10 Manfaat Membaca Buku Menurut Islam dan Dalilnya

Islam menuntut kita untuk menjadi seorang yang berguna bagi orang lain. Mampu menggunakan kemampuan yang dimiliki untuk membantu orang lain karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.

ads

Sebagaimana sabda Rasul: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’no:3289)

Dari Abdullah bin Mas’ud r.a. Rasulullah pernah bersabda :”Janganlah ingin seperti orang lain, kecuali seperti dua orang ini. Pertama orang yang diberi Allah kekayaan berlimpah dan ia membelanjakannya secara benar, kedua orang yang diberi Allah al-Hikmah dan ia berprilaku sesuai dengannya dan mengajarkannya kepada orang lain (HR Bukhari) 

Salah satu cara menjadi orang yang berguna bagi orang lain adalah dengan banyak membaca buku. Buku adalah jendela dunia yang berisikan segala ilmu pengetahuan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Ada banyak manfaat membaca buku menurut Islam, diantaranya adalah:

1. Menambah ilmu

Dengan membaca buku, kita akan menambah ilmu pengetahuan yang kita punya. Menuntut ilmu melalui membaca buku sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW, sebagaimana sabda Rasul:

“Menuntut ilmu itu diwajibkan bagi setiap orang Islam” (Riwayat Ibnu Majah, Al-Baihaqi, Ibnu Abdil Barr, dan Ibnu Adi, dari Anas bin Malik)

2. Meningkatkan keimanan

Membaca buku akan meningkatkan keimanan kita kepada Allah SWT. Kita jadi lebih berpikiran terbuka dan rasional dalam menghadapi sesuatu sehingga keimanan kita kepada Allah pun semakin kuat. Sebagaimana sabda Rasul:

“Barang siapa menginginkan soal-soal yang berhubungan dengan dunia, wajiblah ia memiliki ilmunya ; dan barang siapa yang ingin (selamat dan berbahagia) di akhirat, wajiblah ia mengetahui ilmunya pula; dan barangsiapa yang menginginkan kedua-duanya, wajiblah ia memiliki ilmu kedua-duanya pula”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Baca juga:

3. Menjadi amal jariyah

Membaca buku merupakan suatu amalan karena dengan bertambahnya ilmu pengetahuan kita, lalu kita sampaikan apa yang kita pelajari pada orang lain, maka selama ilmu itu terus mengalir dan dipergunakan untuk kepentingan yang baik, akan mengalir terus pahala kita walau kita telah wafat. Sebagaimana sabda Rasul:

“Apabila manusia telah meninggal dunia maka terputuslah semua amalannya kecuali tiga amalan : shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak shalih yang mendoakan dia.” (HR. Muslim)


4. Kemudahan menuju surga

Membaca buku terutama buku tentang Islam akan menambah ilmu pengetahuan tentang agama Islam. Berbagai ilmu tasawuf modern, ilmu tauhid Islam, dan ilmu lainnya akan memudahkan jalan kita menuju surga karena ilmu yang bermanfaat. Sebagaimana sabda Räsulullah SAW:

“Siapa yang menempuh jalan dalam rangka menuntut ilmu maka Allah akan perjalankan (mudahkan) ia jalan menuju Surga. Sungguh para malaikat mengepakkan sayap-sayap mereka karena ridha dengan penuntut ilmu. Sungguh orang alim benar-benar dimintakan ampun oleh makhluk di langit dan di bumi hingga ikan di laut.

Keutamaan ahli ilmu dibanding ahli ibadah bagaikan keutamaan bulan atas seluruh bintang. Para ahli ilmu adalah perawis para Nabi. Para Nabi tidak mewariskan dinar dan dirham tetapi mewariskan ilmu.

Siapa yang mengambilnya berarti telah mengambil keuntungan yang besar.” (HR. At-Tirmidzi no. 2682, Abu Dawud no. 3641, dan Ibnu Majah no. 223. Dishahihkan Syaikh Al-Albani)

5. Mengasah konsentrasi

Membaca buku akan mengaktifkan sel-sel saraf pada otak yang akan membuat otak menjadi lebih mudah berkonsentrasi. Orang yang sering membaca akan mudah berkonsentrasi pada satu hal yang ia fokuskan. Bahkan Allah pernah mengajarkan doa untuk konsentrasi kepada Nabi Muhammad dalam surah Al Mu’minun ayat 97-98 yang artinya:

Katakanlah (hai Muhammad), ‘Aku berlindung kepada-Mu ya Allah dari gangguan setan. Aku juga berlindung kepada-Mu dari kepungan mereka’.”

6. Menjelajah dunia tanpa meninggalkan rumah

Keunikan dari membaca buku adalah kita bisa menjelajahi dunia tanpa meninggalkan tempat tinggal kita. Tanpa beranjak dari dalam rumah atau kursi yang nyaman, kita bisa merasakan sensasi berada di belahan dunia lain.

Baca juga:

7. Terhindar dari pikun

Seorang peneliti dari Henry Ford Health System, Dr. C. Edward Coffey, membuktikan bahwa hanya dengan membaca buku seseorang akan terhindar dari penyakit “Demensia”. Demensia adalah penyakit saraf yan gmenyebabkan seseorang menjadi sangat pikun.

Membaca dapat menciptakan semacam lapisan penyangga yang melindungi dan mengganti perubahan sel-sel otak dengan menumbuhkan dendrit, salah satu komponen sel saraf otak atau neuron.

8. Menambah empati

Membaca buku terutama buku yang berisikan tentang perjalanan hidup seseorang atau buku sastra akan menambah empati pembacanya dan merupakan cara meningkatkan akhlak. Seseorang akan menjadi lebih peka terhadap orang lain karena wawasan yang lebih luas.

Menurut penelitian di University of Toronto dikatakan bahwa rajin membaca buku fiksi akan menambah nilai empati yang ada di dalam diri seseorang. Membaca buku dapat menstimulasi otak untuk menciptakan dunia sosial dalam pikiran.

9. Mengurangi stress

Siapa bilang membaca itu kegiatan yang sangat serius? Justru dengan membaca, seseorang dapat mengurangi tekanan mental yang diderita.

Membaca buku, terutama buku fiksi, dapat mengurangi stress. Sebuah studi yang dilakukan oleh beberapa ahli di Sussex University, Amerika Serikat, membuktikan bahwa membaca buku sebelum tidur dapat mengurangi kadar stres hingga 68%. Membaca dapat menarik pikiran seseorang dalam dunia yang terbentuk berdasarkan cerita di dalam buku sehingga pembaca merasa memiliki jiwa tenang dalam Islam. membaca juga merupakan obat hati dalam Islam.

Baca juga:

10. Meningkatkan kreativitas

Membaca dapat meningkatkan daya imajinasi dan kreativitas seseorang. Dengan membaca, sel-sel otak akan lebih aktif, terutama sel otak kanan yang bekerja dalam menciptkana berbagai ide baru. Sebut saja Thomas Alva Edison yang sangat gemar membaca sehingga ia mampu menciptakan berbagai ide-ide baru setiap hari.

Itulah beberapa manfaat membaca buku menurut Islam. Membaca buku adalah suatu tuntutan dalam kegiatan menuntut ilmu. Sebagaimana sabda Rasul:

“Tidak boleh hasad (ghibthah, mengharapkan memiliki nikmat orang lain tanpa mengharapkan nikmat itu hilang darinya) kecuali kepada dua orang, yaitu [pertama] seseorang yang Allah ajari al-Qur`an lalu dia membacanya di malam dan siang hari lalu tetangganya mendengar hal itu lalu berkata, ‘Andai saja aku diberi seperti apa yang diberikan kepada fulan pasti aku akan melakukan seperti yang dilakukan fulan itu.’

[Kedua] seseorang yang diberi Allah harta lalu dia belanjakan di dalam kebenaran lalu seseorang berkata, ‘Andai saja aku diberi seperti apa yang diberikan kepada fulan pasti aku akan melakukan seperti yang dilakukan fulan itu.’” (HR. Al-Bukhari no. 5026).

Maka perbanyaklah membaca buku.

, , , ,




Post Date: Wednesday 28th, March 2018 / 09:35 Oleh :
Kategori : Info Islami