu, shalat dhuha yang dikerjakan di awal waktu hendaknya mengambil 15 menit setelah matahari terbit guna menghindari pelaksanaan shalat pada waktu yang dilarang.

  1. Akhir Waktu

Waktu shalat dhuha yang baik adalah dikerjakan pada akhir waktu, yaitu  dekat dengan waktu zawal. Zaid bin Arqam melihat sekelompok orang melaksanakan shalat dhuha, lantas ia mengatakan, “Mereka mungkin tidak mengetahui bahwa selain waktu yang mereka kerjakan saat ini, ada yang lebih utama.” Rasulullah SAW bersabda, “(Waktu terbaik) shalat awwabin (shalat dhuha) yaitu ketika anak unta merasakan terik matahari.” (HR. Muslim no. 478)

Hadits ini jelas menyatakan bahwa waktu shalat dhuha yang baik terletak pada akhir waktu yaitu sekitar 10 menit menjelang zhuhur.

Demikianlah penjelasan mengenai ketentuan waktu shalat dhuha yang baik. Semoga Allah senantiasa membimbing kita meraih keutamaan sholat dhuha pada waktu terbaiknya.