Hukum Membuat Animasi 3D Dalam Islam

Saat ini dunia memasuki era modern dengan kecanggihan teknologi yang menakjubkan. Berbagai inovasi teknologi terus dikembangkan untuk tujuan memudahkan aktivitas manusia. Termasuk soal pekerjaan dan hiburan.

Animasi 3D atau 3 Dimensi merupakan satu dari sekian banyak inovasi teknologi yang dapat dirasakan oleh semua segmen kehidupan. Hal ini menjadi pekerjaan bagi sebagian masyarakat dan sebagai hiburan bagi sebagian yang lain.

Sebagai umat Islam, penting bagi kita untuk memandang berbagai bidang dalam kehidupan ini dari sudut pandang Islam. Termasuk soal animasi 3D. Lantas apakah hukum membuat animasi 3D dalam Islam?

Simak penjelasannya berikut ini.

Dalam Islam, menggambar suatu bentuk yang bernyawa disebut dengan tashwir. Hadits tentang tashwir, salah satunya sebagai berikut.

Dari Ibnu Umar radhiallahu’anhuma, bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

إنَّ الَّذينَ يصنَعونَ هذِه الصُّوَرَ يعذَّبونَ يومَ القيامةِ ، يقالُ لَهم : أحيوا ما خلقتُمْ

“orang yang menggambar gambar-gambar ini (gambar makhluk bernyawa), akan diadzab di hari kiamat, dan akan dikatakan kepada mereka: ‘hidupkanlah apa yang kalian buat ini’” (HR. Bukhari dan Muslim).

Seperti halnya hukum menggambar kartun dalam Islam, menggambar 2D atau 3D juga termasuk hal yang dilarang. Pasalnya, dari gambar 2D atau 3D tersebut ada keburukan yang mungkin ditimbulkan olehnya. Sebagai contoh, gambar animasi yang terlalu bagus dapat menimbulkan pujian dan pengagungan yang berlebihan dari orang yang melihatnya. Hal tersebut bisa saja mengarah pada perilaku syirik, dan syirik termasuk dalam dosa besar.

Selain itu, animasi yang tidak sesuai dengan norma dan syariat juga dapat menimbulkan keburukan pada orang yang melihatnya. Misalnya, gambar laki-laki atau wanita tidak menutup aurat, gambar hewan liar yang mengerikan dan lain sebagainya. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa hukum melihat aurat wanita dalam Islam yaitu dilarang, kecuali aurat istri yang sah, dan aurat mahrom pada batasan tertentu.

Dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu’anhu, beliau berkata: aku mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

إنَّ أشدَّ النَّاسِ عذابًا عندَ اللَّهِ يومَ القيامةِ المصوِّرونَ

“orang yang paling keras adzabnya di hari kiamat, di sisi Allah, adalah tukang gambar” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dan hadits ‘Aisyah radhiallahu’anha, ia berkata:

قدم رسول الله صلى الله عليه وسلم من سفر وقد سترت سهوة لي بقرام فيه تماثيل، فلما رآه رسول الله صلى الله عليه وسلم تلون وجهه، وقال: “يا عائشة، أشد الناس عذاباً عند الله يوم القيامة الذين يضاهئون بخلق الله”، فقطعناه فجعلنا منه وسادة أو وسادتين

“Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam pulang dari safar. Ketika itu aku menutup jendela rumah dengan gorden yang bergambar (makhluk bernyawa). Ketika melihatnya, wajah Rasulullah berubah. Beliau bersabda: “wahai Aisyah orang yang paling keras adzabnya di hari kiamat adalah yang menandingin ciptaan Allah“. Lalu aku memotong-motongnya dan menjadikannya satu atau dua bantal.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Berdasarkan hadits di atas, kita ketahui bahwa betapa keras adzab bagi tukang gambar atau mereka yang dengan sengaja bekerja sebagai pembuat gambar. Naudzubillah!

Dari Ibnu ‘Abbas radhiallahu’anhuma, beliau berkata: aku mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

من صوَّرَ صورةً في الدُّنيا كلِّفَ يومَ القيامةِ أن ينفخَ فيها الرُّوحَ ، وليسَ بنافخٍ

“Barangsiapa yang di dunia pernah menggambar gambar (bernyawa), ia akan dituntut untuk meniupkan ruh pada gambar tersebut di hari kiamat, dan ia tidak akan bisa melakukannya” (HR. Bukhari dan Muslim).

Jika Anda telah mengetahuinya, maka berusahalah untuk menghindarinya. Ingatlah, bahwa rezeki Allah itu sangatlah luas. Cara Allah memberi rezeki menurut Islam sangatlah beragam. Anda yang saat ini berprofesi sebagai animator janganlah khawatir apalagi takut untuk berhenti dari profesi Anda tersebut. Sebab masih banyak pekerjaan lain yang lebih baik bagi Anda. Pahamilah pula adab bekerja dalam Islam!

Itulah penjelasan mengenai hukum membuat animasi 3D dalam Islam yang dapat Anda ketahui. Semoga dapat memberikan manfaat sekaligus meningkatkan semangat untuk istiqomah dalam Islam. Aamiin insya Allah.