10 Cara Memilih Teman Dalam Islam

√ Islamic Base Pass quality & checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Islam adalah sebuah agama yang sempurna dan baik, karena segala hal telah diatur begitu sempurna dalam Islam. Dan di dalam setiap aturan yang terdapat dalam Islam, aturan tersebut tidak pernah memberatkan hambanya, dan senantiasa bermanfaat bagi umat Islam. Islam adalah sebuah petunjuk bagi umatnya sebagaimana tujuan dan fungsi agama, yaitu sebagai petunjuk dan pedoman. Islam telah mengatur segala aspek kehidupan manusia termasuk cara memilih teman yang baik dalam Islam.

Dalam mencapai tujuan penciptaan manusia dalam Islam, manusia tidak dapat hidup sendirian, dan pastinya membutuhkan orang lain, entah itu teman keluarga dan pasangan hidup. Dan dalam memilih teman, kita tidak boleh sembarangan menganggap semua orang dapat dijadikan teman.

Orang yang bisa dijadikan teman adalah mereka yang akan senantiasa membawa kebaikan bagi kita apabila kita berteman dengannya. Dalam sumber syariat Islam memang tidak dijelaskan secara gamblang mengenai cara memilih teman yang baik, namun sebagai makhluk yang berakal dan beragama, kita pasti dapat berpikir bagaimana cara memilih teman. Dan berikut beberapa tips memilih teman dalam Islam :

  1. Berakidah yang sama

Sebagai orang muslim, kita dianjurkan untuk memilih teman yang memiliki akidah yang sama dengan kita, hal tersebut dimaksudkan untuk menghindari perselisihan yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Namun, hal tersebut bukan berarti kita tidak boleh berteman dengan orang non muslim. Orang muslim boleh berteman atau bermuamalah dengan orang non muslim selam mereka bukanlah orang yang memerangi kita karena agama dan tidak membawa keburukan pada kita. Dan dalam berteman dengan orang non muslim kita juga harus mengetahui batasan-batasannya.

  1. Taat beribadah

Dalam memilih teman, kita harus memilih teman yang taat beribadah kepada Allah agar dapat menularkan ketaatannya kepada kita.

  1. Berakhlak baik

Rasulullah SAW. pernah bersabda : Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi percikan apinya mengenai pakaianmu dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam hadits tersebut dikatakan bahwa teman akan sangat mempengaruhi kita dalam berperilaku dan berakhlak. Oleh karena itu kita harus senantiasa memilih teman yang memiliki akhlak baik.

  1. Pilihlah teman yang tidak hasud

Kita perlu selektif dalam memilih teman, termasuk memilih teman yang tidak bersifat hasud, yang tidak akan iri dengki dalam Islam ketika melihat kita sukses dan berhasil. Yang tidak akan menjatuhkan kita karena rasa iri dengki.

  1. Pilih teman yang tidak suka mencela

Pilihlah teman yang tidak suka mencela orang lain, karena hukum menyakiti orang lain dalam Islam adalah dilarang.

  1. Pilihlah teman yang akan selalu mendukung

Dalam menjalani kehidupan ini kita pasti memerlukan dukungan, terlebih disaat-saat sulit. Dan teman yang baik adalah mereka yang akan selalu mendukung dan memberikan semangat kepada kita. Mendukung setiap langkah kebaikan yang kita ambil.

  1. Pilih teman yang berilmu dan tidak pelit ilmu

Pilihlah teman yang berilmu dan mau membagikan ilmunya kepada kita, baik yang pintar dalam ilmu pengetahuan maupun agama. Teman yang berilmu akan senantiasa memperingatkan kita untuk selalu menuntut ilmu dan tidak malas dalam menuntut ilmu, dan berteman dengan orang yang berilmu lebih baik dibandingkan dengan mereka yang tidak berilmu.

  1. Pilih teman yang akan selalu mengingatkan

Dalam berteman kita juga perlu memilih teman yang akan senantiasa mengingatkan kita kepada Allah SWT. dan apabila kita melakukan kesalahan dan berada pada jalan yang tidak benar dia akan selalu menegur dan mengingatkan kita.

  1. Pilih teman yang tidak senang berbuat maksiat

Berteman dengan orang yang senang berbuat maksiat dikhawatirkan akan membuat kita tertular dan melakukan perbuatan maksiat, oleh karena itu kita perlu menghindari teman yang suka berbuat maksiat.

  1. Pilih teman yang akan memberi safaat

Sahabat yang shalih dan baik adalah yang bisa memberikan safaat pada temannya. Sebagaimana hadits berikut : Setelah orang-orang mukmin itu dibebaskan dari neraka, demi Allah, Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh kalian begitu gigih dalam memohon kepada Allah untuk memperjuangkan hak untuk saudara-saudaranya yang berada di dalam neraka pada hari kiamat. Mereka memohon: Wahai Tuhan kami, mereka itu (yang tinggal di neraka) pernah berpuasa bersama kami, shalat, dan juga haji.

Dijawab: ”Keluarkan (dari neraka) orang-orang yang kalian kenal.” Hingga wajah mereka diharamkan untuk dibakar oleh api neraka.”

Para mukminin inipun mengeluarkan banyak saudaranya yang telah dibakar di neraka, ada yang dibakar sampai betisnya dan ada yang sampai lututnya.

Kemudian orang mukmin itu lapor kepada Allah, ”Ya Tuhan kami, orang yang Engkau perintahkan untuk dientaskan dari neraka, sudah tidak tersisa.”

Allah berfirman, ”Kembali lagi, keluarkanlah yang masih memiliki iman seberat dinar.”

Maka dikeluarkanlah orang mukmin banyak sekali yang disiksa di neraka. Kemudian mereka melapor, ”Wahai Tuhan kami, kami tidak meninggalkan seorangpun orang yang Engkau perintahkan untuk dientas…” (HR. Muslim)

Dalam hadits tersebut dijelaskan bahwa seorang mukmin memohonkan safaat kepada Allah bagi temannya yang pernah berpuasa, shalat atau yang pernah pergi haji bersamanya.

Dari beberapa tips diatas, kita memang perlu memilih teman yang baik dalam Islam, namun bukan berarti lantas menjauhi orang yang berakhlak dan berperilaku kurang baik. Allah lebih menyukai orang yang selalu menyambung tali silaturahmi dengan semua orang, dan sebagai makhluk yang dibekali dengan akal lebih, kita  harus mempertimbangkan sisi kemaslahatan dan kemudharatan dalam memilih teman agar tidak terjerumus pada pergaukan yang salah.

Sekian, semoga bermanfaat (:

fbWhatsappTwitterLinkedIn