Cara Belajar Tauhid yang Baik dan Benar Menurut Islam

Orang yang beriman kepada Allah tentu akan terus belajar ilmu agama Islam agar keimanannya kian bertambah. Ilmu tentang Islam memang luas, meski demikian setidaknya kita memahami dasarnya yakni ilmu tauhid Islam. Ilmu tauhid berkenaan dengan keesaan Allah sebagai satu-satunya yang wajib disembah.

Allah Ta’ala berfirman,

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“Aku tidaklah menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyaat [51] : 56)

Menuntut ilmu agama Islam memberikan manfaat yang luar biasa untuk kehidupan dunia dan akhirat. Diantaranya, seseorang yang senantiasa belajar agama Islam akan bertambah wawasan dan keimanannya, serta Allah akan memudahkan jalannya menuju surga.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim no. 2699)

Bagi Anda yang merasa kesulitan untuk mempelajari ilmu tauhid, tidak perlu khawatir! Karena di sini Anda akan menemukan cara yang mudah untuk belajar tauhid. Simak selengkapnya berikut ini.

Belajar Ilmu Tauhid dari Orang Tua

Orang tua merupakan keluarga pertama yang dimiliki oleh seorang anak sejak lahir. Dari kedua orang tuanyalah, seorang anak dapat tumbuh kembang dan memahami satu per satu hal yang ada di dalam kehidupan ini. Dan dari orang tuanya pula, seorang anak memiliki keyakinan penuh akan suatu agama.

Oleh sebab itu, bersyukurlah untuk Anda yang menganut agama Islam sejak lahir. Sebab Islam adalah agama yang mulia.

Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّ الدِّينَ عِندَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ ۗ وَمَا اخْتَلَفَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ إِلَّا مِن بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًا بَيْنَهُمْ ۗ وَمَن يَكْفُرْ بِآيَاتِ اللَّهِ فَإِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ

“Sesungguhnya agama di sisi Allah ialah Islam. Tidaklah berselisih orang-orang yang telah diberi Al-Kitab, kecuali setelah mereka memperoleh ilmu, karena kedengkian di antara mereka. Barangsiapa yang ingkar terhadap ayat-ayat Allah, maka sesungguhnya Allah sangat cepat perhitungan-Nya.” (QS. Ali ‘Imran : 19)

Salah satu keutamaan orang tua dalam Islam muncul ketika mereka mengajarkan ilmu tauhid kepada anaknya. Sebab orang tualah yang paling memahami keadaan anaknya dan bagaimana untuk mengajarkannya dari cara yang paling sederhana. Sehingga ia memiliki bekal keyakinan sebelum memasuki dunia pendidikan formal di luar lingkungannya.

Mempelajari Ilmu Tauhid Melalui Lembaga Pendidikan

Lembaga pendidikan agama Islam telah menjamur di tanah air. Lembaga pendidikan berbasis Islam sudah ada sejak Kelompok Bermain (KB) atau PAUD, TK, SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. Kita tentu dapat mengetahui mana yang benar-benar berkualitas dan tidak jika dilihat dari akreditasi, kompetensi, prestasi dan tampilannya.

Tujuan pendidikan Islam tidak lain ialah untuk menanamkan nilai-nilai keIslaman sejak dini agar menjadi kebiasaan dan karakter dalam diri seorang anak. Termasuk di dalamnya ada ilmu tauhid sebagai pondasi Islam yang kokoh.

Para tenaga pendidik tentu mengetahui benar bagaimana cara mengajarkan macam-macam ilmu tauhid kepada muridnya dengan metode yang menyenangkan dan mudah dipahami.

Selain lembaga pendidikan formal, belajar ilmu tauhid dapat dilakukan melalui lembaga pendidikan non formal. Seperti pesantren, madrasah, TPQ atau sebagainya. Kelebihan pesantren sebagai sebuah pendidikan terletak pada durasi dan intensifitas pengajarannya.

Jadi, itulah beberapa cara belajar tauhid yang direkomendasikan untuk Anda. Semoga mampu memperkuat niat Anda untuk lebih dekat pada Islam dengan mempelajari ilmu tauhid.