7 Cara Melunasi Hutang Riba dalam Islam

Semua orang yang ada di muka bumi ini pasti sudah tidak asing lagi mendengar istilah hutang. Yah, hutang merupakan istilah untuk pinjaman yang diberikan kepada seseorang dengan syarat bahwa apa yang dipinjam tersebut akan dikembalikan. Pinjaman ini bisa berupa barang ataupun uang.

Dalam islam pun istilah utang sudah dianggap perkara yang lumrah. Bahkan dalam al-qur’an pun telah disebutkan a beberapa dalil tentang hukum piutang. Sebagaimana firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam surat Al-Baqarah ayat 245 yang artinya:

“ Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya dijalan Allah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya lah kamu dikembalikan.” (QS Al-Baqarah [2] : 245)

Jadi, hutang dalam islam dianggap bisa meringankan beban orang lain sehingga seorang muslim dibolehkan untuk berhutang apabila ia berada dalam situasi yang mendesak. Itulah mengapa hukum hutang piutang dalam islam ini tergolong fleksible. Mengapa dikatakan fleksible? Yah itu dikarenakan kebolehan mengutang akan disesuaikan dengan kondisi dan situasi yang dihadapi oleh seseorang.

Dengan kata lain, terdapat sebuah keadaan dimana berhutang itu tidak diperbolehkan, salah satunya adalah berhutang dengan mencampurkan unsur riba di dalamnnya. Pengertian riba ini sendiri merupakan penambahan-penambahan yang dibebankan kepada orang yang meminjam harta seseorang akibat dari pengunduran janji pembayaran daripada batas waktu yang telah ditetapkan.

Perlu anda ketahui bahwa hukum riba dalam islam adalah haram sebagaimana yang telah diajarkan dalam salah satu sumber pokok ajaran islam berikut ini:

“….Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharapkan riba….” (QS Al-Baqarah [2] : 275)

Menurut sumber syariat islam, riba merupakan hal yang sangat dilarang oleh Allah swt. Bahkan kita sebagai umat muslim sangat diperintahkan untuk menjauhi riba.

Namun, bagaimana jika riba terlanjur melilit seorang muslim/muslimah? Mengingat di zaman sekarang ini, kita bisa menyaksikan riba terjadi di banyak tempat, khususnya tempat seseorang biasanya melakukan transaksi hutang piutang. Yah, berikut ini akan dibahas mengenai 7 cara melunasi hutang riba dalam islam:

  1. Bertaubat kepada Allah SWT

Bagi orang yang terlanjur memakan uang riba atau memiliki hutang riba maka sangat dianjurkan kepadanya untuk segera bertaubat kepada Allah swt. Memohon ampun atas segala dosa-dosa yang ia lakukan serta menyesali perbuatannya. Selain itu, ia juga harus berjanji untuk tidak melakukan perbuatan yang sama untuk kedua kalinya. Sesungguhnya Allah swt. maha pengampun atas segala dosa bagi setiap hamba yang ingin bertaubat. Maka dari itu bertaubatlah sebelum terlambat. Baca juga tentang Amalan Untuk Orang Tua Yang Sudah Meninggal

2. Segera Melunasi Hutang yang Ada

Selain bertaubat, seorang muslim/muslimah yang terlilit hutang riba sekiranya diharapkan untuk segera melunasi hutang-hutangnya. Tak peduli seberapa besar hutang yang anda miliki, maka anda harus tetap berusaha untuk melunasinya. Insya Allah akan ada jalan untukmu. Sebagaimana yang dijelaskan dalam hadis berikut ini:

“Jika seorang muslim memiliki utang dan Allah mengetahui bahwa dia berniat ingin melunasi utang tersebut, maka Allah akan memudahkannya untuk melunasi utang tersebut di dunia”. (HR. Ibnu Majah no. 2399 dan An Nasai no. 4686. )

3. Berusaha Untuk Hidup Sederhana

Yah, tak bisa dipungkiri bahwa keinginan untuk hidup mewah tentunya akan membuat seseorang tak tanggung-tanggung untuk melakukan transaksi hutang besar-besaran sehingga cenderung untuk terbelit riba. Maka dari itu hiduplah sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan yang anda miliki. Buat apa hidup mewah kalau hidup harus menanggung banyak hutang.

4. Melepas Hasil Riba

Cara melunasi hutang riba dalam islam salah satunya adalah dengan melepas hasil riba. Yah, segeralah untuk melepas semua harta benda anda yang berkaitan dengan hasil riba. Barangkali itu dapat membantu anda untuk melunasi hutang riba yang anda miliki.

5. Perbanyak Istigfar 

Anda harus memperbanyak istigfar memohon ampun kepada Allah swt serta meminta agar sekiranya anda tidak terjerumus lagi ke dalam perbuatan maksiat, baik itu hutang riba maupun perbuatan lainnya. Baca juga tentang Hukum Nikah Jarak Jauh Menurut Islam

6.Berusaha untuk Lebih Mendekatkan diri kepada Allah SWT

Selain beristigfar, perbanyaklah dzikir agar anda bisa lebih dekat kepada Allah swt dan agar sekiranya anda bisa dijauhkan dan terlepas dari perbuatan dosa seperti riba.

7. Meminjam Uang Kepada Orang Lain

Yah, barangkali ini adalah opsi terakhir yang bisa anda lakukan untuk melunasi hutang riba, yakni dengan meminjam uang dari orang lain. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa hukum berhutang dalam islam itu jaiz jika anda memang berada dalam kondisi mendesak. Baca juga tentang Larangan Mencela Orang Muslim yang Sudah Bertaubat

Demikianlah pembahasan mengenai 7 cara melunasi hutang riba dalam islam. Semoga bermanfaat.