18 Doa Bulan Safar yang Menghasilkan Pahala

√ Islamic Base Pass quality & checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Berbicara tentang bulan safar yang merupakan bulan kedua dalam kaleder hijriyah, seringkali bulan ini dikaitkan dengan kesialan. Anggapan tersebut berasal dari kepercayaan masyarakat Arab di jaman Jahiliyah yang kerap mengatakan bahwa bulan Safar adalah bulan penuh malapetaka. Mereka selalu mengosongkan rumahnya saat bulan Safar untuk pergi berperang.

Di beberapa negara, umumnya masyarakat melakukan ritual-ritual tertentu di bulan Safar guna menghindari bala. Mulai dari dilarang berpergian jauh, diharuskan berpuasa, mandi safar, membuat kenduri dan masih banyak lainnya. Di Indonesia sendiri, para ulama jaman dulu menyakini bahwa rabu terakhir pada bulan Safar merupakan hari dimana 320.ooo bala akan didatangkan di bumi. Hari ini diperingati sebagai Yaumi Nashin Musta’mir atau juga dikenal sebagai rebo wekasan.

Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam dan sahabat-sahabatnya tidak pernah mencontohkan amalan khusus pada bulan safar. Beliau bahkan juga bersabda bahwasahnya:

Tidak ada wabah dan tidak ada keburukan binatang terbang dan tiada kesialan bulan Safar dan larilah (jauhkan diri) daripada penyakit kusta sebagaimana kamu melarikan diri dari seekor singa.” (HR. Bukhari).

Hadist tersebut menjelaskan bahwa tidak ada wabah ataupun keburukan di Bulan Safar. Pada dasarnya, cobaan yang menimpa kaum tidak lain adalah takdir dari Allah Ta’ala. Bukan karena bulan atau hari tertentu yang dianggap kramat. Sebagaimana FirmanNya dalam Al-Quran:

Sekali-kali tidak akan menimpa Kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah untuk kami. Dialah pelindung Kami, dan hanya kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakal.” (QS. At-Taubah: 51 ).

Keutamaan bulan Safar menurut Islam sama halnya dengan bulan lain apabila kita melakukan amalan sunnah di bulan Safar, seperti sholat sunnah, mengaji, beramal dan sebagainya. Perbuatan-perbuatan mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala tentunya akan mendatangkan pahala.

Doa Bulan Safar Menurut Ulama

Ketika bulan Safar, kita bisa berdoa meminta perlindungan kepada Allah Ta’ala, doa agar dijauhkan dari kejelekan, doa keselamatan, dans ebagainya. Berikut doa-doa yang diajarkan dalam islam:

  1. Doa perjalanan saat bulan Safar

Allâhu Akbar, Allâhu Akbar, Allâhu Akbar, subhânalladzî sakhoro lanâ hâdzâ wa mâ kunnâ lahu muqrinîn wa innâ ilâ Robbinâ lamungkolibûn, Allâhumma innâ nasaluka fî safarinâ hâdzâ al-Birro wa at-Taqwâ, wa minal’amali mâ tardhâ, Allâhumma hawwin ‘alainâ safaronâ hâdzâ, wathwi ‘annâ bu’dahu, Allâhumma antasshôhibu fî as-safari, wa al-Kholîfatu fî al-Ahli, Allâhumma innî a’ûdzubika min wa’tsâi as-Safari wa kaâbatil manzhori wa sûil munqolabi fî al-Mâli wa al-Ahli. (Apabila kembali dari perjalanan baca lagi doa di atas dengan tambahan sbb:) âyibûna tâibûna ‘âbidûna lirobbinâ hâmidûn.

Artinya: Allah Maha Besar (3x). Maha Suci Tuhan yang menundukkan kendaraan ini untuk kami, sedang sebelumnya kami tidak mampu. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami (di hari kiamat). Ya Allah! Sesungguhnya kami memohon kebaikan dan taqwa dalam bepergian ini, kami mohon perbuatan yang meridhakan-Mu. Ya Allah! Permudahlah perjalanan kami ini, dan dekatkan jaraknya bagi kami. Ya Allah! Engkaulah teman dalam bepergian dan yang mengurusi keluarga (ku). Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kelelahan dalam bepergian, pemandangan yang menyedihkan dan perubahan yang jelek dalam harta dan keluarga.” Apabila kembali, do’a di atas dibaca, dan ditambah: “Kami kembali dengan bertaubat, tetap beribadah dan selalu memuji kepada Tuhan kami.”

  1. Doa keselamatan saat bulan Safar

Allahumma bika asta’iinu wa ‘alayka atawakkalu. Allaahumma dzallil lii shu’uubata amrii wa sahhil ‘alayya masyaqqata safarii warzuqnii minal khayri aktsara mim maa athlubu washrif ‘ annii kulla syarrin. Rabbisyrahlii shadrii wa yassirlii amrii. Allaahumma innii astahfizhuka wa astawdi’uka nafsii wa diinii wa ahlii wa aqaaribii wa kulla maa an’amta ‘alayya wa ‘alayhim bihi min aakhiratin wa dun-yaa, fahfazhnaa ajma’iina min kulli suu’in yaa kariimu, da’waahum fiihaasubhaanakallahumma wa tahiyyatuhum fitha salaamun, wa aakhiru da’waahum ‘anil hamdu lilaahi rabbil ‘ aalamiiina, wa shallallahu ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa’alaa aalihii wa shahbihii wa sallama.

Artinya : Ya Allah, aku memohon pertolongann-Mu dan kepada-Mu aku menyerahkan diri. Ya Allah, mudahkanlah kesulitan urusanku dan gampangkanlah kesukaran perjalananku, berilah padaku rezeki yang baik dan lebih banyak dari apa yang kuminta. Hindarkanlah dariku segala keburukan. Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku dan mudahkanlah segala urusanku.Ya Allah, kumohon pemeliharaan-Mu dan kutitipkan diriku kepada-Mu, agamaku, keluargaku, kerabatku dan semua yang Engkau ni’matkan padaku dan kepada mereka, semenjak dari akhirat dan dunia. Peliharalah kami semua dari keburukan, Ya Allah yang Maha Mulia. Do’a mereka (dalam surga) ialah Maha Suci Engkau ya Allah. Ucapan sanjungan mereka di dalamnya ialah : “Salaam” (keselamatan).

  1. Doa meminta kebaikan dunia dan akhirat

Robbana a’tina fid’dun yaa hasanah, wafil a’ khirotil hasanah, waqinaa azab’bannar.

Artinya: “Ya Tuhan, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan selamatkanlah kami dari siksa neraka.” (QS. Al-Baqarah: 201)

  1. Doa meminta pertolongan

Rabbanaa afrigh ‘alaynaa shabran watsabbit aqdaamanaa waunshurnaa ‘alaa alqawmi alkaafiriina.

Artinya: Ya Tuhan, limpahkanlah kesabaran atas diri kami, kokohkanlah pendirian kami, serta tolonglah kami dalam mengalahkan orang-orang kafir. (QS. Al-Baqarah: 250)

  1. Doa meminta petunjuk agar dicondongkan ke jalan lurus

Rabbanaa laa tuzigh quluubanaa ba’da idz hadaitanaa wahab lanaa min ladunka rahmatan innaka antal wahhaabu.

Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu; Sesungguhnya Engkau Maha Pemberi (karunia)”. (QS. Ali-Imran:8)

  1. Doa agar amalan diterima

Rabbanaa taqabbal minnaa, innaka antas sami’ul ‘alimu.

Artinya: “Ya Tuhan kami terimalah (amalan) daripada kami, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. (QS. Al-Baqarah:127) 

  1. Doa memohon perlindungan

Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Barang siapa yang menyaksikan orang yang terkena musibah, kemudian mengatakan ‘(Segala puji bagi Allah yang telah menghindarkanku dari musibah yang menimpamu, serta memberikan kelebihan kepadaku atas sekian banyak ciptaan-Nya)’, niscaya Allah akan menghindarkannya dari musibah tersebut sepanjang hayatnya, walau bagaimanapun keadaannya.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

  1. Doa dijauhkan dari keburukan

Dari Khaulah binti Hakim, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Barang siapa yang singgah di sebuah tempat kemudian ia mengatakan ‘(Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan apa yang diciptakan-Nya)’ niscaya tidak akan ada yang memudharatkannya” (HR. Tirmidzi dan An Nasai)

  1. Membaca Al-Ikhlas, Al-falaq dan An-naas

Dari Abdullah bin Hubaib mengatakan:

Pada suatu malam saat turun hujan dan malam begitu pekat kami keluar mencari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam agar beliau bersedia shalat bersama kami. Kamipun menemukan beliau, beliau bersabda: ”Bacalah!” Tetapi aku hanya diam. Kemudian beliau mengatakan lagi, “Bacalah!” Tapi aku masih tetap diam. Kemudian beliau memerintahkan lagi, “Bacalah!” Maka aku bertanya, “Wahai Rasulullah, apa yang harus aku baca?” Beliau bersabda, “Bacalah Al Ikhlas dan Mu’awwidzatain (An Naas dan Al Falaq) di waktu sore dan pagi hari tiga kali, niscaya ia mencukupimu dari segala sesuatu.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)

  1. Doa agar ditetapkan iman

Rabbanaa innanaa aamannaa faaghfir lanaa dzunuubanaa waqinaa ‘adzaabannaari.

Artinya: “Ya Tuhan kami, kami benar-benar beriman, maka ampunilah dosa-dosa kami dan selamatkanlah kami dari siksa neraka.” (QS. Ali-Imran: 16).

  1. Doa Ketika Menuju Masjid

Alloohummaj-‘al fii qolbhii nuuroon wa fii lisaanii nuuroon wa fii bashorii nuuroon wa fii sam’ii nuuroon wa’an yamiinii nuuroon wa’an yasaarii nuuroon wa fauqii nuuroo wa tahtii nuuroo wa amaamii nuuroon wa khofii nuuroon waj-‘al lii nuuroon.

Artinya : “Ya Allah, jadikanlah dihatiku cahaya, pada lisanku cahaya dipandanganku cahaya, dalam pendengaranku cahaya, dari kananku cahaya, dari kiriku cahaya, dari atasku cahaya, dari bawahku cahaya, dari depanku cahaya, belakangku cahaya, dan jadikanlah untukku cahaya.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

  1. Doa masuk dan keluar masjid
  • Doa masuk masjid: Allahummaf tahlii abwaaba rohmatik. Artinya: “Ya Allah, bukalah untukku pintu-pintu rahmat-Mu”
  • Doa keluar masjid: Allahumma innii asaluka min fadlik. Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon keutamaan dari-Mu”
  1. Doa keluar rumah

Bismilaahi tawakkaltu ‘alallahi wa laa hawla wa laa quwwata illaa billaahi.

Artinya : Dengan menyebut nama Allah, aku menyerahkan diriku pada Allah dan tidak ada daya dan kekuatan selain dengan Allah saja. (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)

  1. Doa masuk rumah

Assalaamu ‘alaynaa wa ‘alaa ‘ibaadillahish shaalihiina. Allaahumma innii as-aluka khayral mawliji wa khayral makhraji. Bismillahi walajnaa wa bismillaahi kharajnaa wa ‘alallahi tawakkalnaa, alhamdulilaahil ladzii awaanii.

Artinya : Semoga Allah mencurahkan keselamatan atas kami dan atas hamba-hamba-Nya yang shalih. Ya Allah, bahwasanya aku memohon pada-Mu kebaikan tempat masuk dan tempat keluarku. Dengan menyebut nama-Mu aku masuk, dan dengan mneyebut nama Allah aku keluar. Dan kepada Allah Tuhan kami, kami berserah diri. Segala puji bagi Allah yang telah melindungi kami. (HR. Abu Daud)

  1. Doa Berpergian

Alloohumma hawwin ‘alainaa safaranaa hadzaa waatwi ‘annaa bu’dahu. Alloohumma antashookhibu fiissafari walkholiifatu fiil ahli.

Artinya: “Ya Allah, mudahkanlah kami berpergian ini, dan dekatkanlah kejauhannya. Ya Allah yang menemani dalam berpergian, dan Engkau pula yang melindungi keluarga.”

  1. Doa Naik Kendaraan

Subhaanalladzii sakkhara lanaa hadza wama kunna lahu muqriniin wa-inna ilaa rabbina lamunqalibuun.

Artinya : “Maha suci Allah yang telah menundukkan untuk kami (kendaraan) ini. padahal sebelumnya kami tidak mampu untuk menguasainya, dan hanya kepada-Mu lah kami akan kembali.”

  1. Doa petang hari

Amsainaa wa amsal mulku lillaahi walhamdulillahi, laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariika lahu. Allahumma innii as’aluka min khairi haadzihil lailati wa khhaiiri maa fiihaa, wa a’uudzu bika min syarrihaa wa syarrimaa fiihaa. Allaahumma innii a’udzuu bika minal kasali walharami wa suu’il kibari wa fitnatid dun-yaa wa ‘adzaabil qabri.

Artinya : Kami telah mendapatkan petang, dan jadilah kekuasaan dan segala puji kepunyaan Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya. Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan malam ii dan kebaikan yang terdapat padanya dan aku berlindung dengan-Mu dari kejahatannya dan kejahatan yang terdapat padanya. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari malas, tua bangka, dan dari keburukan lanjut umur dan gangguan dunia dan azab kubur. (HR. Muslim)

  1. Doa pagi hari

Ashbahnaa wa ashbahal mulku lillaahi ‘Azza wa jalla, wal hamdu lillaahi, wal kibriyaa’u wal ‘azhamatu lillaahi, wal khalqu wal amru wallailu wannahaaru wa maa sakana fiihimaa lillaahi Ta’aalaa. Allahummaj’al awwala haadzan nahaari shalaahan wa ausathahu najaahan, wa aakhirahu falaahan, yaa arhamar raahimiina.

Artinya : Kami telah mendapatkan Shubuh dan jadilah segala kekuasaan kepunyaan Allah, demikian juga kebesaran dan keagungan, penciptaan makhluk, segala urusan, malam dan siang dan segala yang terjadi pada keduanya, semuanya kepunyaan Allah Ta’ala. Ya Allah, jadikanlah permulaan hari ini suatu kebaikan dan pertengahannya suatu kemenangan dan penghabisannya suatu kejayaan, wahai Tuhan yang paling Penyayang dari segala penyayang.

Demikianlah beberapa doa bulan Safar yang seharusnya diterapkan pula di setiap hari. Selain membaca doa, kita juga dianjurkan memperbanyak manfaat membaca Al-Quran, melaksanakan sholat wajib dengan khusyu’, Shalat Dhuha , serta mengamalkan  rukun islam dan rukun iman. Sehingga nantinya kita bisa menjadi manusia yang beruntung di dunia dan akhirat. Amin ya Rabbal alamin.

fbWhatsappTwitterLinkedIn